Menuju konten utama
Sidang Tahunan MPR 2023

Momen Prabowo Bicara dengan Yenny dan Salami Istri Gus Dur

Prabowo menyalimi Istri Gus Dur, Sinta Nuriyah usai menghadiri sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD 2023.

Momen Prabowo Bicara dengan Yenny dan Salami Istri Gus Dur
Menhan RI Prabowo Subianto (kiri) dan istri Presiden Ke-4 RI Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah (kanan), berbincang-bincang sembari menunggu kendaraan di pelataran Gedung Nusantara, Kompleks MPR/DPR RI, Jakarta, Rabu (16/8/2023). (ANTARA/Genta Tenri Mawangi)

tirto.id - Ada momen menarik ketika Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan istri Presiden ke-4 Republik Indonesia Abdurrahman Wahid, Sinta Nuriyah. Prabowo sempat mencium tangan Sinta saat rombongan selesai menghadiri sidang tahunan MPR dan sidang bersama DPR dan DPD 2023.

Dalam pantauan, Prabowo menemani Shinta yang didampingi anaknya, Yenny Wahid. Ketiga tokoh ini pun sempat berbincang singkat setelah rombongan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Maruf Amin meninggalkan Gedung DPR/MPR.

Prabowo yang mengenakan jas sempat mencium tangan Bu Shinta yang mengenakan batik merah sambil membungkuk. Yenny pun ikut membungkuk saat Prabowo menyalimi ibunya.

Usai bersalim, Prabowo menemani Yenny dan Sinta ke mobil. Di sela-sela momen, Prabowo dan Yenny terlihat berbincang sebentar. Sinta dan Yenny langsung meninggalkan gedung sementara Prabowo langsung menuju mobilnya tanpa berucap sepatah kata pun kepada media.

Menanggapi hal tersebut, politikus Gerindra Andre Rosiade mengakui bahwa Prabowo sempat berbicara dan salim dengan ibu Sinta. Akan tetapi dia tidak tahu isi pembahasannya.

"Saya gak tahu apa omongannya. Kan gw di depan, salim, lalu Pak Prabowo nganter ke mobil, nggak tahu apa omongannya. Kita kan jaraknya jauh," kata Andre saat ditemui di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (16/8/2023).

Andre mengatakan, Prabowo dengan keluarga Gus Dur memang dekat. Ia menuturkan Prabowo kerap bertemu keluarga Gus Dur di Ciganjur.

"Memang dekat. Pak Prabowo sangat dekat dengan almarhum Gus Dur dan juga keluarga. Bahkan kan, Mbak Yenny bilang, kalau enggak ada Pak Prabowo, gak ketemu dia sama suaminya. Kan gitu, apalagi kurang dekatnya?" kata Andre.

Andre enggan menjawab bahwa pertemuan tersebut berkaitan politik, apalagi nama Yenny santer disebut sebagai kandidat pendamping Prabowo. Ia menegaskan masalah pencapresan adalah ranah ketua umum partai.

"Kalau urusan cawapres saya enggak bisa mengomentari, karena urusan cawapres itu ranah para ketua umum," tandas Andre.

Baca juga artikel terkait SIDANG TAHUNAN MPR RI atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Politik
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Restu Diantina Putri