Menuju konten utama

Kondisi Gunung Merapi Terkini, 12 November: 9 Kali Gempa Vulkanik

Selain terjadi sembilan kali vulkanik dangkal tercatat pula sepuluh kali hembusan serta satu kali guguran.

Kondisi Gunung Merapi Terkini, 12 November: 9 Kali Gempa Vulkanik
Aktivitas puncak Gunung Merapi mengeluarkan asap putih terlihat di Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (11/11/2020). ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho/hp.

tirto.id - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat terjadi sembilan kali gempa vulkanik dangkal di Gunung Merapi antara pukul 00.000 hingga 06.00, Kamis (12/11/2020.

Selain terjadi sembilan kali vulkanik dangkal tercatat pula sepuluh kali hembusan serta satu kali guguran.

Sebelumnya, pada Selasa, (11/11/2020) antara pukul 12:00 hingga 18:00 WIB, juga terdengar suara guguran sebanyak enam kali (lemah sedang) dari Gunung Merapi.

Berikut perkembangan aktivitas Gunung Merapi terkini menurut pemantauan BPPTKG.

Periode pengamatan

Kamis, (12/11/2020) pukul 00:00-06:00 WIB

Meteorologi

Cuaca berawan dan mendung. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat daya dan barat. Suhu udara 14.5-23.7 °C, kelembaban udara 56-76 %, dan tekanan udara 627.7-708.6 mmHg.

Visual

● Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Kegempaan

■ Guguran

(Jumlah : 1, Amplitudo : 13 mm, Durasi : 17.6 detik)

■ Hembusan

(Jumlah : 10, Amplitudo : 3-11 mm, Durasi : 14-40.7 detik)

■ Hybrid/Fase Banyak

(Jumlah : 60, Amplitudo : 3-33 mm, S-P : 0.2-0.5 detik, Durasi : 5.7-11.9 detik)

■ Vulkanik Dangkal

(Jumlah : 9, Amplitudo : 40-80 mm, Durasi : 11.1-37.9 detik)

Tingkat aktivitas

Gunung Merapi Level III (Siaga)

Rekomendasi

1.) Prakiraan daerah bahaya meliputi:

A. Provinsi DIY

a. Kabupaten Sleman. Kecamatan Cangkringan: Desa Glagaharjo (Dusun Kalitengah Lor); Desa Kepuharjo (Dusun Kaliadem); Desa Umbulharjo (Dusun Palemsari).

B. Provinsi Jawa Tengah

a. Kabupaten Magelang. Kecamatan Dukun: Desa Ngargomulyo (Dusun Batur Ngisor, Gemer, Ngandong, Karanganyar); Desa Krinjing (Dusun Trayem, Pugeran, Trono); Desa Paten (Babadan 1, Babadan 2)

b. Kabupaten Boyolali. Kecamatan Selo: Desa Tlogolele (Dusun Stabelan, Takeran, Belang); Desa Klakah (Dusun Sumber, Bakalan, Bangunsari, Klakah Nduwur); Desa Jrakah (Dusun Jarak, Sepi)

c. Kabupaten Klaten. Kecamatan Kemalang: Desa Tegal Mulyo (Dusun Pajekan, Canguk, Sumur); Desa Sidorejo (Dusun Petung, Kembangan, Deles); Desa Balerante (Dusun Sambungrejo, Ngipiksari, Gondang)

2.) Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

3.) Pelaku wisata agar tidak melakukan kegiatan wisata di KRB III Gunung Merapi termasuk kegiatan pendakian ke puncak Gunung Merapi.

4.) Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar mempersiapkan segala sesuatu yang terkait dengan upaya mitigasi bencana akibat letusan Gunung Merapi yang bisa terjadi setiap saat.

5.) Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan, maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

Baca juga artikel terkait GUNUNG MERAPI atau tulisan lainnya dari Nur Hidayah Perwitasari

tirto.id - Sosial budaya
Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH