tirto.id - Presiden Prabowo Subianto, mengungkapkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memberikan dampak nyata terhadap kenaikan konsumsi rumah tangga nasional.
Hal tersebut diperkuat oleh laporan yang ia terima langsung dari para pelaku industri dan perdagangan.
"Makan Bergizi Gratis, telah mendorong peningkatan konsumsi rumah tangga ini dan mendorong pertumbuhan di desa-desa, di kecamatan-kecamatan," kata Presiden Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Prabowo menceritakan beberapa hari lalu ia menerima kunjungan 23 perwakilan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Dalam pertemuan tersebut, para pengusaha melaporkan adanya tren peningkatan konsumsi rumah tangga yang cukup tinggi pada bulan Januari.
Menurut Kepala Negara, kenaikan tersebut bersumber dari lapisan ekonomi paling bawah yang mulai bergerak dinamis. Program MBG dinilai menjadi stimulus penting bagi perputaran uang di tingkat akar rumput.
"Dan di sinilah, dari sinilah, dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis," tegas Prabowo.
Prabowo meyakini ekonomi Indonesia akan tumbuh sangat baik di tahun ini karena didorong oleh penguatan daya beli masyarakat desa.
Hingga saat ini, program Makan Bergizi Gratis dilaporkan telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat, mulai dari anak-anak, ibu hamil, hingga lansia.
Pemerintah telah memproduksi dan mendistribusikan sekitar 4,5 miliar porsi makanan melalui 23.000 dapur yang tersebar di seluruh provinsi.
Presiden menambahkan skala program ini sangat besar dan memberikan dampak masif bagi masyarakat luas. Saat ini, jumlah penerima manfaat telah mencapai puluhan juta orang yang dilayani setiap harinya.
"60.200.000 tiap hari kita beri makan. Kalau dihitung berarti kita memberi makan penduduk sebesar Afrika Selatan tiap hari," ungkap Prabowo menggambarkan skala program tersebut.
Selain pemenuhan gizi, program ini juga diklaim mampu menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar di seluruh wilayah Indonesia.
Perputaran ekonomi ini turut melibatkan petani dan peternak lokal sebagai pemasok bahan baku dapur.
"Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di ujungnya akan 1,5 juta orang bekerja tiap hari," pungkas Prabowo.
Penulis: Mochammad Fajar Nur
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama
Masuk tirto.id































