Indeks Kolumnis
Mengelola APBN dengan Lebih Baik di Periode Kedua Jokowi
Membenahi pengelolaan APBN bukan perkara mudah karena tak selalu sejalan dengan pendekatan Jokowi dalam berpolitik.
B.J. Habibie: Presiden Peralihan, Peletak Dasar Demokrasi Indonesia
Selama memerintah, Habibie tidak banyak melakukan kalkulasi politik. Justru di sanalah keunikan dan kekuatannya.
Lupakan Livi Zheng, Perhatikan I Nyoman Wenten
Di tengah kontroversi film Livi Zheng, I Nyoman Wenten justru terabaikan.
Di Mana Sebagian Besar Alumni LPDP Bekerja?
Ke manakah larinya sebagian besar alumni LPDP? Menjadi ilmuwan atau mengikuti derasnya perputaran uang di sekitar perusahaan pemula alias startup?
Kontroversi Disertasi Abdul Aziz dan Ambiguitas Kesarjanaan
Saran dan rekomendasi dalam disertasi Abdul Aziz adalah hasil dari ambiguitas kesarjanaan: mau jadi pengamat atau ahli fiqh?

Belajar dari Pemindahan Ibu Kota Kerajaan Jawa dan Hindia Belanda
Pertumbuhan Jakarta didorong oleh kapital finansial di tangan pemburu rente.
Kolonialisme dan Rasisme: Fondasi Sikap Indonesia terhadap Papua
Orang Papua tak perlu diselamatkan. Mereka lebih dari mampu untuk berdiri di atas kaki sendiri.
Betapa Sulitnya Menjadi Papua
Transmigrasi menjadikan Papua identitas sosial yang digilas dan dilebur dengan keindonesiaan yang lebih ‘modern’ dan ‘maju’.
Pindah Ibu Kota, Politik dan Bisnis Makin Sulit Diawasi?
Apa dampak yang mungkin terjadi dari relokasi ibu kota terhadap akuntabilitas pemerintah kepada warga negara?
Gerakan Feminis Pasca-Pemilu 2019: Apa yang Harus Dilakukan?
Beragamnya bentuk feminisme seringkali menyebabkan ketidaksepakatan dalam sejumlah isu, bahkan dapat memukul mundur perjuangan kaum feminis.
Rasisme adalah Masalah Indonesia, Bukan Orang Papua
Banyak orang Indonesia santai-santai saja menanggapi kekerasan terhadap orang Papua di Jawa. Kok bisa?
Papuans, It's Not You, It's Them
We have also seen how many Indonesians are okay with violence toward Papuans in Java. Perhaps we just did not expect them to be so crass in their racism.
NU Pasca-Pemilu: Nasionalisme Mendahului Demokrasi?
Orde Baru menggunakan Pancasila untuk mendelegitimasi lawan-lawan politik.
Halal, Non-Halal, dan Negara Gagal
Satu-satunya cara agar masyarakat menjadi toleran adalah dengan memberdayakan negara untuk memaksakan otoritasnya.

Fasisme, Pelarangan Buku, dan Sastra Eksil
Ketidakbebasan zaman Orde Bau antara lain membuahkan apa jang disebut ‘Sastra Eksil’.
Pembubaran Kajian Hanan Attaki dan Dilema Kebebasan Berekspresi
Ketika organisasi atau individu tertentu dilarang menyuarakan gagasannya di ruang publik, biasanya muncul organisasi atau individu lain yang justru berpandangan lebih ekstrem.

Rekonsiliasi Pragmatis dan Masa Depan Purnawirawan di Pilpres 2024
Politikus sipil masih sibuk untuk urusan jangka pendek sehingga lupa menyiapkan figur untuk 2024.
Disiplin Tentara Tidak Cocok untuk Pendidikan Karakter di Sekolah
Disiplin "siap, laksanakan" a la barak militer jelas tidak relevan buat anak sekolah.

Yang Terabaikan Dari Rekonsiliasi 2019
Indonesia sangat majemuk, mustahil direduksi menjadi dua kubu. Tapi kemajemukan sering diabaikan, bahkan oleh yang gemar mengampanyekannya.
Ketika Beasiswa LPDP Gagal Memahami Pendidikan Seni
LPDP perlu memahami bahwa pencapaian seni tak melulu berupa penghargaan.
Masuk tirto.id








