Menuju konten utama

Ithlaq Hari Santri 2025 di PP Tebuireng Hari Ini 22 September

Ithlaq atau kick-off peringatan Hari Santri 2025 berlangsung hari ini, Senin, 22 September 2025 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Ithlaq Hari Santri 2025 di PP Tebuireng Hari Ini 22 September
Sejumlah santri mengikuti upacara memperingati Hari Santri Nasional di Lapangan Maulana Yudha Negara, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten, Selasa (22/10/2024). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/aww.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Ithlaq atau kick-off peringatan Hari Santri 2025 berlangsung hari ini, Senin, 22 September 2025 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Melansir unggahan resmi @kemenag_jombang, Ithlaq Hari Santri 2025 dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat negara. Hari Santri diperingati saban 22 Oktober.

Pemilihan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri tak lepas dari catatan sejarah nasional pada 22 Oktober 1945. Pada tanggal tersebut, Resolusi Jihad dikeluarkan oleh KH Hasyim Asyari.

Resolusi ini memicu semangat perlawanan terhadap kedatangan Sekutu (kolonialisme) yang ingin kembali menjajah Indonesia. Melalui hari santri, memberi pengakuan kepada kaum Muslim khususnya pesantren berperan penting dalam perjuangan kemerdekaan.

Ithlaq Hari Santri 2025 di Pondok Pesantren Tebuireng

Peringatan Hari Santri diresmikan oleh Presiden Joko Widodo sejak tahun 2015 melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015 yang ditandatangani pada 15 Oktober 2015 di Masjid Istiqlal Jakarta.

Pada Hari Santri 2025, Ithlaq atau rangkaian perdana berlangsung pada Senin, 22 September 2025, di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

“Rangkaian perdana Hari Santri 2025 akan kita mulai dengan Ithlaq atau Kick Off di Pesantren Tebuireng, Jombang, pada 22 September 2025,” ujar Amin Suyitno, Direktur Jenderal Pendidikan Islam, mengutip laman Kemenag, Jumat (19/9/2025).

Acara dihadiri Menteri Agama Nasaruddin Umar dan Wakil Menteri Agama Muhammad Syafi'i. Lalu Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PBNU Yahya Cholol Staquf dan Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir. Lainnya adalah Basnang Said, Amien Suyitno, serta Abdul Hakim Mahfudz.

Acara ini dimulai dengan halaqah (seminar) di Ma’had Aly Hasyim Asyari di Jombang. Kemudian, akan berlangsung juga Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Kita akan melakukan program yang digagas Presiden Prabowo, yaitu Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah pesantren di Jombang. Ini bukti bahwa pesantren siap memberi kontribusi nyata bagi bangsa,” lanjut Suyitno, mengutip laman Kemenag, Jumat (19/9/2025).

Seperti mengutip laman resmi Kemenag, Hari Santri 2025 mengusung tema “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia”. Melalui Hari Santri 2025, pesantren diharapkan dapat terus eksis, mengisi ruang publik, dan mempererat jejaring antar-pesantren, baik di tingkat nasional maupun global.

Peringatan Hari Santri 2025, juga menjadi wadah kontribusi santri dalam isu-isu kontemporer. Salah satunya dengan Gerakan Ekoteologi “Satu Santri Satu Pohon”. Melalui gerakan tersebut, jutaan santri akan menanam pohon serentak di 34 provinsi.

Kemudian, Hari Santri 2025 dikemas dalamAstahasa, delapan agenda utama yang merangkum nilai perjuangan santri bagi bangsa.

Delapan agenda tersebut terdiri dari Ithlaq Hari Santri, Halaqah Astalokha, MQK Internasional, Gerakan Ekoteologi “Satu Santri Satu Pohon, Expo Kemandirian Pesantren, Pesantren Award 2025, Doa Santri untuk Negeri, dan Malam Bakti Santri untuk Negeri Bersama Presiden RI.

Baca juga artikel terkait HARI SANTRI NASIONAL atau tulisan lainnya dari Sarah Rahma Agustin

tirto.id - Edusains
Kontributor: Sarah Rahma Agustin
Penulis: Sarah Rahma Agustin
Editor: Beni Jo