Menuju konten utama

Info Nobar Pesta Babi, Lokasi, Jadwal, dan Sinopsisnya

Film dokumenter "Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita" viral di media sosial. Simak sinopsis dan cara nonton lewat nobar resmi di kotamu.

Info Nobar Pesta Babi, Lokasi, Jadwal, dan Sinopsisnya
Film Pesta Babi. Youtube/Indonesia Baru
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tengah diputar di berbagai kota di Indonesia maupun luar negeri. Salah satu acara nonton bareng (nobar) film ini di Ternate sempat dibubarkan aparat TNI. Film Pesta Babi bercerita tentang apa dan bagaimana cara nonton filmnya?

Film Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita dibuat oleh Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale. Film ini pertama kali diputar dalam gala premiere di Taman Ismail Marzuki pada 12 April 2026. Setelah itu, film diputar di Wolf Kino pada 14 April 2026 dan dilanjutkan di Columbia University pada 25 April 2026.

Diproduksi bersama WatchDoc, Greenpeace Indonesia, Jubi.id, Yayasan Bentala Pusaka, dan Ekspedisi Indonesia Baru, film ini hadir sebagai dokumentasi kritis mengenai situasi Papua saat ini.

Sinopsis Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita merupakan karya investigatif yang menggambarkan pergulatan masyarakat adat Papua dalam menghadapi gelombang pembangunan besar-besaran yang berlangsung atas nama proyek strategis nasional (PSN), ketahanan pangan, dan transisi energi.

Film ini membawa penonton menyusuri wilayah Merauke, Boven Digoel, dan Mappi untuk melihat langsung perubahan bentang alam Papua yang perlahan berubah dari hutan adat menjadi kawasan industri, perkebunan tebu, sawit, dan proyek pangan skala besar.

Selama sekitar 95 menit, penonton ditunjukkan bagaimana masyarakat adat seperti suku Marind, Awyu, Yei, dan Muyu hidup di tengah tekanan pembangunan yang dianggap mengancam tanah leluhur, sumber pangan, serta identitas budaya mereka.

Melalui pengambilan gambar yang menampilkan hutan Papua, ritual adat, kehidupan kampung, hingga aktivitas perusahaan dan aparat keamanan, “Pesta Babi” menyoroti benturan antara agenda pembangunan negara dengan hak hidup masyarakat adat.

Film ini memperlihatkan bagaimana pembukaan lahan dalam skala besar memengaruhi kehidupan warga yang selama turun-temurun bergantung pada hutan untuk berburu, mencari obat-obatan tradisional, dan menjaga hubungan spiritual dengan alam.

Penonton diajak melihat keresahan warga yang mulai kehilangan akses terhadap tanah adat mereka, menyaksikan hewan buruan semakin menjauh, sumber air berubah, serta hutan yang selama ini menjadi penopang kehidupan perlahan rusak akibat ekspansi industri.

Judul “Pesta Babi” sendiri diambil dari tradisi budaya masyarakat Papua, di mana babi memiliki makna penting dalam kehidupan sosial, perdamaian, dan ritual adat.

Cara Nonton Film Pesta Babi

Film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita saat ini belum tayang di bioskop umum atau platform streaming resmi.

Penonton hanya bisa menyaksikannya melalui program nobar resmi yang diadakan komunitas, kampus, organisasi, atau kelompok masyarakat bekerja sama dengan Ekspedisi Indonesia Baru dan jaringan kolaborator film seperti WatchDoc, Greenpeace Indonesia, dan Jubi.id.

Berikut cara menonton film “Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita”:

1. Cari Jadwal Nobar Resmi

Pantau informasi pemutaran melalui:

  • Instagram WatchDoc: @watchdoc_insta
  • Instagram Greenpeace Indonesia: @greenpeaceid
  • Instagram Jubi.id: @newsjubi

2. Membuat Nobar Sendiri

Jika ingin mengadakan pemutaran mandiri, berikut langkah-langkahnya:

  • Daftarkan kegiatan melalui formulir resmi “Musim Nobar”: https://bit.ly/musimnobar_pestababi
  • Penyelenggara minimal menyiapkan 10 peserta
  • Panitia akan mengirim tautan pemutaran H-2 sebelum acara
  • Syarat umum penyelenggara:
  • Minimal 10 penonton
  • Wajib publikasi di media sosial
  • Menandai akun resmi penyelenggara
  • Menggunakan tagar #PestaBabi dan #PapuaBukanTanahKosong
  • Tidak boleh menyebarkan file film secara ilegal
  • Wajib mengirim dokumentasi kegiatan kepada panitia

3. Hubungi Kontak Resmi Panitia

Beberapa penyelenggara menyediakan nomor narahubung resmi untuk koordinasi nobar.

Berikut info nobar film “Pesta Babi” hari ini, Senin, 11 Mei 2026:

1. Bondowoso, Jawa Timur

Pukul 19:00 WIB

PWI Bondowoso

2. Bombana, Sulawesi Tenggara

Pukul 20:00 WITA

Bulpep

3. Indragili Hulu, Riau

Pukul 20:30 WIB

Masyarakat sipil

4. Jayapura, Papua

Pukul 16:00 WIT

Masyarakat sipil

5. Batam, Riau

Pukul 21:00 WIB

Aliansi Mahasiswa Universitas Riau Kepulauan Kota Batam

6. Kota Yogyakarta

Pukul 17:00 WIB

Teknik Lingkungan AKPRIND

7. Padang, Sumatera Barat

Pukul 13:30 WIB

LAM & PK FH Universitas Andalas

8. Brebes, Jawa Tengah

Pukul 18:30 WIB

GMNI Saintek Univ. Peradaban

9. Metro, Lampung

Pukul 20:00 WIB

Komunitas Literasi Pustakaloka Cendekia Kota Metro

10. Jakarta Selatan

Pukul 19:00 WIB

Kolektif Merpati

11. Majalengka, Jawa Barat

Pukul 19:00 WIB

Urbrain Creative

12. Sleman, Yogyakarta

Pukul 14:00 WIB

Mahasiswa Magister IAT UIN SUKA

13. Bekasi Timur, Jawa Barat

Pukul 16:00 WIB

GMNI Komisariat Institut STIAMI

14. Magelang, Jawa Tengah

Pukul 12:00 WIB

MTs Nurul Ali

15. Palu, Sulawesi Tengah

Pukul 18:00 WITA

BEM UNISA Palu

16. Trenggalek, Jawa Timur

Pukul 21:00 WIB

Pondok Pesantren Al Falah

17. Probolinggo, Jawa Timur

Pukul 18:00 WIB

DPC Sarbumusi Kota Probolinggo

18. Lombok Tengah, NTB

Pukul 20:30 WITA

Persatuan Pergerakan Mahasiswa Desa Mekar Damai

19. Keerom, Papua

Pukul 21:00 WIT

Jemaat GKl Sion Yamara

20. Majene, Sulawesi Barat

Pukul 20:00 WITA

Kehutanan Unsulbar 2024 G

21. Jakarta Selatan

Pukul 20:00 WIB

Pesantren Luhur Ciganjur

22. Pematang Siantar, Sumatera Utara

Pukul 18:00 WIB

Masyarakat sipil

23. Sukabumi, Jawa Barat

Pukul 15:40 WIB

Masyarakat sipil

24. Tegal, Jawa Tengah

Pukul 19:30 WIB

Perjal_brass

Baca juga artikel terkait PESTA BABI atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Sosial Budaya
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra