tirto.id - Clash of Champions 3 telah mencapai episode 3 pada Minggu, 5 Juli 2026 lalu. Acara game show edukatif ini diikuti oleh peserta yakni mahasiswa dari dalam dan luar negeri.
Clash of Champions (COC) merupakan acara game show yang diselenggarakan Ruangguru. Acara ini diikuti mengusung konsep pertandingan melalui penaklukan rintangan berupa soal-soal.
Acara tersebut memasuki musim ketiga yang sudah tayang mulai Minggu, 28 Juni 2026 untuk episode pertama. Kemudian, episode 2 dan 3 tayang pada 4-5 Juli 2026.
Salah satu peserta adalah Ayden yang tampil pada 4 Juli 2026 lalu di episode 2. Kehadirannya di acara tersebut cukup mencuri perhatian karena dia berasal dari Harvard University.
Lalu, siapakah Ayden, peserta Clash of ChampionsSeason 3 ini? Simak profilnya beserta informasi asal kampus dan akun Instagramnya?
Profil Ayden Haoken Clash of Champions3
Ayden atau yang bernama lengkap Ayden Victory Haoken merupakan salah satu peserta Clash of ChampionsSeason 3. Dia adalah satu di antara peserta mahasiswa dari luar negeri.
Berkuliah di Harvard University, Ayden mengambil jurusan Applied Mathematics and Economics angkatan 2025. Laki-laki kelahiran Medan, 31 Agustus ini juga sempat mengenyam pendidikan di Sinarmas World Academy (SWA).
Tak hanya bersekolah dan berkuliah di sekolah ternama, Ayden juga memiliki sederet pengalaman organisasi. Inilah beberapa pengalaman organisasi Ayden:
- Founder, Vertasier 2025-2026 (vertasier.com)
- RISE Global Scholar 2024
- President of theSinarmasWorldAcademyRoboticsTeam
Hal tersebut menunjukkan bahwa Ayden tak hanya unggul di kompetisi dan riset. Dirinya juga berhasil membawa ilmunya ke dunia nyata melalui inovasi dan kewirausahaan.
Penonton Clash of Champions3 bisa mengulik lebih dalam sosok Ayden Haoken melalui media sosialnya. Dia aktif di berbagai media sosial, mulai dari Instagram, TikTok, hingga LinkedIn.
- Instagram: @ayden.haoken
- TikTok: @ayden.haoken
- LinkedIn: AydenHaoken
Prestasi Ayden Haoken Clash of Champions3
Ayden Haoken memiliki ketertarikan dalam bidang robotika. Berdasarkan informasi di laman resmi Ruangguru (29/6/2026), Ayden pernah meraih juara 1 atau 1st Winner di World Robot Olympiad 2020 di Kanada.
Tak hanya itu, dalam berkompetisi, Ayden juga meraih juara 3 di World Robot Olympiad 2021 di Jerman. Di bidang riset, dia menerima Best Research Paper Award dari University of Tokyo lewat penghargaan Best STEM Paper Award.
Namanya bahkan tercatat di laman TED x SWA Youth. Sebuah organisasi media nirlaba yang berfokus pada penyebaran ide-ide inspiratif, TED, berkolaborasi dengan sekolahnya, Sinarmas World Academy (SWA).
Saat itu dia tercatat sebagai siswa kelas 6 yang memiliki passion mendalam di bidang robotika, pemrograman komputer, dan inovasi teknologi. Artinya, ketertarikannya pada dunia robotika telah dia tekuni sejak kecil.
Misinya, yakni untuk memberdayakan dan membangkitkan semangat serta ambisi orang-orang di seluruh dunia, yang mencari pembelajaran yang lebih baik untuk masa depan yang lebih baik. Baginya, robotika merupakan fondasi penting bagi semua kurikulum sekolah.
Sementara itu, visinya adalah untuk menyatukan orang-orang di seluruh dunia. Tak hanya itu, dia juga ingin membangun kreativitas dan membantu orang lain memahami esensi sejati teknologi.
Ayden di usia belia juga telah meraih “Programming Award” bersama timnya yang mewakili Indonesia ke Jepang dalam kompetisi First Lego League (FLL) Junior. Selain itu, dia juga memperoleh beberapa penghargaan lain, yakni:
- “Gracious Professionalism” di Cebu Island (Filipina)
- “Runner-up” di IndonesianRoboticsOlympiad (IRO) yang digelar di Surabaya
- “Excellence Award” di FLL Open Championship yang digelar di Macquarie University (Australia)
- “OverallChampion” dua kali di Indonesia'sNationalCompetition
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id

































