tirto.id - PT Jasamarga Solo Ngawi (PT JSN) memprediksi puncak arus balik Idulfitri 1447 H akan terjadi pada Jumat (28/3/2026). Sebanyak 53.790 kendaraan diperkirakan akan melintas di ruas Tol Solo–Ngawi sepanjang 90 kilometer.
Direktur Keuangan PT JSN, Surya Panyuluh, menyampaikan bahwa lonjakan volume kendaraan saat arus balik diprediksi lebih tinggi dibanding arus mudik.
“Prediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada 28 Maret 2026 dengan total 53.790 kendaraan yang melintas,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Sementara itu, lonjakan lalu lintas komuter terjadi pada 22 Maret 2026. Pada tanggal tersebut, volume kendaraan di gerbang exit diprediksi mencapai 69.213 kendaraan, sementara di gerbang entrance sebesar 70.573 kendaraan.
Surya menjelaskan, secara keseluruhan, selama periode H-10 hingga H+10 Lebaran (11 Maret–1 April 2026), total kendaraan yang keluar (exit) dari Tol Solo–Ngawi diperkirakan mencapai 747.164 kendaraan atau rata-rata 33.962 kendaraan per hari.
"Angka ini meningkat 52 persen dibanding kondisi normal," kata dia.
Sementara itu, jumlah kendaraan yang masuk (entrance) diproyeksikan mencapai 720.599 kendaraan, dengan rata-rata 32.754 kendaraan per hari atau naik 51,7 persen dari kondisi normal.
Surya menambahkan, guna mengantisipasi lonjakan tersebut, PT JSN memastikan seluruh kesiapan operasional telah dilakukan, mulai dari penyiapan petugas, layanan transaksi, pemeliharaan jalan, hingga koordinasi intensif dengan Kepolisian Jalan Raya (PJR).
Sedangkan, volume kendaraan di jalur dalam Kota Surakarta berdasarkan perhitungan Counting Detektor di 7 batas kota per tanggal 23 MARET 2026 (H+2) sejumlah 445.025 kendaraan. Rinciannya, sepeda motor 57 persen, kendaraan kecil 34 persen, dan kendaraan besar 9 persen.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, Taufiq Muhammad, mengatakan bila dibandingkan dengan H+2 Lebaran 2025, volume kendaraan tahun ini mengalami penurunan sebesar 2 persen.
"Sementara masa Angkutan Lebaran Tahun 2026 akan diprediksi mengalami kenaikan volume sebesar 5 persen dibandingkan dengan lebaran tahun lalu," bebernya.
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Fadrik Aziz Firdausi
Masuk tirto.id





























