tirto.id - Selama bulan Ramadhan, perubahan pola tidur dan makan sering kali memengaruhi kondisi kulit. Hal itu membuat kulit terasa lebih kering dan tampak kusam.
Untuk menjawab permasalahan tersebut, Neutrogena meluncurkan kampanye bertajuk “Neutrogena Hydro Boost Your Glow: 10 out of 10” yang menonjolkan kemampuan rangkaian produk Neutrogena dalam memberikan hidrasi hingga 10 lapisan epidermis kulit.
President Director Kenvue Indonesia, Anggia Pramono, mengatakan bahwa Neutrogena sejak lama mengembangkan produk perawatan kulit berbasis sains dan wawasan dermatologis.
“Hydro Boost adalah salah satu inovasi utama kami yang menawarkan hidrasi yang terbukti secara klinis dan sangat relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia,” kata Anggia dalam acara peluncuran di Jakarta, Kamis (5/3/2026).

Mengapa Kulit Lebih Mudah Kering Saat Ramadan
Dermatolog Dr. dr. Fitria Agustina, Sp.DVE menjelaskan, hidrasi kulit tidak hanya terjadi di permukaan, tetapi berkaitan erat dengan fungsi stratum corneum, yaitu lapisan terluar kulit.
Menurutnya, lapisan ini tersusun dari banyak sel yang berfungsi sebagai pelindung sekaligus menjaga keseimbangan air di kulit.
“Struktur berlapis pada stratum corneum berperan penting dalam mengikat dan mempertahankan air di kulit. Jika struktur ini terganggu, kemampuan kulit mempertahankan kelembapan juga akan menurun,” ujar Fitria.
Ia menjelaskan bahwa berbagai faktor dalam kehidupan sehari-hari dapat memicu kehilangan air pada kulit, seperti paparan AC terlalu lama, polusi, radiasi UV, hingga kebiasaan membersihkan wajah secara berlebihan.
Kondisi tersebut dapat meningkatkan transepidermal water loss (TEWL) atau hilangnya air dari kulit.
“Secara klinis kondisi ini ditandai dengan rasa kencang, tampilan kulit kusam, elastisitas menurun, hingga makeup yang tidak menempel optimal,” kata Fitria.

Ilustrasi Skincare Kulit Kering. foto/istockphoto
Puasa Bisa Mempercepat Kehilangan Air pada Kulit
Selama Ramadan, risiko kulit kering bisa meningkat karena beberapa faktor tambahan. Mulai dari berkurangnya asupan cairan di siang hari, perubahan jam tidur, hingga pola makan yang tinggi gula, garam, atau kafein saat sahur dan berbuka.
“Kombinasi faktor tersebut dapat meningkatkan kehilangan cairan pada lapisan kulit sekaligus memperlambat proses pemulihan alaminya,” ujar Fitria.
Karena itu, ia menekankan pentingnya penggunaan produk pelembap yang mampu membantu mempertahankan kadar air di kulit.
“Penggunaan pelembap dengan kandungan humektan seperti hyaluronic acid dapat membantu meningkatkan kapasitas retensi air pada lapisan terluar kulit,” jelasnya.
Teknologi Crystal Gel Matrix pada Hydro Boost Neutrogena diformulasikan dengan hyaluronic acid, molekul yang dikenal mampu mengikat air hingga 1.000 kali beratnya sendiri.
Produk ini juga dilengkapi teknologi Crystal Gel Matrix™, yaitu jaringan gel yang menggabungkan hyaluronic acid, amino acid, dan elektrolit untuk membantu penyerapan serta menjaga cadangan kelembapan pada kulit.
Secara klinis, rangkaian Hydro Boost diklaim dapat:
- Menghidrasi hingga 10 lapisan permukaan kulit
- Memberikan hidrasi hingga 72 jam
- Membantu memperkuat skin barrier dan mengurangi kehilangan air
Kulit Terhidrasi Bikin Makeup Lebih Flawless
Makeup artist Bubah Alfian juga menilai kulit yang terhidrasi dengan baik akan memengaruhi hasil riasan.
“Bagi saya, kulit yang sehat, terhidrasi, dan kenyal adalah kanvas terbaik untuk makeup.Foundation jadi lebih mudah dibaurkan dan hasilnya lebih flawless,” kata Bubah.
Menurutnya, produk dengan tekstur ringan dan tidak lengket juga lebih nyaman digunakan sebagai base makeup.
Butuh informasi menarik lain tentang perawatan kulit? Temukan rekomendasi produk, tips yang bermanfaat, dan info lain seputar skincare di tautan ini:
Editor: Yulaika Ramadhani
Masuk tirto.id


































