Menuju konten utama

Pramono: Sopir BGN Penabrak Siswa SD di Jakut Karyawan Baru

Sopir tersebut sedang mengantarkan makan bergizi gratis (MBG) ke SDN 01 Kalibaru.

Pramono: Sopir BGN Penabrak Siswa SD di Jakut Karyawan Baru
Ilustrasi Kecelakaan Bus. foto/istockphoto

tirto.id - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkap bahwa sopir yang menjadi pelaku penabrakan sejumlah siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara pada Kamis (11/12/2025), masih berstatus karyawan baru BGN.

Sopir tersebut sedang mengantarkan makan bergizi gratis (MBG) ke SDN 01 Kalibaru.

"Karena sopirnya ganti, padahal pintunya tertutup, masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol, menabrak murid dan guru, dan juga yang ada di sana," kata Pramono di RSUD Koja, Jakarta Utara, Kamis.

Pramono menjelaskan bahwa mobil BGN tersebut selama kurun waktu satu tahun terakhir rutin telah keluar masuk SDN 01 Kalibaru untuk mengantarkan MBG. Tidak ada jejak rekam masalah sebelum kejadian ini.

"Sebenarnya setiap hari juga mengantar makan di tempat itu," ujarnya.

Dirinya menuturkan bahwa peristiwa penabrakan tersebut menjadi hal tak terduga, karena pada saat kejadian, kondisi gerbang sekolah sedang tertutup rapat dan kemudian ditabrak oleh mobil BGN.

Pramono menyampaikan bahwa kejadian kecelakaan terjadi pada saat proses literasi belajar akan dimulai, dan para murid beserta guru sedang berkumpul di halaman sekolah.

"Dan sekali lagi, seperti yang saya selalu sampaikan, peristiwa ini tentunya peristiwa yang tidak terduga sama sekali. Karena betul-betul pagar pintunya sekolahnya itu tertutup rapat. Sepeda mobilnya masuk dan menabrak yang lagi dikumpulkan untuk proses literasi," ujarnya.

Hingga saat ini, tercatat ada 21 korban. Dengan keterangan, 16 orang dirawat di RSUD Cilincing dan 5 lainnya berada di RSUD Koja.

"Saya tadi sudah melihat lima yang di Koja ini, mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah dari itu," ungkapnya.

Dia meminta kepada pihak RSUD Cilincing dan Koja untuk memberikan perawatan terbaik dan menjamin semua pembiayaan dengan menggunakan APBD DKI Jakarta.

"Saya berdoa betul dan saya tadi langsung memerintahkan kepada Direktur RSUD Koja dan juga nanti kepada RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Kalau perlu harus ditindakan bedah dan sebagainya, saya minta untuk diberikan support sepenuhnya," ujarnya.

Baca juga artikel terkait LATEST NEWS atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Farida Susanty