tirto.id - Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito, mengatakan pihaknya telah menangkap 10 orang yang terlibat Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Kesepuluh orang yang terlibat KKB tersebut menjalani proses hukum di tingkat Polres Yahukimo maupun pengadilan dalam upaya penegakan hukum.
"Dengan hasil evaluasi diharapkan Polres Yahukimo dan Polda Papua dapat menentukan cara bertindak yang komprehensif dalam menegakkan hukum serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat," ujar Cahyo di Jayapura, Jumat (24/10/2025).
Cahyo mengatakan selama delapan bulan, tercatat 34 orang di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, meninggal akibat diserang KKB dan simpatisannya.
Penyerangan tersebut terjadi dalam kurun waktu bulan Maret hingga Oktober dan juga menyebabkan 10 orang terluka, dua di antaranya anggota TNI dan Polri.
"95 Persen kasus penyerangan terhadap warga sipil dan aparat keamanan di Kabupaten Yahukimo dilakukan KKB dan simpatisannya,” kata Cahyo.
Menyikapi tingginya kasus penyerangan yang melibatkan KKB dan simpatisannya, kata Cahyo, Polda Papua telah melaksanakan rapat koordinasi guna analisa dan evaluasi (anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Yahukimo.
Rapat dipimpin Waka Polda Papua diikuti pejabat utama, Satgas Damai Cartenz, dan Kapolres Yahukimo yang dilaksanakan Kamis (23/10) di Jayapura.
Anev dilaksanakan sebagai bentuk tanggung jawab dan respons terhadap situasi keamanan di Yahukimo. Selain itu, untuk menentukan langkah konkret dalam menindaklanjuti setiap gangguan keamanan yang terjadi di wilayah tersebut.
Kabupaten Yahukimo memiliki kondisi geografis yang kompleks, dengan luas wilayah mencapai 17.152 kilometer persegi, terdiri atas 51 distrik, 517 desa, dan satu kampung dengan jumlah penduduk sekitar 455.000 jiwa.
Dari seluruh wilayah tersebut, hanya dua distrik Dekai dan Kurima yang dapat dijangkau melalui transportasi darat, sedangkan selebihnya hanya dapat ditempuh melalui transportasi udara.
"Wilayah ini hanya dilayani satu polres dan dua polsek," kata Cahyo.
Editor: Siti Fatimah
Masuk tirto.id
































