Menuju konten utama

KKP Pastikan Pasokan dan Harga Ikan Stabil selama Ramadhan

Pasokan ikan cenderung stabil lantaran kesediaan stok sektor hulu di perikanan tangkap mencapai 7,3 juta ton produksi pada Januari-Maret 2026.

KKP Pastikan Pasokan dan Harga Ikan Stabil selama Ramadhan
Pedagang menata ikan bandeng yang dijualnya pada Festival Bandeng Rawa Belong 2026 di Jakarta, Sabtu (14/2/2026). ANTARA FOTO/Fauzan/aww.


tirto.id - Direktur Kepelabuhanan Perikanan Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Ady Candra menyatakan pasokan serta harga ikan selama bulan Ramadhan hingga Lebaran 2026 dipastikan akan stabil.

"Dapat disimpulkan bahwa pasokan ikan selama Ramadhan dan Hari Raya nantinya di Idul Fitri 1447 Hijriah tersedia dalam kondisi aman, dan harga ikan relatif stabil sesuai dengan permintaan pasar," ucapnya saat konferensi pers di kantor KKP, Jakarta Pusat, Kamis (19/2/2026).

Ia menyatakan, terkait pasokan ikan, jumlahnya cenderung stabil lantaran kesediaan stok sektor hulu di perikanan tangkap mencapai 7,3 juta ton produksi pada Januari-Maret 2026. Jumlah itu memang menurun daripada periode sebelumnya, karena faktor cuaca.

Menurut Ady, nelayan kesulitan menangkap ikan lantaran angin kencang serta gelombang tinggi. Akan tetapi, pola ini disebut selalu terjadi setiap awal tahun.

"Jadi, diproyeksikan nanti di awal Maret juga akan mulai meningkat. Biasanya menjelang Idul Fitri juga akan banyak kapal-kapal yang nanti akan kembali, terutama di Pantura, sehingga ini juga akan mendorong peningkatan produksi dari sektor perikanan tangkap," tuturnya.

Ia menyatakan, sejumlah jenis ikan mengalami kenaikan maupun penurunan harga di sejumlah kawasan. Misalnya, harga ikan cakalang yang naik di Sulawesi, harga cumi yang naik di Jakarta dan Jawa Tengah; serta harga ikan kakap yang naik di Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta.

Lalu, harga ikan tongkol yang naik di Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Utara; dan harga ikan tuna yang naik di Sulawesi Utara. Meski demikian, Ady meyakini harga sejumlah jenis ikan itu akan kembali stabil usai memasuki Maret 2026.

"Ini juga pola yang terjadi setiap tahunnya, akan terjadi peningkatan jumlah produksi seiring dengan kembalinya kapal-kapal penangkapan ikan yang menangkap di banyak tempat di wilayah Indonesia, terutama yang ada di Pantura, kembali ke pelabuhan pangkalannya untuk merayakan Idul Fitri, tentunya juga menunjang peningkatan produksi," urai Ady.

Sementara itu, Dirjen Perikanan Budi Daya TB Haeru Rahayu memastikan stok ikan hasil budi daya di tiga provinsi Sumatra yang terkena musibah tergolong aman.

"Di Sumatra, walaupun tempo lalu sempat kena musibah di Sumatra Utara, di Aceh, di Sumatra Barat, tapi secara umum saya lihat [stok ikan hasil budi daya] masih cukup optimis," ucapnya di lokasi yang sama.

Baca juga artikel terkait STABILITAS HARGA IKAN atau tulisan lainnya dari Muhammad Naufal

tirto.id - Insider
Reporter: Muhammad Naufal
Penulis: Muhammad Naufal
Editor: Farida Susanty