tirto.id - Bupati Sukoharjo Etik Suryani ditangkap KPK dalam operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (9/7/2026). Seturut kronologinya, Etik ditangkap di rumah dinas bupati. Namun, atas kasus apa ia ditangkap?
Penangkapan Etik Suryani itu sebelumnya telah dikonfirmasi Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. Ia membenarkan peristiwa penangkapan, walaupun tidak memberikan keterangan lebih.
“Benar,” kata Fitroh pada Jumat (10/7), dinukil dari Antara.
Juru bicara KPK Budi Prasetyo memberikan keterangan terkait penangkapan Etik. Menurutnya, Etik merupakan salah satu pihak yang ditangkap KPK melalui OTT pada Kamis. Selain Etik, Budi menyebut ada empat orang lain yang turut dicokok karena dugaan kasus korupsi.
Budi juga menyebut Etik dijadwalkan menjalani pemeriksaan di Jakarta pada Jumat. Sebelumnya, Etik dilaporkan telah diperiksa terlebih dahulu di Mapolresta Solo sebelum dibawa ke Jakarta.
Kronologi Bupati Sukoharjo Ditangkap KPK dan Bocoran Kasusnya
Berdasarkan kronologinya, Etik ditangkap KPK pada Kamis (9/7) sore di wilayah Solo Raya. Tepatnya, Etik dicokok KPK di rumah dinas bupati.
Etik kemudian dibawa tim KPK ke Mapolresta Solo pada Kamis petang. Di sana, Etik diperiksa selama sekitar 8 jam hingga Jumat dini hari di lantai dua salah satu gedung di Mapolresta Solo.
Tim KPK dilaporkan turut serta membawa enam koper berwarna hijau ke Mapolresta Solo pada pukul 04.25 WIB. Sekira pukul 05.45 WIB, Etik kemudian dibawa ke Bandara Adi Soemarmo untuk diterbangkan ke Jakarta dan menjalani pemeriksaan di Gedung KPK.
Etik sempat berjumpa dengan rombongan jurnalis di Mapolresta Solo pada pagi hari. Ia tampak memakai baju putih dengan bawahan vest hitam. Etik memilih menutup wajahnya memakai masker.
Etik memilih bungkam saat ditanya awak media. Hingga kini, istri eks Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya, itu belum memberikan keterangan publik.
Bupati Sukoharjo itu kemudian tiba di Jakarta pada Jumat pagi sekitar pukul 9.36 WIB. Ia dijadwalkan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Gedung Merah Putih KPK di Jakarta Selatan.
Detail dugaan kasus korupsi yang membuat Etik ditangkap hingga kini belum secara resmi diungkap KPK. Namun, juru bicara KPK Budi Prasetyo telah memberikan bocoran terkait kasus tersebut.
Menurut Budi, Etik diduga terlibat dalam kasus pemerasan. Etik diduga telah memeras sejumlah perangkat daerah di lingkungan Kabupaten Sukoharjo.
“Perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo,” tutur Budi dalam keterangan tertulis pada Jumat.
Meski begitu, KPK belum merilis informasi terkait para pihak yang terlibat selain Etik. Budi hanya menyebut ada empat orang lain yang turut ditangkap dan tengah diperiksa petugas KPK.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id































