Menuju konten utama

Mentan Copot 13 Pejabat Eselon Kementan Diduga Ikut Judi Online

Hasil penelusuran menunjukkan terdapat pejabat yang memiliki nilai setoran atau deposit judi daring mendekati Rp200 juta.

Mentan Copot 13 Pejabat Eselon Kementan Diduga Ikut Judi Online
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberikan pemaparan saat konferensi pers di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (26/11/2024). Mentan Andi Amran mengatakan telah menonaktifkan 11 pejabat Kementan, memasukkan 4 perusahaan pupuk dalam daftar hitam, dan memproses 23 perusahaan lainnya atas temuan pupuk palsu dengan kandungan jauh di bawah standar yang diperkirakan merugikan petani hingga Rp3,2 triliun sebagai upaya memberantas mafia pertanian. ANTARA FOTO/Muhammad Ramdan/rwa.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mencopot permanen 13 pejabat eselon Kementerian Pertanian (Kementan). Pencopotan ini dilakukan karena mereka diduga terlibat aktivitas judi online (judol) yang dinilai melanggar disiplin serta mencoreng integritas aparatur sipil negara.

Amran mengatakan keputusan tersebut diambil setelah rapat pimpinan pada Senin (31/8/2026) yang dimulai sejak pukul 06.00 WIB dan dilanjutkan dengan pembahasan hasil pemeriksaan terhadap pejabat yang bersangkutan.

"Hari ini kami rapat mulai jam 06.00 pagi tadi. Kemudian pertemuan, ada yang kami tindak pejabat eselonnya enggak usah sebut, pejabat saja. Sebanyak 13 orang kami copot karena tidak disiplin, ikut judi online. Kami copot semua 13 (pejabat eselon)," kata Mentan Amran dalam jumpa pers di Jakarta, Senin (31/8/2026) dilansir dari Antara.

Menurut Amran, pencopotan dilakukan setelah Kementerian Pertanian menerima laporan mengenai dugaan keterlibatan sejumlah pejabat dalam judi daring yang kemudian diverifikasi secara menyeluruh sebelum diputuskan.

Ia menegaskan seluruh pejabat yang terbukti terlibat langsung dicopot secara permanen dan meminta Inspektorat Jenderal bersama Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian segera menyiapkan pengganti agar pelayanan tetap berjalan.

Amran menyebut jumlah pejabat yang dicopot sebanyak 13 orang dan seluruhnya merupakan pejabat eselon yang telah melalui proses penelusuran hingga data pendukung dinyatakan lengkap.

Ia menegaskan keterlibatan ASN dalam judi daring tidak dapat ditoleransi karena bertentangan dengan nilai agama, etika pelayanan publik, serta tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Amran mengatakan sebagai ASN seharusnya memberikan teladan kepada masyarakat sehingga pejabat yang terbukti melakukan pelanggaran tidak layak dipertahankan dalam jabatannya meskipun telah diberikan kesempatan sebelumnya.

Menurut dia, sebagian pejabat tersebut sebelumnya telah menerima pembinaan dan peringatan karena pelanggaran serupa, namun kembali mengulangi perbuatannya sehingga pencopotan permanen menjadi pilihan terakhir.

Amran menegaskan kebijakan tegas itu merupakan bentuk pembinaan agar para pegawai menyadari konsekuensi pelanggaran disiplin sekaligus menjadi peringatan bagi seluruh aparatur di lingkungan Kementerian Pertanian.

Menurut Amran, langkah tegas tersebut justru menjadi bentuk kepedulian terhadap masa depan pegawai beserta keluarganya karena setiap aparatur harus diarahkan menjadi pribadi yang bertanggung jawab.

"Karena kasihan pada anaknya, kasihan pada istrinya. Masa saya lebih sayang anaknya dari pada mereka? Dan itulah bukti cinta saya pada mereka. Ini saya harus pertanggungjawabkan," ucap Amran.

Terkait dugaan tindak pidana korupsi, Amran menyatakan pencopotan kali ini tidak berkaitan dengan perkara tersebut, melainkan murni karena keterlibatan dalam aktivitas judi daring.

Ia mengungkapkan hasil penelusuran menunjukkan terdapat pejabat yang memiliki nilai setoran atau deposit judi daring mendekati Rp200 juta sehingga memperkuat dasar pemberian sanksi permanen.

Amran memastikan pencopotan 13 pejabat tidak akan mengganggu kinerja Kementerian Pertanian karena pihaknya memiliki sekitar 52 ribu pegawai dan seluruh jabatan yang kosong langsung diisi pengganti.

Baca juga artikel terkait JUDI ONLINE

tirto.id - Flash News
Sumber: Antara
Editor: Bayu Septianto