Indeks Filipina
Militer Filipina Tewaskan 5 Anggota Abu Sayyaf
Militer Filipina berhasil tewaskan 5 anggota Abu Sayyaf, tapi mereka kehilangan 3 personel. Filipina belum aman.
Polisi Selidiki Senjata Asal Filipina Milik Terduga Teroris
Terduga teroris yang ditangkap di Tuban diduga memiliki jaringan dengan teroris Filipina. Polisi terus menyelidiki kasus ini.

KBRI Evakuasi 14 Mahasiswa Indonesia Usai Gempa di Filipina
KBRI Manila berhasil amankan 14 mahasiswa Indonesia asal Universitas Muhammadiyah Yogyakarta usai gempa di Batangas, Filipina pada Sabtu (8/4/2017) waktu setempat.
Abu Sayyaf Klaim Penggal Sandera Asal Jerman
Abu Sayyaf mengklaim telah memenggal tawanan asal Jerman karena tebusan tak dipenuhi. Militer Filipina tengah berusaha memverifikasi kabar itu.
Presiden Filipina Perintahkan Tangkap Oposisi Leila de Lima
Senator Leila de Lima, pihak oposisi dari Presiden Filipina Rodrigo Duterte ditangkap Jumat (24/2/2017) pukul 08.00 waktu setempat atas tuduhan melakukan perdagangan narkoba ilegal di penjara New Bilibid.
Merekam Desahan Ferdinand Marcos dan Dovie Beams
Meski desahan Ferdinand Marcos dalam pelukan Dovie Beams terekam dan tersiar ke publik Filipina pada 1971, Marcos tetap berkuasa hingga 1986. Rekaman bersanggama bisa jadi alat untuk menjatuhkan seseorang dari kekuasaan.
Tiga ABK Asal Indonesia Disandera di Perairan Sabah
Iqbal menjelaskan, informasi penyanderaan tersebut datang salah seorang dari tiga ABK asal Indonesia yang menghubungi keluarganya dan menyampaikan dirinya dan dua ABK lainnya telah disandera.
Dituding Membunuh, Rodrigo Duterte Maki Pejabat PBB
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte marah dan menyebut seorang pejabat PBB "idiot" dan "badut". Pernyataan Duterte itu ia sampaikan untuk menanggapi pernyataan Zeid Ra'ad Al Hussein, Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Selasa (20/12), yang mengatakan otoritas peradilan Filipina harus menyelidiki Duterte atas dugaan pembunuhan.

Rodrigo Duterte Ingin Tiap Hari Ada Hukuman Mati di Filipina
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menetapkan pemberlakuan kembali hukuman mati di negara mayoritas Katolik itu sebagai prioritas legislatifnya. Menurut Duterte, penetapan hukuman itu sebagai bagian dari perang brutal terhadap kejahatan yang sudah merenggut 5.300 korban jiwa tak berdosa di Filipina.
Tak Ikuti Aturan Duterte, Kedatangan PBB Ditolak Filipina
Kedatangan pelapor khusus dari PBB ke Filipina untuk melakukan investigasi terkait pembunuhan tanpa proses peradilan dibatalkan. Utusan PBB dikabarkan menolak menuruti syarat yang diajukan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.
Duterte Bantah Adanya Skenario Pencopotan Wakil Presiden
Leni Robredo mendapat sinyal adanya persekongkolan untuk mencopot dirinya dari kedudukan Wapres Filipina. Namun, Rodrigo Duterte membantah hal itu dan berjanji tetap mempertahankan Robredo.
Kontra dengan Duterte, Wapres Filipina Mundur dari Kabinet
Wakil Presiden Filipina mundur dari kabinet karena memiliki perbedaan fundamental dengan Rodrigo Duterte. Kebijakan-kebijakan sang presiden yang dianggapnya tak sesuai kepentingan publik menjadi sebab utama.

Kelompok Maute, Waralaba Baru ISIS di Filipina
Filipina mulai melibatkan diri dalam perang global melawan ISIS. Sejak beberapa hari belakangan, militer Filipina memburu kelompok Maute yang sukses menduduki balaikota di daerah Lanao del Sur, Filipina Selatan. Presiden Rodrigo Duterte pun mulai pasang target melenyapkan ISIS dari negaranya.
Duterte Yakin Kelompok Maute Filipina Bagian dari ISIS
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte meyakini bahwa jaringan teroris internasional, ISIS, telah memasuki Filipina dan memiliki
hubungan dengan kelompok Maute, yang telah menduduki bagian kota Lanao del Sur pada Sabtu pekan lalu.
hubungan dengan kelompok Maute, yang telah menduduki bagian kota Lanao del Sur pada Sabtu pekan lalu.
Duterte Kerahkan Militernya untuk Terus Bom Pendukung ISIS
Pemerintah Filipina di bawah Presiden Rodrigo Duterte terus menggerakkan angkatan darat-nya dan pesawat pembomnya untuk menyerang militan Maute yang berafiliasi kepada ISIS.
Kepahlawanan dan Kediktatoran Ferdinand Marcos dan Soeharto
Ferdinand Marcos dilengserkan karena menjalankan kekuasaan secara diktator dan penuh dengan korupsi. Tapi Presiden Duterte menghendaki makam Marcos dipindahkan ke taman makam pahlawan. Mirip dengan Soeharto di Indonesia.
Indonesia Ikut Misi Perburuan Penculik di Perbatasan
Indonesia juga terlibat dalam mewujudkan kerjasama mewujudkan misi perburuan penculikan dan teroris yang melintas batas ketiga negara. Indonesia bekerjasama dengan Pemerintah Filipina dan Malaysia.

Ketika Duterte Tinggalkan AS dan Merapat ke Cina Demi Uang
Keputusan Duterte merapat ke Cina memang logis karena bermotif bisnis, ada profit yang bisa didapat. Namun, ucapan Duterte yang mengatakan hendak meninggalkan AS dalam waktu dekat, tentu sulit dicerna. Tapi berhubung yang mengatakan ini adalah Duterte – si raja hiperbolik – maka ucapannya ini anggap saja angin lalu.
Duterte Tegaskan Masih Butuh Amerika
Presiden Filipina Rodrigo Duterte belum akan memutus kerja samanya dengan Amerika Serikat meskipun tengah menjajaki kedekatan dengan Cina.
Jagal di Filipina Dibayar Rp1,3 Tiap Bunuh Pengedar Narkoba
Pemerintah Filipina terus menggencarkan perang terhadap narkoba--termasuk menggunakan cara-cara di luar hukum resmi yakni dengan "memfasilitasi" para pembunuh bayaran untuk membunuh para pengedar narkoba.
Masuk tirto.id




