Menuju konten utama

Pratikno Sebut Tidak Ada Indikasi Kebocoran Data 58 Juta Siswa

Meski menyebut tidak ada kebocoran, Pratikno mengaku pemerintah melakukan penyelidikan melibatkan BSSN, Komdigi, dan Kemendikdasmen.

Pratikno Sebut Tidak Ada Indikasi Kebocoran Data 58 Juta Siswa
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memberikan sambutan pada pembukaan pameran Emergency Disaster Reduction & Rescue Expo (EDRR) 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (13/8/2025). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/nz
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menyampaikan bahwa tidak ada indikasi kebocoran 58 juta data siswa di forum gelap seperti yang ramai dibicarakan melalui media sosial.

“Itu sudah diklarifikasi oleh Kemendikdasmen, oleh Pusdatin, bahwa tidak ada indikasi kebocoran dari sisi Pusdatin,” ujar Pratikno usai agenda di Puskesmas Cilandak, Jakarta Selatan, Selasa (10/2/2026).

Meski demikian, Pratikno mengatakan pemerintah masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan sumber isu tersebut. Menurutnua sejumlah tim lintas kementerian juga tengah melakukan investigasi.

“Tapi masih diselidiki. Sekarang tim dari BSSN, dari Komdigi, termasuk dari Kemendikdasmen, terus menginvestigasi,” katanya.

Untuk diketahui, ramainya kebocoran data ini pertama kali diunggah oleh salah satu akun melalui X.

Dia menyebut bahwa sebanyak 58 juta data siswa se-Indonesia dilaporkan bocor dan diperjualbelikan di forum gelap (dark web), DarkForums.

Dalam unggahan itu pula dia menyebut bahwa data yang bocor mencakup informasi yang sangat mendalam dan berisiko tinggi, di antaranya ​Identitas Akademis seperti NISN dan NIPD. Kemudian data Kependudukan, data Fisik hingga privasi lokasi.

Baca juga artikel terkait KEBOCORAN DATA atau tulisan lainnya dari Rahma Dwi Safitri

tirto.id - Flash News
Reporter: Rahma Dwi Safitri
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Andrian Pratama Taher