Menuju konten utama

InJourney Lakukan Persiapan untuk Menyambut Libur Lebaran 2024

InJourney bersama anak usahanya melakukan berbagai persiapan selama musim libur Lebaran 2024.

InJourney Lakukan Persiapan untuk Menyambut Libur Lebaran 2024
Seorang anak bersantai pada logo TMII di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (1/1/2024). Pengelola TMII mencatat jumlah pengunjung mencapai sekitar 10.000 orang pada libur Tahun Baru 2024. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/Spt.

tirto.id - PT Aviasi Pariwisata Indonesia (InJourney) bersama anak usahanya melakukan berbagai persiapan selama musim libur Lebaran 2024 untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pemudik hingga lonjakan wisatawan ke destinasi pariwisata. Mereka menjanjikan pelayanan prima bagi masyarakat dengan sejumlah promo.

“Seluruh anggota InJourney Group mulai dari airport, aviation services, retail, hospitality, hingga pengelolaan destinasi pariwisata telah mempersiapkan dengan sebaik-baiknya berbagai fasilitas dan layanan untuk masyarakat. Persiapan ini penting untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan jumlah pemudik terutama yang menggunakan transportasi udara dan juga pengunjung di sejumlah destinasi pariwisata di InJourney Group,” kata Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney, Maya Watono, di Jakarta, Rabu (27/3/2024).

Maya mengutip data lonjakan pemudik 2024 berdasarkan data Kementerian Perhubungan bahwa angka pemudik akan naik dari 123,8 juta di 2023 menjadi sekitar 193,6 juta di 2024. Dia menuturkan, angka tersebut menunjukkan kenaikan hingga 55 persen.

Mereka juga mengacu data perkiraan puncak arus mudik diprediksi berlangsung pada 8 April 2024 dengan perkiraan 26,6 juta masyarakat melakukan perjalanan mudik sementara arus balik diperkirakan pada 14 April 2024 dengan 41 juta pergerakan masyarakat kembali dari kampung halaman.

Di internal mereka sendiri, InJourney Airport memperkirakan puncak arus mudik pada 5 April dan puncak arus balik pada 14 April 2024. Pada Lebaran 2024, sebanyak 7,9 juta penumpang diperkirakan berangkat melalui 58 ribu penerbangan di 35 bandara InJourney Airports. Jumlah penumpang diprediksi meningkat 10%, sementara jumlah penerbangan naik 7%.

Dari data tersebut, InJourney Airport sudah melakukan sejumlah antisipasi menghadapi mudik. Mereka membangun posko selama 16 hari sejak 3-18 april 2024.

Tidak hanya itu, mereka juga menyiapkan 2.309 extra flights dari 12 pesawat terbang di 14 bandara untuk menghadapi pemudik. Beberapa bandara pun berpotensi beroperasi 24 jam seperti Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Denpasar, Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Ujung Pandang, Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, Bandar Udara Internasional Kualanamu Deli Serdang, Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta, Bandar Udara Sam Ratulangi Manado.

Di luar sektor aviasi, sejumlah anak usaha InJourney juga juga ikut bersiap menghadapi arus mudik dan arus balik. InJourney Aviaton Services, anak usaha InJourney bidang aviasi, kargo dan logistik, melakukan perbaikan pelayanan di bidang beautifikasi bandara serta dekorasi bandara dengan tema lebaran. Mereka juga mengupayakan percepatan pengiriman bagasi pesawat dipercepat demi pelayanan maksimal bagi penumpang.

PT Sarinah, sebagai anak usaha InJourney di bidang retail, juga akan memberikan kenyamanan bagi pengunjung selama ramadhan dan juga Lebaran 2024. Mereka memperkirakan Sarinah akan mengalami puncak penjualan tertinggi pada 26 Maret hingga 5 April 2024. Sarinah menargetkan jumlah pengunjung naik 20% dari tahun sebelumnya selama masa ramadhan dan Lebaran 2024.

Selain itu, PT Sarinah juga akan menyelenggarakan midnight sale setelah transformasi beberapa waktu lalu. Pada midnight sale, diberikan program diskon 50% dan program beli satu gratis satu untuk brand tertentu. Pengunjung juga berkesempatan untuk mendapatkan curated gift dengan pembelanjaan minimum Rp500 ribu dan juga voucher.

Promo Liburan dan Peningkatan Pelayanan Hotel

Dari sisi destinasi, beberapa layanan wisata InJourney juga akan memberikan promo bagi para pemudik. InJourney Destination Management atau PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (TWC) yang mengelola sejumlah tempat rekreasi pariwisata memperkirakan peak season akan terjadi pada 11-15 April, yang merupakan puncak libur Lebaran 2024. InJourney Destination Management juga bersiap untuk menghadapi kenaikan pengunjung hingga 37% atau menjadi sekitar 244 ribu dibandingkan tahun 2023.

Untuk kesiapan libur Lebaran 2024, InJourney Destination Management akan menambah petugas operasional dan layanan pengunjung, menambah petugas keamanan dan kolaborasi dengan TNI dan Polri, termasuk kolaborasi dengan rumah sakit dan fasilitas kesehatan sekitar. Persiapan lain adalah menambah tim bantuan, menyediakan kendaraan listrik, mobil golf, dan sepeda listrik untuk menambah mobilitas.

Mereka juga menggelar sejumlah acara yang menarik seperti Lebaran di Candi dengan tema Kelana Cerita Tanah Jawa, di Candi Prambanan pada 11-15 April 2024. Mereka juga menggelar special show Ramayana Ballet, Roro Jonggrang dan Shinta Obong yang bisa disaksikan setiap hari selama libur Lebaran sejak tanggal 11-20 April 2024.

DELEGASI 3RD SHERPA MEETING G20 KUNJUNGI CANDI BOROBUDUR

Delegasi 3rd Sherpa Meeting G20 Indonesia mengunjungi Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (29/9/2022). Kunjungan wisata peserta 3rd Sherpa Meeting G20 tersebut untuk memperkenalkan destinasi wisata di Indonesia. ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/Pool/wsj.

Di Borobudur, pengunjung berkesempatan berkunjung monumen Candi Borobudur dengan reservasi online. Menggunakan sandal khusus, dan dibatasi 8 sesi per hari, dengan 150 pengunjung tiap sesinya. Pamong Carita akan memandu selama sesi naik monumen Candi Borobudur. Tiket bisa dibeli di ticket.borobudurpark.com.

Demikian pula Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang bersiap mempersembahkan berbagai atraksi budaya, hiburan musik, parade harmoni, hingga Renjana LED Drama Musikal Show. TMII juga menyediakan Taman Piknik untuk berkumpul bersama keluarga. Berbagai makanan dan minuman, merchandise, serta food truck yang menyediakan makanan dari berbagai daerah nusantara akan dihadirkan di TMII.

Sementara InJourney Tourism Development Corporations atau ITDC memperkirakan peak season pada 11-14 April 2024. ITDC tak ketinggalan mempersiapkan berbagai destinasi pariwisata. Berbagai program diselenggarakan seperti promo dan juga ramadhan festive di the nusa dua & the Mandalika. ITDC, The Mandalika diperkirakan akan menarik 60 ribu pengunjung selama 12 hari libur Lebaran 2024.

Sementara itu, bagi mereka yang ingin menginap saat mudik, InJourney Hospitality atau PT Hotel Indonesia Natour (HIN) yang diprediksi mengalami peak season pada 10-11 April 2024. Tingkat okupansi InJourney Hospitality diperkirakan mencapai 61,2 persen atau meningkat 8 persen dibandingkan tahun 2023. Untuk menyambut musim libur Lebaran 2024, HIN menyelenggarakan berbagai program seperti paket menginap Hari Raya, Halal Bi Halal buffet, hantaran lebaran, seamless lebaran promotion, online travel agent campaign THR Pol-polan Phase II, online travel agent package & campaign.

“InJourney Group terus berkoordinasi dan berkolaborasi, termasuk dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa maksimal dan libur Lebaran 2024 bisa berjalan dengan lancar. Kami berharap masyarakat bisa berkumpul dan berbahagia bersama keluarga dan menikmati rekreasi selama Lebaran 2024,” tambah Maya Watono.

Baca juga artikel terkait LEBARAN 2024 atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Flash news
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Intan Umbari Prihatin