Indeks Aksi Massa

Polisi Pastikan Tak Pernah Halangi Keluarga Jenguk Delpedro Dkk
Dermawan mengatakan, keluarga inti para tahanan tetap diberikan akses kunjungan setiap hari Senin sampai Kamis, pukul 09.00–15.00 WIB.

Polri Jelaskan Alasan Menyita Buku dari Massa Aksi Anarkis
Trunoyudo mengatakan, penyitaan buku tersebut dilakukan karena berkaitan dengan tindak pidana yang dilakukan para pelaku anarkis.

Polda Metro Jaya Bantah Delpedro Dkk Lakukan Aksi Mogok Makan
Ade memastikan, Polda Metro Jaya tetap memberikan perlindungan dan hak-hak yang seharusnya didapatkan oleh para tahanan.

Polisi Ungkap Kronologi Eko Purnomo Disebut Hilang & Ditemukan
Robertus mengatakan, Tim Polda Metro Jaya langsung menelusuri informasi tersebut dan menemukan Eko pada 17 September 2025.

Bagaimana Cara Provokator Menyulut Psikologi Massa Aksi?
Demonstrasi besar tak jarang berujung kerusuhan yang dipantik oleh provokator yang menyatu dalam kerumunan. Lalu, kenapa massa aksi kerap tersulut hal itu?

Yusril Sebut Prabowo Tak Bentuk Tim Investigasi soal Unjuk Rasa
Yusril berdalih, Lembaga Nasional HAM (LNHAM) telah inisiatif membentuk tim investigasi independen untuk memeriksa imbas unjuk rasa dan Prabowo mendukung.

Pendiri Lokataru Haris Azhar Minta Kasus Delpedro dkk Dihentikan
Haris Azhar meyakini penyelidikan TGPF yang dibentuk LNHAM akan memperlihatkan tindak pidana sesungguhnya dan level pertanggungjawaban aksi anarki tersebut.

DPR Tanggapi Pigai soal 3 Pedemo Hilang: Yang Penting Temukan
Menurut Andreas, mengembalikan orang yang hilang pasca demonstrasi merupakan tugas negara yang harus dijalankan.

Pigai soal 3 Pedemo Aksi Massa yang Hilang: Belum Kelihatan
Pigai meminta publik tidak terburu-buru menyebut tiga demonstran itu hilang secara paksa sehingga perlu dilakukan penelusuran di lokasi terakhir.

Yusril Koordinasi dengan Polri soal Pencarian 3 Pedemo Hilang
Yusril mengimbau kepada ketiga orang tersebut untuk segera memberitahukan keberadaanya kepada masyarakat baik melalui kepolisian maupun media massa.

Negara Tak Punya Justifikasi untuk Lakukan Penghilangan Paksa
Berdasarkan data KontraS, aduan orang hilang dari rangkaian aksi massa akhir Agustus 2025, yang diterima lembaganya mencapai 44 orang.

Komisi III DPR Klaim Aparat Sudah Tangani Demonstran Sesuai HAM
Rikwanto beralasan, tindakan aparat dalam melakukan pengamanan aksi sudah disesuaikan dengan eskalasi demonstrasi yang berujung ricuh.

Isak Tangis Ibu Delpedro saat akan Jenguk Anaknya di Sel Tahanan
Bivitri menyinggung penahanan aktivis sebagai upaya pembungkaman kritik kepada pemerintah dan hal itu juga terjadi di Indonesia.

Disorot Usai Remehkan 17+8 Tuntutan Rakyat, Purbaya Minta Maaf
Purbaya mengakui banyak masyarakat yang merasa kesulitan. Hal ini dibuktikan dengan rentetan aksi unjuk rasa yang berlangsung sejak 25 Agustus 2025.

Yusril Sebut Polisi Bisa Beri RJ ke Massa Mahasiswa & Anak
Dedi menyebut, penanganan anak di bawah umur yang terlibat dalam kasus anarkis ini dilakukan secara objektif sehingga penanganannya secara empiris.

"Brave Pink" sebagai Simbol Perlawanan Genderless nan Estetik
Dalam gerakan masyarakat di media sosial belakangan, warna pink jadi salah satu simbol perlawanan yang tak terkungkung jenis kelamin tertentu.

Mahasiswa Sampaikan 5 Tuntutan Kritis dalam Aksi Piknik Nasional
Tuntutan-tuntutan ini selaras dengan 17+8 Tuntutan Rakyat yang lebih luas, menyatukan jutaan rakyat dalam seruan untuk keadilan dan reformasi.

DPR Keluarkan 6 Keputusan Tanggapi 17+8 Tuntutan Rakyat
Pemberhentian tunjangan perumahan, moratorium kunjungan luar negeri, dan pemangkasan tunjangan fasilitas jadi tiga di antaranya.

Polda Metro Masih Akan Terus Gelar Patroli Imbas Aksi Massa
Polisi akan terus melakukan patroli skala besar setiap hari. Hal ini imbas dari aksi perusakan fasilitas umum yang mewarnai demostrasi akhir Agustus 2025.

DPR Tak Ada Itikad Baik Jika Abaikan 17+8 Tuntutan Rakyat
Mahasiswa tidak akan bertemu dengan pihak DPR untuk berdialog. Menurut mereka, DPR tinggal langsung memenuhi tuntutan yang disampaikan.
Masuk tirto.id








