Indeks Humaniora

Humaniora
Selasa, 15 Nov 2016

Hikayat Bom Molotov

Sejak Perang Dunia II nama molotov sudah dilekatkan pada peledak ini. Pejuang kemerdekaan Indonesia pun memakainya. Kini memakan korban tak berdosa.
Humaniora
Selasa, 15 Nov 2016

Bondan Winarno Sebut Yu Djum Streetfood Warrior

Kepergian pemilik Gudeg Legendaris di Yogyakarta, Djuhariah atau lebih terkenal dengan panggilan Yu Djum mengejutkan penggemar gudeg, utamanya warga Yogyakarta. Di Twiiter, Bondan Winarno menulis Yu Djum adalah seorang Streetfood Warrior.
Humaniora
Selasa, 15 Nov 2016

Psikolog di Sidang Jessica, Sarlito Wirawan Tutup Usia

Sarlito Wirawan meninggal dunia pada usia 72 tahun, Senin malam, di Rumah Sakit PGI Cikini, Jakarta Pusat. Meski kesehatannya menurun, Belum diketahui pasti penyebab wafatnya psikolog dan juga guru besar di Universitas Indonesia ini.
Humaniora
Senin, 14 Nov 2016

Orang-Orang Tionghoa di Singkawang

Sejarah Singkawang tak lepas dari Kesultanan Sambas, penambang Tionghoa dan emas. Setelah orang-orang Tionghoa ditekan pemerintah Belanda dan emas menurun, Singkawang berkembang.
Humaniora
Senin, 14 Nov 2016

Yang Fana adalah Yu Djum, Gudeg Abadi

Jika dunia masak memasak diibaratkan sebagai Star Wars, maka Yu Djum adalah Yoda.
Humaniora
Senin, 14 Nov 2016

Rapat Koboi Untuk Memilih Panglima Tentara

Soedirman terpilih sebagai Panglima TKR dalam situasi yang khas revolusi. Serba genting, tergesa-gesa, dan banyak faksi. Ia satu-satunya panglima tentara yang dipilih melalui voting.
Film
Minggu, 13 Nov 2016

Dari Film, Oleh Film, Untuk Film

Adrian Jonathan Pasaribu bukan hanya mendirikan, mengelola dan menulis kritik film di website Cinema Poetica. Ia bepergian ke banyak kota, berdiskusi sampai mengajar, untuk menghidupkan komunitas pecinta film. Mentornya memberikan pelajaran pentingnya berbagi pengetahuan, termasuk dalam soal film.
Bisnis
Minggu, 13 Nov 2016

Museum Pribadi Para Miliarder Dunia

Museum-museum yang dibangun dan dikelola oleh swasta marak bermunculan dalam beberapa tahun terakhir. Kehadiran mereka seakan memberi angin segar di tengah-tengah berbagai keterbatasan yang kerap meliputi museum milik negara. Apa yang melatari kemunculan fenomena ini?
Humaniora
Minggu, 13 Nov 2016

Darurat Museum di Indonesia

Museum sebagai sarana menjaga warisan alam, budaya, dan kemanusian di Indonesia secara kuantitas dan kualitas masih terbatas. Butuh pendekatan baru dalam menjaga dan menghadirkan museum, bisa belajar dari negara lain atau museum-museum swasta di dunia.
Humaniora
Sabtu, 12 Nov 2016

Hikayat Penutur Visual

Wahyu Aditya tahu, bahwa ia dilahirkan untuk menjadi seorang penggambar. Bermula dari taruhan, ia kemudian memilih menjadi pendongeng visual untuk jalan hidup. Bagaimana akhirnya ia bisa membuat festival visual digital terbesar di Asia Tenggara dan bagaimana ia melihat kondisi industri kreatif Indonesia hari ini?
Humaniora
Jumat, 11 Nov 2016

Persahabatan Lintas Ideologi: Natsir, Kasimo, dan Leimena

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah di-bully netizen karena dianggap membela Ahok. Padahal dulu, politikus Indonesia yang berbeda agama dan ideologi bisa tetap bersahabat. Contohnya adalah persahabatan antara Natsir, Kasimo, dan Leimena.
Humaniora
Jumat, 11 Nov 2016

Kesaksian Buru dalam Kumpulan Puisi Joseph Sali

Peluncuran buku Jalan Panjang Telanjang kumpulan sajak penyintas Pulau Buru karya Joseph Sali yang diterbitkan oleh Sanata Dharma University Press (Oktober, 2016) merupakan kesaksian atas periode ketika “manusia diubah makna, jadi binatang”.
Humaniora
Jumat, 11 Nov 2016

Empati di Atas Tempat Duduk Prioritas KRL

Di beberapa transportasi publik Jakarta, khususnya KRL, disediakan Tempat Duduk Prioritas (TDP) yang diperuntukkan bagi orang lanjut usia, perempuan hamil, anak kecil dan penyandang disabilitas. Empati diuji, akal sehat diukur. Banyak anak muda yang tak peduli. Tapi ini juga soal kurangnya TDP dan peraturan yang dianggap sebatas himbauan.
Humaniora
Jumat, 11 Nov 2016

David Tarigan dan Irama Nusantara

Di tangan David Tarigan, musik-musik terarsip dengan rapi. Melalui Irama Nusantara yang bekerja sama dengan Bekraf, David juga melakukan pengarsipan musik-musik jadul. Sebuah pekerjaan yang barangkali tidak banyak dinikmati oleh orang-orang di negeri ini.
Humaniora
Kamis, 10 Nov 2016

Kotoran Sapi di Taman Bunga Pertempuran Surabaya

Pelajaran sejarah menggambarkan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945 sepenuhnya putih, suci, dan bersih. Gambaran itu tidak selalu benar. Kedegilan dan kebrengsekan sesungguhnya terjadi selama revolusi, dan itu dilakukan para pejuang Indonesia. Itulah yang dengan berani dikisahkan Idrus tentang peristiwa pertempuran Surabaya pada 10 November 1945.
Humaniora
Rabu, 9 Nov 2016

Usaha Mempertahankan Surabaya Tanpa Komandan Terlatih

Tanpa persenjataan memadai, juga dengan para pejuang yang mayoritas tidak terlatih, para pejuang Surabaya mencoba mempertahankan Surabaya dari agresi Sekutu. Koordinasi yang buruk mempersulit para pejuang Indonesia mempertahankan Surabaya. Apalagi tidak ada satu pun pemimpin pasukan yang benar-benar terlatih berperang.
Humaniora
Rabu, 9 Nov 2016

Trump dan Kejutan-Kejutan di Tahun 2016

Banyak hal menarik yang terjadi pada 2016. Beberapa hal membawa kebahagiaan dan sisanya membawa duka. Hal-hal yang tak pernah terbayangkan terjadi. Bagaimana kita melihat hal yang dahulu dianggap mustahil menjadi peristiwa yang kita anggap sebagai keajaiban.
Umum
Rabu, 9 Nov 2016

(Tiada) Proklamasi Indonesia Tanpa Wikana

Proklamasi 17 Agustus 1945 tak bisa dilepaskan dari peran Wikana dan pemuda lain yang mendesak golongan tua untuk segera menyatakan kemerdekaan.
Humaniora
Selasa, 8 Nov 2016

Kala Dunia Binatang Ikut Memilih Presiden AS

Pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) tidak hanya memantik perhatian dunia manusia. Dunia binatang pun turut menyemarakkannya lewat kemunculan beberapa binatang peramal untuk menebak hasil pilpres AS. Bagaimana hasil ramalan mereka?
Humaniora
Selasa, 8 Nov 2016

Sinar Cemerlang bagi Bahasa Indonesia

Amir Hamzah lahir dari keluarga yang mewakili nilai-nilai lama, tapi karyanya tidak menghamba kepada tradisi. Seraya mengolah khasanah lama, Amir Hamzah menyiapkan sebuah pondasi baru bagi bahasa Indonesia yang bukan hanya modern tapi juga cemerlang.