tirto.id - Film luar negeri berjudul Marty Supreme akan tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 25 Februari 2026. Berapa nominasi Oscar yang diraih film dibintangi Timothée Chalamet ini?
Marty Supreme merupakan film produksi Amerika tahun 2025 lalu yang disutradarai oleh Josh Safdie. Naskah film olahraga komedi-drama ini ditulis oleh sang sutradara bersama Ronald Bronstein.
Tayang perdana di Festival Film New York 2025 pada 6 Oktober 2025 lalu, Marty Supreme pun rilis di Amerika Serikat pada 25 Desember 2025. Salah satu aktor yang membintangi film ini yakni Timothée Chalamet.
Penampilan Timothée Chalamet di film ini pun mendapat pujian kritis. Beberapa komentator menyebut performa sang bintang di film ini sebagai momen yang menentukan kariernya. Misal, kritikus film, Kevin Maher, dari The Times menyebut Chalamet menjiwai peran-peran klasik Robert de Niro melalui penggambaran intens mengenai ambisi dan ego.
Selain Chalamet, Marty Supreme juga dibintangi aktor dan aktris lainnya, seperti Gwyneth Paltrow, Odessa A'zion, Kevin O'Leary, Tylor Okonma, dan lainnya.
Tak hanya menonjolkan Chalamet yang menuai banyak pujian, Marty Supreme secara keseluruhan menerima pujian kritis. Aspek-aspek penyutradaraan, skenario, penyuntingan, hingga musik, turut membuat film ini disebut-sebut sebagai salah satu film terbaik tahun 2025 oleh National Board of Review dan American Film Institute.
Bahkan, film ini juga masuk dalam daftar nominasi pada Academy Award ke-98 atau Oscar. Berapa nominasi yang diraih Marty Supreme dalam penghargaan itu?
Marty Supreme Tayang Mulai Kapan di Indonesia?
Ditulis naskahnya oleh Ronald Bronstein bersama Josh Safdie, Marty Supreme terinspirasi dari kehidupan dan karier pemain tenis meja Amerika bernama Marty Reisman (1 Februari 1930—7 Desember 2012). Film ini pun mengangkat kisah seorang yang bernama Marty Mauser (diperankan Timothée Chalamet).
Marty Mauser merupakan seorang pemuda ambisius dengan mimpi besar. Hanya saja, ia terus diremehkan lingkungannya. Dia terobsesi pada gagasan tentang kejayaan dan pengakuan. Akhirnya, Marty pun mendorong dirinya melewati batas moral, kegagalan, dan konsekuensi yang semakin gelap.
Marty Supreme mengambil latar tahun 1952 di Kota New York. Saat itu, Marty bermimpi memenangkan British Open. Suatu ketika ia ke London dan tinggal di sana, lalu saat kembali ke New York, Marty ditangkap karena mencuri. Penonton melalui film Marty Supreme melihat kehidupan sosok Marty, mencakup kehidupan keluarga, karier, dan asmaranya.
Film yang sudah tayang di Amerika Serikat tahun lalu ini akan kembali tayang di bioskop Indonesia mulai Rabu, 25 Februari 2026. Penonton akan melihat karya sinema yang digadang-gadang hingga meraih banyak nominasi Oscar ini.
Anda yang ingin menyaksikan Marty Supreme di XXI dapat mengetahui jadwal tayang dan bioskop terdekat di kota Anda melalui tautan ini. Untuk CGV, jadwal tayang dan bioskop tempat nonton dapat diakses dari tautan berikut.
Marty Supreme Berapa Nominasi Oscar?
Academy Awards atau disebut Oscar tahun ini memasuki penghargaan ke-98 dan akan digelar pada 15 Maret 2026 mendatang. Tepatnya yakni di Dolby Theatre di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat.
Terdapat 24 kategori penghargaan dan nominasinya diumumkan pada 22 Januari 2026 lalu. Pemungutan suara baru dimulai pada 26 Februari 2026 hingga 5 Maret 2026.
Di ajang ini, Marty Supreme meraih sebanyak 9 nominasi dalam berbagai kategori. Di kategori Best Picture, ia bersanding dengan Bugnia, F1, Frankenstein, Hamnet, One Battle After Another,The Secret Agent, Sentimental Value, Sinners, dan Train Dreams.
Sementara itu, di kategori Best Directing, film ini berhadapan dengan Hamnet, One Battle After Another, Sentimental Value, dan Sinners. Kemudian, di kategori Best Actor in a Leading Role, melawan One Battle After Another, Blue Moon, Sinners, dan The Secret Agent.
Di kategori Best Writing (Original Screenplay), Marty Supreme melawan Blue Moon, It Was Just An Accident, Sentimental Value, dan Sinners. Sementara di Best Casting, film ini turut bersaing dengan Hamnet, One Battle After Another, The Secret Agent, dan Sinners.
Selain itu, Marty Supreme juga melawan Frankenstein, Hamnet, One Battle After Another, dan Sinners di kategori Best Production Design. Di kategori Best Cinematography, film ini bersaing dengan Frankenstein, One Battle After Another, Sinners, dan Train Dreams.
Kemudian, Marty Supreme juga berhadapan dengan Avatar: Fire and Ash, Frankenstein, Hamnet, dan Sinners di kategori Best Costume Design. Terakhir, di kategori Best Film Editing, film ini melawan F1, One Battle After Another, Sentimental Value, dan Sinners.
Jika ingin mendapatkan rekomendasi artikel terbaru dari Tirto.id seputar manga, anime, drakor, drama China, atau Kpop, klik tautan ini.
Penulis: Umu Hana Amini
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id





























