Menuju konten utama

Mengapa SPayLater Dibekukan? Penyebab & Cara Mudah Mengatasinya

Ini dia penyebab mengapa akun SPayLater dibekukan. Pelajari alasannya dengan seksama, serta cara mudah mengatasi masalah pembekuan akun SPayLater tersebut.

Mengapa SPayLater Dibekukan? Penyebab & Cara Mudah Mengatasinya
Nasabah mengakses aplikasi penunda pembayaran (paylater). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Akun SPayLater dibekukan atau dinonaktifkan sementara adalah masalah yang mungkin dialami oleh pengguna SPayLater. Jika akun SPayLater dibekukan, maka ini bisa menjadi kendala saat bertransaksi di Shopee. Masalah ini juga bisa memaksa pengguna untuk menggunakan metode pembayaran lain.

SPayLater atau Shopee Paylater sendiri merupakan metode pembayaran yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembelian dan melakukan pembayarannya nanti di kemudian hari. Metode paylater ini juga memungkinkan pengguna untuk membeli barang dengan sistem kredit atau cicilan dengan tenor tertentu.

Namun, beberapa pengguna kadang mengeluhkan akun SPayLater mereka mendadak dibekukan, sehingga tidak dapat digunakan untuk bertransaksi. Lantas, kenapa SPayLater dibekukan?

Pertumbuhan kredit paylater Indonesia

Nasabah mengakses layanan aplikasi penunda pembayaran (paylater). ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/Spt.

Kenapa SPayLater Dibekukan?

Alasan kenapa SPayLater dibekukan biasanya adalah karena ada pelanggaran yang dilakukan pengguna atau terdeteksi adanya aktivitas mencurigakan. Berikut ini penyebab akun SPayLater dibekukan, sebagaimana dirujuk dari laman Blog Shopeepay dan sumber lainnya:

Penyalahgunaan Data

Shopee akan menonaktifkan atau membekukan akun SPayLater yang dicurigai melakukan penyalahgunaan data. Salah satu contoh penyalahgunaan data adalah menggunakan data orang lain untuk melakukan verifikasi pengajuan SPayLater.

Terlambat Melunasi Tagihan atau Pembayaran

Jika pengguna sering terlambat membayar tagihan, maka Shopee dapat membekukan akun SPayLater guna melindungi penyedia layanan. Oleh karena itu, pengguna disarankan untuk selalu membayar tagihan SPayLater tepat waktu agar terhindar dari denda keterlambatan, dan risiko pembekuan akun.

Selain itu, tidak membayar tagihan paylater juga dapat menyebabkan skor kredit jelek, sehingga akan sulit mengajukan kredit di masa mendatang.

Aktivitas Mencurigakan

Aktivitas mencurigakan dapat menyebabkan akun SPayLater dibekukan. Ini dilakukan untuk melindungi pengguna dari penyalahgunaan limit SPayLater oleh orang lain yang tidak berwenang atau penipuan.

Aktivitas mencurigakan biasanya berupa pola transaksi yang tidak biasa, seperti menggunakan metode pembayaran yang berbeda-beda dengan alamat pengiriman yang sama.

Login dari Perangkat Baru atau Menggunakan Alamat IP Baru

Kadang, login dari perangkat baru dengan lokasi yang tidak biasa juga dapat menyebabkan akun SPayLater dibekukan. Ini merupakan salah satu upaya Shopee melindungi pengguna dari peretas atau pembobolan akun.

Selain itu, login dari alamat IP baru yang asing juga dapat menyebabkan akun SPayLater dibekukan dengan alasan keamanan.

Verifikasi Data

Data yang tidak lengkap atau perlu dilakukan verifikasi data, dapat menyebabkan akun SPayLater dibekukan. Ketika Shopee mendeteksi adanya data yang tidak lengkap dari pengguna, akun SPayLater akan dibekukan sementara, hingga pengguna melengkapi data dan melakukan verifikasi ulang.

Salah Memasukkan PIN Berulang-ulang

Kadang, pengguna lupa PIN SPayLater, dan salah memasukkan berulang-ulang saat melakukan transaksi. Hal ini dapat berisiko akun SPayLater dibekukan.

Pembekuan ini bermaksud melindungi pengguna, karena Shopee mendeteksi aktivitas tersebut sebagai upaya peretasan.

Gangguan Sistem

Akun SPayLater bisa mendadak dibekukan atau dinonaktifkan, meski pengguna tidak melakukan pelanggaran apapun. Hal ini bisa disebabkan gangguan sistem atau kesalahan algoritma Shopee dalam mendeteksi aktivitas tidak lazim.

Biasanya, Shopee akan mengaktifkan kembali akun SPayLater setelah gangguan teratasi.

Terlibat Transaksi Fiktif (Fake Order)

Jika sistem Shopee menemukan adanya transaksi fiktif atau fake order di akun pengguna, maka SPayLater berisiko dibekukan. Pastikan pengguna memakai limit SPayLater untuk transaksi produk dan jasa yang nyata, dan memang dibutuhkan.

Pertumbuhan pengguna paylater

Nasabah mengakses aplikasi penunda pembayaran (paylater). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/tom.

Cara Mengaktifkan SPayLater yang Dibekukan

Jika akun SPayLater dibekukan atau dinonaktifkan sementara, pengguna SPayLater tidak perlu panik. Hal yang perlu dilakukan adalah mencari penyebab mengapa akun SPayLater dibekukan, untuk kemudian melakukan langkah pemulihan agar akun SPayLater kembali aktif.

Berikut beberapa cara mengaktifkan SPayLater yang dibekukan:

Hubungi Customer Service SPayLater

Solusi pertama ketika akun Shopee Paylater mendadak dibekukan tanpa alasan atau penyebab yang jelas adalah, menghubungi tim customer service SPayLater melalui telepon atau email berikut ini: Ketika menghubungi tim customer service, berikan penjelasan yang detail mengenai kronologi masalah yang dialami. Dengan begitu, customer service akan dapat mengidentifikasi penyebab pembekuan akun SPayLater dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Selesaikan Pembayaran Tagihan

Jika akun SPayLater dibekukan karena keterlambatan pembayaran, segera selesaikan seluruh tagihan yang tertunggak beserta denda keterlambatan yang dikenakan.

Melakukan pembayaran dengan tepat waktu merupakan langkah tepat agar akun SPayLater segera pulih, dan dapat digunakan kembali untuk bertransaksi.

Pastikan untuk mengikuti petunjuk pembayaran yang telah diberikan oleh layanan SPayLater.

Lengkapi Dokumen yang Dibutuhkan dan Verifikasi Ulang

Apabila penyebab akun SPayLater dibekukan karena data atau proses verifikasi belum lengkap, segera lengkapi dokumen yang diminta oleh penyedia layanan. Pengguna harus menyiapkan semua data yang diperlukan, lalu kirimkan kepada pihak SPayLater untuk dilakukan verifikasi ulang.

Setelah data sesuai dan verifikasi ulang telah dilakukan, akun SPayLater akan pulih, dan siap digunakan kembali untuk melakukan transaksi dan pembayaran.

Demikian uraian mengenai apa saja yang menyebabkan akun SPayLater dibekukan, serta bagaimana cara mengatasinya. Semoga ulasan kali ini dapat menjadi referensi bagi pengguna yang mengalami pembekuan akun, dan sekaligus menjadi pengingat agar lebih bijak menggunakan layanan pinjaman atau kredit seperti SPayLater.

Baca juga artikel terkait SHOPEE atau tulisan lainnya dari Ditya Pandu Akhmadi

tirto.id - Byte
Kontributor: Ditya Pandu Akhmadi
Penulis: Ditya Pandu Akhmadi
Editor: Lucia Dianawuri