Menuju konten utama

Penjelasan Ending Dear Hongrang, Apakah Ada Season 2?

Simak penjelasan ending drakor Dear Hongrang yang tayang di Netflix pada 16 Mei 2025 dan prediksinya untuk musim kedua.

Penjelasan Ending Dear Hongrang, Apakah Ada Season 2?
Dear Hongrang. foto/asianwiki
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Drama Korea Dear Hongrang telah menyelesaikan penayangannya pada 16 Mei 2025. Drama yang mengambil latar belakang zaman Joseon ini tayang di Netflix dan hadir langsung sebanyak 11 episode.

Dear Hongrang adalah drama bergenre misteri-romantis yang diadaptasi dari novel populer berjudul Tangeum: Swallowing Gold karya Jang Da Hye. Novel ini terbit di tahun 2021.

Mempertemukan Lee Jae Wook (memerankan Hong Rang) dan Jo Bo Ah (memerankan Jae Yi) sebagai pemeran utamanya, drama ini disutradarai oleh Kim Hong So dan naskahnya ditulis oleh Kim Jin Ah.

Selain kedua pemeran utama, ada sederet nama berbakat nan populer lain yang juga menghiasi alur cerita dalam drama ini antara lain Jung Ga-Ram (memerankan Mu Jin), Uhm Ji Won (memerankan Min Yeon Ui), Park Byung Eun (memerankan Shim Yeol Guk), dan Kim Jae Wook (memerankan Pangeran Han Pyeong).

Drakor Dear Hongrang Cerita Tentang Apa?

Serial ini mengangkat cerita tentang hilangnya seorang anak bangsawan bernama Hong Rang. Setelah 12 tahun, ia berhasil kembali ke rumah dan membawa teka-teki besar yang mengguncang keluarganya.

Hong Rang adalah putra dari keluarga pedagang yang kaya raya. Saat usianya baru delapan tahun, Hong Rang menghilang secara misterius. Selama bertahun-tahun, saudari tirinya, Jae Yi, yang sejak kecil dekat dengannya, tak pernah berhenti mencari jejak keberadaan Hong Rang.

Jae Yi yang tumbuh dengan ibu tiri yang kejam dan ayah yang tak peduli, dulunya sangat bergantung pada Hong Rang. Itulah mengapa, kehilangan Hong Rang membuat hidupnya berubah drastis.

Ketegangan mulai memuncak ketika Hong Rang tiba-tiba kembali ke rumah dalam usia 20 tahun, namun tanpa ingatan sedikit pun tentang masa kecilnya. Kehadirannya disambut dengan rasa syukur, tapi juga penuh kecurigaan. Banyak yang meragukan identitasnya, termasuk Jae Yi sendiri. Ia sulit percaya bahwa pria di depannya adalah saudara yang dulu ia kenal dan sayangi.

Namun perlahan, rasa curiga berubah menjadi rasa ingin tahu, yang kemudian berkembang menjadi perasaan cinta saat Jae Yi menyelidiki siapa sebenarnya pria yang mengaku sebagai Hong Rang.

Kembalinya Hong Rang juga mengganggu posisi Mu Jin, anak angkat sang ayah yang sempat mengisi kekosongan garis pewaris keluarga. Mu Jin bukan hanya merasa terancam secara status terhadap Hong Rang, tapi juga mulai bersaing secara emosional, karena diam-diam ia menyimpan perasaan cinta terhadap Jae Yi.

Penjelasan Ending Dear Hongrang

Episode 11 dibuka dengan pengungkapan bahwa tulang belulang Hong Rang yang asli telah ditemukan. Sang koki keluarga, Eul Ban, mengungkapkan kepada keluarga Sim bahwa anak lelaki mereka telah meninggal sejak lama.

Dalam kilas balik, diketahui bahwa Hong Rang muda sempat melihat ibunya dan Madam Gwigokja—seorang dukun—melakukan ritual untuk mencelakai Jae Yi. Saat mencoba menghentikan mereka, Hong Rang jatuh dan mengalami cedera kepala. Ia ditemukan oleh sang koki, namun kemudian diam-diam diambil oleh Gwigokja dan orang suruhannya.

Dengan ini, terkonfirmasi bahwa Hong Rang yang selama ini hadir bukanlah anak kandung keluarga Sim, melainkan anak dari Kkot Nim, yang kemudian dijadikan korban oleh Pangeran Agung (The Grand Prince) untuk dijadikan "kanvas hidup" dalam ritual sesatnya.

Meski bukan darah daging keluarga Sim, Hong Rang palsu berjuang mengungkap kebenaran dan membalas penderitaan para korban Pangeran Agung. Namun, ia sendiri perlahan sekarat akibat racun yang dulu digunakan untuk menyiksa dan melukis tubuhnya saat masih kecil. Gejala seperti ruam, sesak napas, hingga kehilangan penglihatan mulai muncul.

Sementara itu, Mu Jin, anak angkat yang sempat menjadi pewaris keluarga Sim dan mencintai Jae Yi , mulai menyadari kekejaman sang pangeran dan berbalik menolong. Ia menyelamatkan Jae Yi , walau akhirnya harus meregang nyawa demi melindunginya.

Dalam klimaks cerita, Hong Rang akhirnya berhadapan langsung dengan Pangeran Agung. Dengan penuh amarah dan dendam, ia berhasil membunuh sang pangeran setelah pertarungan berdarah.

Namun, luka parah dan keracunan dalam tubuhnya tak bisa ditahan lagi. Ia menemui Jae Yi untuk terakhir kalinya, menyatakan cintanya, lalu mengembuskan napas terakhir di pelukannya.

Jae Yi akhirnya menjadi satu-satunya anggota keluarga yang selamat secara fisik dan mental. Ia memilih mengubah rumah keluarga menjadi panti asuhan untuk anak-anak yatim dan korban penyiksaan sang pangeran.

Lewat itu, ia menebus masa lalu dan memberikan kehidupan baru bagi mereka yang terluka. Namun, luka kehilangan Hong Rang tetap membekas, dan ia sering menghabiskan waktu di atap rumah, membayangkan kehadiran pria yang ia cintai.

Min Yeon Ui, ibu tiri Jae Yi, mengalami kehancuran mental. Setelah mengetahui bahwa Hong Rang adalah anak Kkot Nim dan bahwa putranya sendiri telah lama meninggal akibat perbuatannya sendiri, ia terjebak dalam delusi. Ia terus menunggu putranya kembali, hidup dalam penyesalan dan kehilangan yang mendalam.

Pangeran Agung, sosok jahat berkedok seniman, akhirnya tewas di tangan Hong Rang. Tujuannya menciptakan keabadian lewat “kanvas manusia” digagalkan. Ia terbukti menggunakan racun dan penyiksaan untuk menciptakan seni, menunjukkan betapa jauh delusi dan obsesi bisa membutakan hati.

Apakah Dear Hongrang Sad Ending atau Happy Ending?

Bisa dibilang, tidak ada akhir yang benar-benar bahagia untuk dua sosok yang menyandang nama Hong Rang. Sosok Hong Rang asli meninggal secara tragis di masa kecilnya ketika mencoba menyelamatkan Jae Yi dari rencana jahat ibunya sendiri.

Sedangkan Hong Rang "palsu", yang sebenarnya adalah anak dari Kkot Nim, meninggal akibat efek jangka panjang dari penyiksaan yang ia alami sejak kecil oleh Pangeran Agung.

Meski demikian, kedua tokoh ini menunjukkan keberanian luar biasa dan menjadi simbol pengorbanan. Hong Rang palsu, meski tahu umurnya tidak akan panjang, tetap memilih untuk menyelamatkan orang-orang yang ia cintai dan membalas semua kejahatan yang terjadi di masa lalu.

Ia tewas dalam pelukan Jae Yi setelah membunuh sang pangeran dan menyelamatkan anak-anak korban.

Dengan begitu, bisa disimpulkan Dear Hongrang bukan kisah dengan akhir bahagia yang sempurna, tapi juga bukan tragedi yang sepenuhnya berisi kesedihan.

Ini adalah ending yang pahit namun penuh makna, serta menggambarkan bahwa kehidupan terus berjalan meski luka tidak sepenuhnya sembuh. Jae Yi kehilangan orang-orang yang ia cintai, tapi ia tetap memilih hidup, berbuat baik, dan membuka harapan bagi generasi berikutnya.

Dalam konteks tersebut, Dear Hongrang memberikan akhir “manusiawi” yang menyedihkan, tetapi juga menghangatkan hati.

Apakah Dear Hongrang Ada Season 2?

Kecil kemungkinan drama KoreaDear Hongrang memiliki kelanjutan karena alur ceritanya telah diselesaikan secara menyeluruh.

Drama ini telah menutup konflik utama dengan tuntas, mulai dari terungkapnya nasib tragis Hong Rang yang asli, terbongkarnya identitas dan latar belakang Hong Rang palsu, hingga kekalahan para antagonis seperti Pangeran Agung dan Yeol Guk. Tidak ada benang merah yang menggantung atau misteri besar yang belum terjawab.

Emosi utama dalam cerita yakni cinta, kehilangan, dan proses pendewasaan Jae Yi juga telah mencapai klimaks dan penutup yang cukup memuaskan. Ia menemukan tujuan hidup baru setelah kehilangan sosok-sosok yang berarti dalam hidupnya, dan memutuskan untuk mengabdikan diri membantu anak-anak yatim, menebus luka masa lalu dengan kasih sayang di masa depan.

Baca juga artikel terkait DRAKOR atau tulisan lainnya dari Febriyani Suryaningrum

Kontributor: Febriyani Suryaningrum
Penulis: Febriyani Suryaningrum
Editor: Wisnu Amri Hidayat