Indeks Kolom
NU Pasca-Pemilu: Nasionalisme Mendahului Demokrasi?
Orde Baru menggunakan Pancasila untuk mendelegitimasi lawan-lawan politik.
Halal, Non-Halal, dan Negara Gagal
Satu-satunya cara agar masyarakat menjadi toleran adalah dengan memberdayakan negara untuk memaksakan otoritasnya.

Fasisme, Pelarangan Buku, dan Sastra Eksil
Ketidakbebasan zaman Orde Bau antara lain membuahkan apa jang disebut ‘Sastra Eksil’.
Pembubaran Kajian Hanan Attaki dan Dilema Kebebasan Berekspresi
Ketika organisasi atau individu tertentu dilarang menyuarakan gagasannya di ruang publik, biasanya muncul organisasi atau individu lain yang justru berpandangan lebih ekstrem.

Rekonsiliasi Pragmatis dan Masa Depan Purnawirawan di Pilpres 2024
Politikus sipil masih sibuk untuk urusan jangka pendek sehingga lupa menyiapkan figur untuk 2024.
Disiplin Tentara Tidak Cocok untuk Pendidikan Karakter di Sekolah
Disiplin "siap, laksanakan" a la barak militer jelas tidak relevan buat anak sekolah.

Yang Terabaikan Dari Rekonsiliasi 2019
Indonesia sangat majemuk, mustahil direduksi menjadi dua kubu. Tapi kemajemukan sering diabaikan, bahkan oleh yang gemar mengampanyekannya.
Ketika Beasiswa LPDP Gagal Memahami Pendidikan Seni
LPDP perlu memahami bahwa pencapaian seni tak melulu berupa penghargaan.

Sistem Zonasi dalam PPDB: Ikhtiar Panjang untuk Keadilan Pendidikan
Sistem zonasi dibuat agar siswa—terlepas dari kondisi ekonomi, kelas sosial, dan prestasinya—bisa mengakses sekolah yang tak jauh dari rumah.

Mengapa Kekerasan Seksual di Lingkungan Kerah Putih Sulit Diungkap
Lingkungan kerah putih dianggap dunia apolitis yang penuh keadilan dan kesempatan yang sama bagi tiap-tiap anggotanya. Mitos itu harus dipatahkan.

Gunanya Ilmu Politik untuk Memahami Bencana yang Kian Politis
Politik mustahil dilepaskan dari bencana, khususnya human-made disaster.

Apa yang Memicu Kaum Miskin Kota Terlibat Kerusuhan 21-23 Mei?
Kerusuhan di Jakarta pada 21-23 Mei lalu lebih kompleks dari narasi pertarungan elite. Beberapa prakondisinya memang sudah matang di akar rumput.
Rizieq Shihab, Facebook, dan Saya
Hari ini yang disensor di Facebook adalah konten Rizieq Shihab, besok mungkin soal lain lagi.
Pembelahan Agama dan Etnis dalam Pilpres 2019
Secara keseluruhan, Pilpres 2019 menunjukkan pembelahan antara suara muslim dan non-muslim, juga antara etnis Jawa dan non-Jawa.

Dari Semarang ke Jakarta: Jalan Soeharto Menuju Kekuasaan
Sejak bertugas Kodam Diponegoro, Soeharto membangun tim solid untuk mendukungnya berkuasa. Dua anggota dari tim itu adalah Yoga Sugama dan Ali Moertopo.

Menjaga Rumah Pancasila dari Ancaman Ideologi Islam Transnasional
Indonesia kian terancam oleh sektarianisme yang disokong oleh tafsir radikal atas nama agama, tindakan terorisme, ujaran kebencian, perilaku intoleran terhadap sesama warganegara.

Satu Tahun Seri 'Hey, Tasya!'
Komik strip ini adalah distilasi sederhana dari proses pikir yang lebih rumit.
Pelarangan Plastik Bukan Pelanggaran HAM
Larangan plastik sekali pakai justru dilakukan untuk menjamin hak kesehatan, pekerjaan yang layak, dan hak asasi manusia lainnya.

Rivalitas dan Nama Besar Membuat Prabowo Sulit Terima Hasil Pilpres
Rivalitas tangsi terbawa ke politik. Saat masih aktif berdinas dulu, Prabowo selalu ingin lebih unggul dan itulah yang membuat rivalnya banyak.

53 Tahun Brigif 17/Kujang I: Rivalitas Perwira Berlanjut ke Istana?
Latar belakang prestasi dan keluarga yang sama-sama kuat memunculkan ego di antara SBY, Ryamizard, dan Prabowo.
Masuk tirto.id








