Menuju konten utama

Kementerian PUPR Targetkan Perbaikan JIS Rampung dalam 3 Bulan

Kementerian PUPR menargetkan perbaikan Jakarta International Stadion (JIS) selesai dalam tiga bulan untuk mendukung perhelatan Piala Dunia U-17.

Kementerian PUPR Targetkan Perbaikan JIS Rampung dalam 3 Bulan
Pemulung mencari limbah botol dan gelas plastik di Danau Cincin dengan berlatar belakang Jakarta International Stadium (JIS) di Papanggo, Tanjung Priok, Jakarta, Senin (23/1/2023). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/tom.

tirto.id - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan perbaikan Jakarta International Stadion (JIS) dapat selesai dalam tiga bulan dalam rangka untuk mendukung perhelatan Piala Dunia U-17. Perbaikan akan dilakukan pada stadion hingga jembatan penyeberangan.

"Untuk perencanaan renovasi sudah kita mulai pada hari ini, waktu tiga bulan merupakan waktu tidak lama. Kita mulai perencanaannya dari sekarang untuk rencana kerjanya, kemudian kita harapkan renovasi JIS dapat selesai dalam tiga bulan dan pada saatnya nanti JIS dinilai oleh FIFA apakah layak atau tidak untuk perhelatan Piala Dunia U-17," ujar Juru Bicara Kementerian PUPR Endra S Atmawidjadja dikutip Antara, di Jakarta, Selasa (5/7/2023).

Komite Keselamatan Bangunan Gedung (KKBG) nantinya akan melakukan pengecekan secara langsung usai JIS selesai direnovasi. Pada intinya memang pada saat ini JIS perlu dilakukan perbaikan-perbaikan di beberapa aspek, terutama rumput, akses, parkir dan termasuk beberapa hal di luar stadion seperti stasiun atau terminal sementara untuk kereta api, ramp tol, dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) dari Ancol.

"Kita punya benchmark stadion berstandar FIFA di Gelora Bung Karno (GBK) dan saya kira kita juga melihat masukan dari pakar yang memang selama ini membantu kita dalam menyiapkan standar-standar stadion untuk perhelatan internasional, seperti Piala Dunia U-20," kata Endra.

Kendati demikian, Endra mengatakan bahwa semua keputusan terkait penentuan JIS atau stadion-stadion mana saja yang akan menjadi lokasi pertandingan dan latihan untuk Piala Dunia U-17 pada akhirnya ditentukan oleh FIFA.

"Kita akan memenuhi standar dari FIFA yang seperti kemarin kita lakukan untuk Piala Dunia U-20. Kita hanya menawarkan stadion-stadion dan nantinya stadion yang mana dipilih oleh FIFA, hanya FIFA yang menentukan. Kita akan upayakan JIS dalam tiga bulan ini untuk sama standarnya dengan stadion-stadion yang akan kita usulkan kepada FIFA," ujarnya.

Sebelumnya, ​Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memperkirakan​​​​​​ perbaikan rumput satu lapangan utama JIS menghabiskan biaya sekitar Rp6 miliar. Biaya tersebut akan dianggarkan Kementerian PUPR berbarengan dengan biaya pembangunan akses jembatan penyeberangan orang (JPO) dari Ancol.

Sementara pembangunan akses (ramp off) tol Harbour Road (HBR) dikerjakan oleh Jasa Marga dengan dukungan pembangunan gerbang (gate) dari Kementerian PUPR. Pemprov DKI, kata Basuki, membiayai pembangunan jembatan penyeberangan orang (JPO) dari stasiun kereta api rel listrik (KRL) dekat JIS dan pembangunan pintu timur JIS.

Sedangkan pembangunan stasiun sendiri dikerjakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Kereta Api Indonesia (Persero). TransJakarta juga akan membantu mengkondisikan area antar jemput (shuttle) di dekatnya.

Baca juga artikel terkait STADION JIS

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Anggun P Situmorang