Menuju konten utama

Kronologi Guru Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Semarang

Seorang guru SMK ditemukan telah meninggal dalam kamar kosnya di Semarang. Berikut kronologinya.

Kronologi Guru Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Semarang
Ilustrasi Duka Cita. foto/isotckphoto
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Seorang guru berinisial IP (44 tahun) ditemukan dalam kondisi meninggal di kamar kosnya yang terletak di di Kelurahan Pekunden, Kecamatan Semarang Tengah, Kota Semarang, Jumat (29/5/2026) sore.

Dugaan sementara menunjukkan bahwa IP meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa tidak ada barang-barang berharga milik korban yang hilang dari dalam kamar.

Pihak kepolisian dari Polsek Semarang Tengah bersama tim Inafis Polrestabes Semarang segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengidentifikasi penyebab kematian.

"Dari hasil pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, korban sudah mulai membusuk," kata Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, dikutip Espos, Sabtu (30/5/2026).

Kronologi Penemuan Guru Tewas di Semarang

Penemuan jasad IP yang berprofesi sebagai guru bermula dari kecurigaan warga dan penghuni kos lainnya yang mencium aroma tidak sedap dari arah kamar korban. Di sisi lain, korban tidak tampak keluar dari kamarnya cukup lama.

Selain itu, kecurigaan muncul akibat kondisi kamar dalam keadaan terkunci dari dalam. Ketika diketuk, tidak ada respons dari IP.

Keadaan kamar IP juga gelap. Seorang penghuni kos lantas memeriksa kamar memakai senter melalui celah yang bisa dijangkau. Di saat itulah korban ditemukan tampak terbujur di atas kasurnya. Alhasil pintu kamar IP akhirnya dibuka secara paksa.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito, menyampaikan berdasarkan pemeriksaan awal, dipastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan pada tubuh korban.

“Korban meninggal dunia diperkirakan sejak satu atau dua hari sebelum ditemukan. Sehingga sudah mulai terjadi pembusukan,” kata Sugito

Usai dilakukan oleh tempat kejadian perkara oleh Polsek Semarang Tengah bersama tim Inafis Polrestabes Semarang, jenazah IP kemudian dievakuasi ke RSUP Dr. Kariadi Semarang. Jenazah dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kasus ini kini ditangani oleh pihak berwajib guna memastikan tidak ada unsur pidana dalam peristiwa tersebut.

“Terkait riwayat penyakit korban masih dalam penyelidikan Tim Inafis dan dokter RSUP Dr. Kariadi,” ujar Sugito.

Baca juga artikel terkait GURU SMK atau tulisan lainnya dari Irfan Amin

tirto.id - Flash News
Reporter: Irfan Amin
Penulis: Irfan Amin
Editor: Ilham Choirul Anwar