








tirto.id -
Pesona Toraja tak pernah habis memanjakan mata, suku yang mewarisi adat, budaya, dan agama ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri di Sulawesi Selatan.
*Desa Wisata Adat Kete Kesu*
Kete Kesu merupakan salah satu desa adat tertua di Toraja yang telah dikenal sejak lama sebagai pusat pelestarian budaya masyarakat Toraja karena masih mempertahankan rumah adat tongkonan, sistem adat, hingga tradisi pemakaman khas Toraja.
Salah satu yang menjadi daya tariknya adalah makam batu. Peti-peti diletakan di tebing atau digantung. Tradisi ini dilakukan dengan tujuan irit tanah. Selain itu, terdapat juga beberapa bangunan yang isinya adalah makam satu keluarga dan maksimal bisa menampung 20 jenazah.
*Londa*
Tak jauh berbeda dengan Kete Kesu, Londa juga merupakan kawasan pemakaman batu. Namun, area ini dikhususkan untuk rumpun To'lengke dan To'pangrapa dari suku Toraja. Tepatnya berada di Lembang Sangbua, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Susunannya juga diatur secara khusus, di Londa, jenazah para bangsawan di letakkan di puncak tebing. Terdapat pula patung-patung para mendingan bangsawan di dekat area masuk gua. Di sana juga terdapat peti-peti yang masih tersusun dan sejumlah kerangka yang petinya telah rusak.
*Patung Yesus Memberkati*
Patung ini merupakan salah satu ikon wisata religi di Tana Toraja yang berada di kawasan Buntu Burake. Patung ini dibangun di atas bukit dengan ketinggian sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut sehingga dapat terlihat dari berbagai wilayah di sekitar Toraja.
Patung Yesus Memberkati mulai dibangun pada 2013 dan diresmikan beberapa tahun kemudian sebagai simbol toleransi, wisata religi, sekaligus daya tarik pariwisata daerah. Dengan tinggi sekitar 45 meter termasuk penyangga, patung ini sempat dikenal sebagai salah satu patung Yesus tertinggi di dunia.
Lokasi wisata ini juga menawarkan pemandangan perbukitan dan permukiman khas Toraja dari ketinggian. Untuk mencapai area patung, pengunjung dapat melewati jalan menanjak dan jembatan kaca yang menjadi salah satu daya tarik tambahan di kawasan Buntu Burake.
FOTO :
Text :
Baca juga artikel terkait FOTO - TIRTO atau tulisan lainnya dari Dadan Gustian
Oleh: Dadan Gustian
Penulis: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Masuk tirto.id




























