tirto.id - Panduan Tes Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Polri 2026 dapat menjadi acuan bagi para pendaftar. Cek syarat dan sistem penilaian secara lengkap.
Rikkes adalah salah satu tahap yang perlu dilewati bagi para pendaftar rekrutmen Taruna Akpol, Bintara, dan Tamtama Polri 2026. Tahap Rikkes dapat diikuti oleh peserta yang dinyatakan lolos pemeriksaan administrasi (Rikmin).
Sesuai agenda, pendaftar Taruna Akpol akan mengikuti Rikkes pada 7 April - 11 April 2026 (Rikkes 1) dan 5 Juni - 6 Juni 2026 (Rikkes 2). Kemudian, Rikkes 1 dan Rikkes 2 rekrutmen Bintara Polri berlangsung pada 12 - 25 April 2026 dan 7 Juni - 10 Juni 2026.
Pelaksanaan Rikkes Tamtama diagendakan pada 26 - 30 April 2026 (Rikkes I) dan 11 - 12 Juni 2026 (Rikkes II). Mengingat pelaksanaan yang semakin dekat, pendaftar dapat mempersiapkan diri dari sekarang.
Panduan Rikkes Rekrutmen Polri 2026
Rikkes rekrutmen Polri 2026 adalah tahap penting. Agenda tersebut digelar untuk mengukur dan memastikan setiap calon anggota memiliki kondisi kesehatan fisik dan jiwa yang prima. Dengan demikian, pendaftar dapat mengikuti pendidikan dan menjalankan tugas sebagai anggota Polri.
Berikut rincian pemeriksaan rekrutmen Polri 2026 menurut Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes) Polri berdasarkan Peraturan Kapolri No. 7 Tahun 2016 dan Keputusan Kapolri No: Kep/1115/X/2016:
Sistem Penilaian Rikkes
Polri menggunakan sistem kategori yang disebut Stakes dalam tahap Rikkes. Stakes terdiri dari empat kategori yang akan menentukan penilaian akhir. Stakes 1 dikategorikan dengan kondisi sangat baik. Artinya, pelamar yang termasuk dalam kategori Stakes 1 tidak memiliki kelainan sama sekali.Pendaftar yang tergolong Stakes 2 memiliki kelainan ringan yang tidak mengganggu fungsi tubuh. Kemudian, pendaftar yang tergolong Stakes 3 memiliki kelainan sedang yang juga tidak mengganggu fungsi tubuh.
Sementara, pendaftar dengan nilai Stakes 4 dikategorikan memiliki kelainan berat dan dapat menghambat tugasnya sebagai anggota Polri.
Dalam kategori tersebut, calon dengan hasil Stakes 1, 2, dan 3 akan dinyatakan Memenuhi Syarat (MS). Sementara, calon dengan hasil Stakes 4 dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).
Syarat Rikkes Polri
Rikkes rekrutmen Polri 2026 terdiri dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan mata, pemerikqaam telinga, hidung, tenggorokan (THT), pemeriksaan gigi, mulut, dan rahang. Kemudian, pemeriksaan penunjang, dan pemeriksaan Kesehatan jiwa.Berikut rincian syarat Rikkes Polri 2026 yang dapat dicermati oleh pendaftar:
1. Pemeriksaan Fisik
- Memiliki tinggi dan berat badan ideal berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT).
- Tekanan darah 110-120 mmHg dan diastolik 70-80 mmHg. Denyut nadi istirahat normal berkisar antara 60-100x per menit.
- Memiliki tato, terutama yang tidak tertutup pakaian, dinilai Stakes 4. Tindik pada pria juga dinilai Stakes 4.
- Memiliki jerawat dengan jumlah lebih dari 10 di wajah dinilai Stakes 4.
- Memiliki Varikokel yang teraba atau terlihat saat berdiri tanpa perlu manuver valsava dinilai Stakes 4.
- Bentuk Kaki O/X dengan jarak lebih dari 5 cm akan dinilai Stakes 4.
- Kondisi pes planus (kaki rata) atau pes cavus akan dinilai Stakes 4.
- Varises berat (menonjol dan berkelok-kelok) akan dinilai Stakes 4.
- Memiliki postur ideal, tidak Skoliosis, Kifosis, atau Lordosis berat.
- Memiliki visus 6/6 pada setiap mata tanpa koreksi
- Visus awal yang lebih buruk dari 6/12 dinilai Stakes 4.
- Tidak buta warna
- Tidak Strabismus (Juling)
- Tidak Pterigium. Pterigium yang melewati tepi limbus kornea lebih dari 1 mm dinilai Stakes 4.
- Memiliki ambang dengar yang baik.
- Perforasi (lubang) pada gendang telinga dinilai Stakes 4
- Deviasi septum (tulang hidung bengkok) yang berat dinilai Stakes 4. Rinitis alergika dan polip juga menjadi perhatian.
- Tonsil yang membesar hingga derajat tiga (T3), baik tenang maupun aktif, dinilai Stakes 4.
- Kebersihan mulut yang buruk dinilai Stakes 3.
- Karies media (lubang sedang) pada lebih dari 2 gigi belakang, atau karies profunda (lubang dalam) pada lebih dari 1 gigi belakang, dinilai Stakes 4.
- Kehilangan 1 gigi depan dengan celah (diastema) =2 mm dinilai Stakes 4. Kehilangan =3 gigi belakang yang berurutan juga dinilai Stakes 4.
- Susunan gigi yang sangat mengganggu estetika (misalnya, crowding atau protusi berat) dinilai Stakes 4.
- Gigi bungsu (M3) yang impaksi dan beresiko mengganggu gigi di sebelahnya dinilai Stakes 4.
- Memiliki hasil negatif tes narkoba
- Tidak memiliki penyakit menular. Hasil positif/reaktif pada tes HBsAg (Hepatitis B), Anti HCV (Hepatitis C), Anti HIV, dan VDRL/TPHA (Sifilis) dinilai Stakes 4.
- Gula darah normal. Gula darah puasa 126 mg/dL dinilai Stakes 4.
- Tidak memiliki TBC aktif
- Jantung normal tanpa pembesaran
- Skizofrenia, Gangguan Waham Menetap, Gangguan Afektif Bipolar, dan riwayat gangguan jiwa kronis lainnya dinilai Stakes 4.
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo
Masuk tirto.id




































