Menuju konten utama

Putri Raih Beasiswa Kuliah setelah Lulus Sekolah Rakyat

Sempat putus sekolah karena biaya, Putri lulusan Sekolah Rakyat kini meraih beasiswa kuliah di Universitas Ary Ginanjar ESQ Business School.

Putri Raih Beasiswa Kuliah setelah Lulus Sekolah Rakyat
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) saat menghadiri Wisuda ke-10 dan Welcoming Reception ke-14 UAG ESQ Business School di Menara 165, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026). foto/Dok. Kemensos
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sempat putus sekolah akibat keterbatasan biaya, Putri (19), lulusan Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 53 Pontianak, kini mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan ke Universitas Ary Ginanjar (UAG) ESQ Business School. Putri diterima di Program Studi Sistem Informasi Tahun Akademik 2026/2027 melalui jalur beasiswa.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), menceritakan perjalanan Putri saat menghadiri Wisuda ke-10 dan Welcoming Reception ke-14 UAG ESQ Business School di Menara 165, Jakarta Selatan, Rabu (9/9/2026).

Sebelum bergabung dengan Sekolah Rakyat, Putri bersekolah di SMK hingga kelas II. Namun, keterbatasan ekonomi membuatnya tidak dapat melanjutkan pendidikan ke kelas III.

“Putri ini adalah salah satu contoh siswa yang putus sekolah. Dia sekolah di SMK karena kekurangan biaya, di kelas II untuk naik kelas III dia putus sekolah,” kata Gus Ipul.

Putri kemudian mendapat kesempatan kembali menempuh pendidikan melalui Sekolah Rakyat. Sejak awal mengikuti pendidikan, ia juga menjalani tes DNA Talent ESQ Corp untuk memetakan minat dan potensi yang dimilikinya.

Menurut Gus Ipul, hasil pemetaan tersebut menjadi salah satu dasar bagi guru dalam memberikan bimbingan dan pendampingan yang disesuaikan dengan potensi masing-masing siswa. Setelah menjalani pendidikan selama setahun, Putri akhirnya diterima di UAG melalui jalur beasiswa.

“Alhamdulillah ada Sekolah Rakyat, bisa ikut, (lalu) ikut test DNA talent, dibimbing setahun, kemudian dia bisa diterima di Universitas Ary Ginanjar. Jadi ini menjadi sangat penting buat Sekolah Rakyat agar bisa mengantarkan lulusannya menjadi agen-agen perubahan,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul mengatakan, Putri berasal dari keluarga prasejahtera yang belum mampu memenuhi kebutuhan dasar secara optimal sehingga membutuhkan dukungan negara. Ayah Putri bekerja sebagai penjaga makam. Meski demikian, kondisi ekonomi keluarga tidak mengurangi kesempatan Putri untuk memperoleh pendidikan dan mengembangkan potensinya.

“Ayahnya seorang penjaga makam. Sekarang sudah punya kesempatan, dapat beasiswa, karena Putri kapasitasnya, kemampuannya bisa diketahui sejak dini. Ini yang istimewa,” kata Gus Ipul.

Selain Putri, ada 35 siswa Sekolah Rakyat lainnya juga mendapat beasiswa UAG dan ESQ Business School untuk tahun 2027. Sebanyak tujuh siswa di antaranya juga akan mendapat kesempatan bekerja sesuai dengan talenta masing-masing.

“Ini bagian dari upaya untuk memutus mata rantai kemiskinan, di mana lulusan Sekolah Rakyat harus menjadi agen perubahan bagi dirinya, keluarga, dan lingkungannya,” kata dia.

Founder UAG University and ESQ Group, Ary Ginanjar Agustian, menilai Sekolah Rakyat tidak hanya membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin ekstrem, tetapi juga membantu membangun kepercayaan diri serta mengenali potensi mereka.

“Hari ini (Putri) seragamnya bagus, merasa percaya diri bersama teman-temannya. Percaya diri bukan hanya karena seragamnya tapi dia sudah punya talenta dan dia tahu bahwa dirinya jenius dan kejeniusannya dibuka melalui DNA Talent,” jelas Ary.

Putri sendiri mengaku sempat ragu ketika mendapat tawaran untuk bergabung dengan Sekolah Rakyat. Saat itu, ia ingin membantu perekonomian keluarganya. Namun, dorongan sang ibu serta kesempatan memperoleh pendidikan secara gratis membuatnya memutuskan kembali bersekolah.

“Kamu (ikut) Sekolah Rakyat saja supaya masa depannya bahagia, senang dan membahagiakan orang tua,” kata Putri menirukan ucapan ibunya.

Selama menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, Putri mengaku mendapat banyak pengalaman dan berbagai fasilitas untuk menunjang kebutuhannya selama belajar. Putri yang bercita-cita menjadi guru itu pun kini memiliki kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

“Selama saya di Sekolah Rakyat mendapat banyak pengalaman, difasilitasi semuanya, mulai dari makan terus (kebutuhan lainnya). Pokoknya, Sekolah Rakyat paling the best,” ujar Putri.

(INFO KINI)

Penulis: Tim Media Servis