Menuju konten utama

Merasa Dicurangi, Jojo Tetap Fokus dan Menang di India Open 2026

Jonatan Christie berhasil mengalahkan Jia Hong Jason Teh di ronde pertama India Open 2026 meski sempat protes lawan melanggar fair play.

Merasa Dicurangi, Jojo Tetap Fokus dan Menang di India Open 2026
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Jonatan Christie meluapkan ekspresi kemenangannya atas pebulu tangkis tunggal putra China Shi Yu Qi dalam babak semifinal turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/1/2023). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie menyebut ada insiden melanggar fair play saat bertanding di India Open 2026. Jojo yang bertanding di babak 32 besar di Indira Gandhi Arena, New Delhi, India pada Rabu, 14 Januari 2026 kemarin menyebut lawannya Jia Heng Jason Teh asal Singapura melakukan tindakan curang.

Insiden curang yang dimaksud Jonatan Christie terjadi pada set pertama ronde 1 India Open 2026. Kala itu, tunggal putra rankin 4 BWF tersebut merasa ada yang salah dengan shuttlecock yang digunakan.

Setelah reli selesai, Jonatan Christie kemudian melihat kok yang digunakan seperti sengaja dirusak. Menurut Jojo, ada tanda bekas kuku pada kok yang bisa menyebabkan shuttlecock bergerak lebih cepat atau lambat dari kok normal.

“Saat dia [Jia Hong Jason Teh] service, saya buang kok terasa kencang. Feeling dan touchnya berbeda. Saya sempat berpikir apakah bolanya diganti,” tutur Jonatan Christie usai laga dikutip dari Antara.

“Saat saya pegang [setelah bola mati] kelihatan seperti ada bekas dipetik. Saya tanya ke service judge, dan dinyatakan clean. Tapi, di shuttlecocknya memang seperti ada bekas petikan kuku,” tutur Jonatan lagi.

Selama insiden shuttlecock yang dianggap rusak tersebut, Jonatan Christie sempat kehilangan 3 poin beruntun. Namun, pertandingan kembali normal setelah kok diganti, dengan Jojo mampu tampil dominan sepanjang laga.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 40 menit tersebut, Jonatan Christie menang 2 set langsung 16-21 dan 10-21. Hasil itu membuat Jojo lolos ke babak 16 besar dan akan menghadapi Yushi Tanaka dari Jepang.

Jonatan Christie sendiri mengaku agak kesal dengan insiden tersebut. Terlebih, referee tidak langsung mengizinkan saat Jojo meminta pergantian shuttlecock baru. Padahal, kok yang digunakan terasa tidak nyaman.

Saat Jojo melakukan protes, lawannya Jia Heng Jason Teh juga tidak mengakui tuduhan Jojo. Laga pun berlanjut, dan Jonatan Christie tetap menang, meski di set pertama sempat kesulitan.

Jonatan pun mengaku tidak ingin memperpanjang masalah yang terjadi di ronde 1 India Open 2026. Apalagi, dia akhirnya tetap menang sehingga bakal lebih fokus menghadapi ronde berikutnya.

“Pertandingan sudah selesai dan tidak perlu dibahas lagi,” tutur Jonatan Christie.

Kemenangan 2 set langsung di India Open 2026 membuat Jonatan Christie selalu menang atas Jia Hong Jason Teh. Dalam 3 pertemuan awal, Jojo juga selalu menang atas wakil Singapura dan hanya 1 kali kalah.

Jojo pun bakal menghadapi Yushi Tanaka di babak 16 besar India Open 2026 untuk memperebutkan tiket 8 besar. Sementara Jia Hong Jason Teh yang dinilai melakukan tindakan tidak fair oleh Jojo, gugur di ronde pertama.

Jonatan Christie yang menempati unggulan ketiga di India Open 2026 jadi harapan Indonesia meraih gelar. Selain Jojo, masih ada Putri KW (tunggal putri), dan Sabar Karyaman/Moh. Reza Pahlevi (ganda putra).

Baca juga artikel terkait INDIA OPEN atau tulisan lainnya dari Permadi Suntama

tirto.id - Badminton
Penulis: Permadi Suntama
Editor: Iswara N Raditya