Menuju konten utama

Polri Tangani 464 Kasus Migas, Kapolri: Kerugian Rp756 Miliar

Barang bukti yang disita seperti 669.000 liter solar, 80.000 liter pertalite, dan 30.000 unit LPG berbagai ukuran.

Polri Tangani 464 Kasus Migas, Kapolri: Kerugian Rp756 Miliar
Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (26/1/2026). tirto.id/Nabila Ramadhanty Putri Darmadi.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menyatakan Polri telah mengungkap 464 kasus terkait dengan migas. Pengungkapan itu terjadi sepanjang Januari hingga Juni 2026.

Sigit menyatakan, dari pengungkapan itu telah dilakukan penetapan tersangka dan penahanan terhadap 594 orang. Selain itu, dilakukan penyitaan barang bukti seperti 669.000 liter solar, 80.000 liter pertalite, dan 30.000 unit LPG berbagai ukuran.

"Dengan estimasi penyelamatan kerugian keuangan negara lebih dari Rp756 miliar," ujar Sigit dalam amanat di HUT Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Kabupaten Bogor, Rabu (1/7/2026).

Dia menjelaskan kasus yang menonjol dari pengungkapan itu berkaitan dengan penyalahgunaan pengangkutan 120.000 liter bio solar bersubsidi. Penyidik kemudian menyita barang bukti berupa satu kapal tanker, dua kapal Self-Propelled Oil Barge (SPOB) dan tujuh truk transporter.

"Salah satu kasus menonjol yang berhasil kami ungkap yaitu penyalahgunaan pengangkutan 120.000 liter bio solar bersubsidi dengan barang bukti berupa 1 kapal tanker, 2 unit kapal SPOB, dan 7 truk transporter," tutur dia.

Sigit mengemukakan Polri juga telah melakukan pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) untuk memasok 50 SPPG Polri. Penggunaan itu guna mengefisiensi dan mewujudkan swasembada energi.

Sigit berkata Polri juga telah melakukan pengungkapan 24.837 perkara narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 32.792. Dari pengungkapan itu, disita barang bukti berupa 3,1 ton sabu-sabu, 4,1 ton ganja, 763.000 butir ekstasi, 59,2 juta butir obat keras, dan berbagai jenis narkotika lain senilai Rp10,4 triliun.

"Serta menyelamatkan 89 juta jiwa dari bahaya penyalahgunaan narkoba. Polri juga berusaha untuk melakukan transformasi 148 kampung narkoba dan saat ini menjadi kampung bebas dari narkoba," kata Sigit.

Menurut Sigit, Polri juga telah melakukan pembentukan Desk Ketenagakerjaan dan memfasilitasi 4.216 buruh yang terdampak PHK. Kemudian, dilakukan penahanan 267 tindak pidana ketenagakerjaan, di mana 40 kasus diselesaikan secara restorative justice.

"Polri senantiasa bertransformasi guna menghadirkan sosok yang humanis, salah satunya diwujudkan dengan mengubah paradigma pengamanan unjuk rasa menjadi pelayanan penyampaian pendapat. Namun demikian, jika terdapat pelaku aksi anarkis, Polri akan melakukan tindakan tegas terukur agar kamtibmas tetap terjaga," ungkap Sigit.

Baca juga artikel terkait MIGAS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama