tirto.id - Polda Metro Jaya membentuk tim khusus pemberantas pelaku begal yang belakangan marak terjadi di sejumlah daerah. Tim tersebut dibekali dengan senjata laras panjang dan akan melakukan patroli ke sejumlah daerah rawan begal.
"Kami sudah siapkan Tim Pemburu Begal yang siap beraksi 24 jam untuk bersama-sama kita menjaga Jakarta lebih aman lagi," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers, Jumat (15/5/2026).
Dia menerangkan, Tim Pemburu Begal akan bekerja dengan bantuan jajaran polsek dan polres. Sejumlah daerah rawan pun telah dipetakan untuk ditingkatkan patroli rutinnya.
"Kemudian untuk wilayah-wilayah yang terjadi cukup banyak, itu di wilayah penyangga, Bekasi, Depok, kemudian Tangerang," ujar Iman.
Ratusan Kasus Begal Dilaporkan Sejak Awal 2026
Terkait dengan penindakan begal, Iman mengungkap adanya 171 laporan yang masuk sejak awal tahun 2026 hingga saat ini. Penyidik pun telah melakukan penindakan dan menangkap 103 tersangka.
Iman menyatakan, 13 kasus di antaranya yang telah diungkap sempat viral di media sosial. Gerak cepat dan kolaborasi lintas jajaran pun dilakukan hingga akhirnya menangkap para pelaku.
"103 orang tersangka itu terdiri dari 86 kasus curat (pencurian dengan pemberatan), kemudian 10 kasus curas (pencurian dengan kekerasan), dan curanmor dengan kasus 75 kasus," kata Iman.
Ditambahkan Iman, tindakan tegas terukur akan dilakukan apabila situasinya terdesak dan membahayakan masyarakat. Hal itu sebagaimana Peraturan Kapolri Nomor 8 Tahun 2009 yang mengatur anggota Polri dalam penggunaan senjata api.
Lebih lanjut Iman mengatakan, dari jumlah tersangka tersebut, lima di antaranya kedapatan membawa senjata api (senpi) rakitan. Kemudian, saat dilakukan penindakan, mereka melawan dan harus dilakukan tindakan tegas terukur.
"Terhadap beberapa pelaku yang melakukan perlawanan saat petugas melakukan upaya paksa, dengan terpaksa atas pertimbangan keselamatan publik, maka petugas kami telah melakukan tindakan tegas dan terukur," tutur dia.
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id
































