Menuju konten utama

IHSG Dibuka Melemah Jelang Pengumuman Struktur Danantara

IHSG dibuka di zona merah pada awal pekan ini, Senin (24/3/2025) dengan pelemahan sebesar 0,42 persen ke level 6.231.

IHSG Dibuka Melemah Jelang Pengumuman Struktur Danantara
Warga memantau pergerakan saham melalui gawainya di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (18/3/2025). ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nz

tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka di zona merah pada awal pekan ini, Senin (24/3/2025) dengan pelemahan sebesar 0,42 persen ke level 6.231.

Mengutip RTI Business, sebanyak 116 saham naik atau berada di zona hijau, 162 saham turun di zona merah dan 226 saham tidak bergerak. Sementara itu, total volume perdagangan tercatat sebanyak 378.167 miliar dengan kapital market mencapai 10.828 triliun.

Pergerakan IHSG berada dalam tren bearish pada momen menjelang periode libur panjang Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idulfitri.

Community & Retail Equity Analyst Lead PT Indo Premier Sekuritas, Angga Septianus, pun mengimbau para trader wajib mencermati level support IHSG 6.500 yang sudah jebol dan kini bergerak menuju level psikologis 6.000.

“IHSG terkonfirmasi dalam teritori bearish seiring penurunan lebih dari 20 persen dari titik tertinggi tanggal 19 September 2024 lalu,” ucap Angga dalam keterangan resmi yang diterima Tirto, Senin (24/3/2025).

Pada pekan ini, tambahnya, pasar minim sentimen menjelang libur panjang Hari Raya Nyepi dan Lebaran 2025. Dia menyebut perdagangan saham pada pekan ini hanya akan berlangsung selama empat hari, yakni 24 hingga 27 Maret 2025.

“Berbicara tentang potensi market pada minggu terakhir sebelum libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang hanya akan berlangsung selama 4 hari perdagangan (24-27 Maret 2025),” ucapnya.

Angga pun mengimbau para trader untuk mencermati 2 sentimen. Pertama, beberapa fokus pelaku pasar dalam pekan ini seperti rilis data inflasi PCE AS. Angga menegaskan pasar akan mencermati data inflasi PCE AS yang akan dirilis pada Jumat mendatang dan diharapkan dapat mendekati target inflasi dua persen.

Kedua, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) masih dalam tekanan seiring masih derasnya aksi jual asing pada pasar saham dan juga obligasi atau surat utang.

“Selain itu, risiko pelemahan Rupiah lanjutan dapat terjadi seiring risiko repatriasi asing, setelah mendapatkan dividen dari emiten-emiten pembagi dividen, terutama perbankan,” ujar Angga.

Diketahui, penurunan IHSG hari ini beriringan dengan adanya pengumuman kepengurusan Badan Pengelola Investasi PT Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), yang juga dilakukan hari ini, Senin (24/3/2025).

Kepala Badan Pengelola Investasi PT Daya Anagata Nusantara (BP| Danantara), Rosan Roeslani, mengungkapkan struktur lengkap lembaganya akan diumumkan kepada publik Senin (24/3/2024) siang.

“(Pengumuman) Senin jam 12 siang," ujar Rosan kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (21/3/2025).

Baca juga artikel terkait IHSG atau tulisan lainnya dari Nabila Ramadhanty

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Nabila Ramadhanty
Penulis: Nabila Ramadhanty
Editor: Bayu Septianto