Jokowi Resmikan Sistem PAM & Gereja Katedral di Kupang Hari Ini

Reporter: Andrian Pratama Taher, tirto.id - 6 Des 2023 13:26 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Presiden Jokowi meresmikan sistem Penyediaan Air Minum (PAM) Kalidendeng dan renovasi Gereja Katedral Keuskupan Agung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan sistem Penyediaan Air Minum (PAM) Kalidendeng, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (6/12/2023). Jokowi menilai pembangunan SPAM tersebut bisa untuk 15 ribu sambungan rumah tangga.

"Ini akan bisa dipakai untuk 15.000 sambungan rumah tangga tapi baru terpakai kurang lebih 3000 sambungan rumah tangga, artinya masih ada sisa yang sangat besar sekali," kata Jokowi saat memberikan sambutannya.

Jokowi mengaku, pemerintah pusat lewat Kementerian PU ikut membantu penyelesaian SPAM di Kota Kupang ini. Ia mengaku, SPAM ini telah menghabiskan anggaran hingga Rp173 miliar.

"ini dibangun sejak 2020 menghabiskan anggaran 173 miliar, ini angka besar tidak ada tepuk tangan. 173 miliar rupiah sehingga memberikan kepastian urusan air utamanya air minum di Kota Kupang dan sekitarnya," kata Jokowi.

Mantan Walikota Solo ini juga menilai bahwa keberadaan SPAM juga berkaitan dengan pertanian. Ia pun menyinggung bahwa ada 7 waduk yang segera diresmikan dan akan berdampak bagi pertanian NTT.

"Ada 7 waduk sudah selesai dibangun dan akan segera selesai pada tahun 2024 nanti. ini juga akan memberikan efek yang luar biasa produksi produktivitas sawah di NTT," kata Jokowi.

Dalam kunjungannya ke NTT, Jokowi juga meresmikan renovasi Gereja Katedral Keuskupan Agung Kupang di Kota Kupang. Jokowi mengatakan gereja katedral tersebut belum pernah direnovasi akibat badai Seroja. Ia mengaku kagum gereja tersebut direnovasi dan direhabilitasi.

"Renovasi gereja katedral ini dilakukan secara menyeluruh, dengan membangun gereja baru yang lebih luas dari bangunan yang sebelumnya dan dilengkapi dengan pembangunan sekretariat paroki menara lonceng, ruang panel, dan genset," kata Jokowi.

Jokowi menilai katedral saat ini sudah dengan wajah baru. Gereja tersebut menjadi megah, indah dan tertata rapi. "Gereja bersejarah yang menjadi bagian dari keberadaan gereja katolik Di kota Kupang," kata Jokowi.

Jokowi berpesan, katedral yang mampu memuat 1.500 jemaat ini sebaiknya tidak hanya digunakan untuk tempat ibadah, tetapi juga untuk kegiatan sosial lain.

"Saya sedikit berpesan agar rumah ibadah yang berkapasitas 1.500 jemaat ini tidak hanya digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakatan yang lainnya. Menyediakan ruang-ruang untuk membangun dialog, mempererat persaudaraan, mempererat kerukunan untuk memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa," kata Jokowi.




Baca juga artikel terkait KUNJUNGAN JOKOWI KE NTT atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Anggun P Situmorang

DarkLight