tirto.id - Penasihat I Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Sosial (Kemensos), Fatma Saifullah Yusuf turut hadir dalam Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2025 pada Minggu, (3/8/2025). Acara ini dikemas dengan tajuk Peksos Goes to Community bersama Yayasan Balarenik Bekasi. Fatma datang bersama Penasihat II DWP Intan Agus Jabo Priyono dan sejumlah pengurus organisasinya sekitar pukul 09.00 WIB.
Sebelum acara dimulai, Fatma menyempatkan berkeliling melihat aktivitas anak-anak di dua zona yang disediakan. Anak-anak yang sebagian besar berasal dari keluarga pemulung itu nampak antusias merangkai bunga, mewarnai, dan bermain.
Fatma menghampiri Zona Sejahtera yang melayani pemeriksaan kesehatan dan ruang cerita anak. Kemudian bergeser ke Zona Gembira yang menampilkan booth kreativitas stik es krim, meronce gelang dan kalung, menggambar dan mewarnai.
Acara itu dibuka dengan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan penampilan seni dari anak-anak binaan Yayasan Balarenik. Fatma pun turut memainkan angklung bersama mereka.
Dalam pidato sambutannya, Fatma menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian rehabilitasi sosial oleh komunitas pekerja sosial dalam rangka peringatan Hari Anak Nasional 2025. Kegiatan ini menyasar kaum marjinal dan kelompok rentan.
Dia mengungkapkan, kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial belaka melainkan wujud kepedulian Kemensos kepada anak-anak penerus bangsa.
"Kita selaku orang tua, pemerintah, dan pendamping harus memastikan anak-anak tumbuh dalam lingkungan aman, penuh kasih sayang, dan juga penuh semangat," kata Fatma.
Fatma juga mengungkapkan, Kemensos mendapat mandat dari presiden untuk membangun Sekolah Rakyat. Saat ini telah berdiri 63 sekolah di sentra dan balai Kemensos, ditambah 37 titik baru di seluruh Indonesia. Totalnya menjadi 100 sekolah yang akan ditambah lagi dengan 59 titik lainnya pada September mendatang.
Dia pun meminta dukungan agar Kemensos dapat melaksanakan program tersebut dengan baik, sehingga anak-anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang layak, khususnya yang berasal dari keluarga miskin dan miskin ekstrem atau kelompok desil 1 dan 2 di DTSEN.
"Mohon doanya ya untuk Pak Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, dan jajarannya serta seluruh kementerian di bawah naungan Bapak Presiden Prabowo untuk tetap bisa menjaga amanah dengan baik karena mendapatkan tugas berat untuk mewujudkan ini semua," ujar Fatma.
Dia juga berharap agar anak-anak yang menghadiri acara itu bisa mendapatkan pendidikan yang berkualitas serta berani bermimpi besar seperti para siswa di Sekolah Rakyat.
"Teman-temanmu di Sekolah Rakyat punya cita-cita yang enggak kaleng-kaleng lho. Ada yang ingin jadi dokter, polisi, tentara, presiden, menteri, guru dan banyak lagi, untuk itu kita semua harus rajin belajar dan juga berdoa," katanya.
Pada kesempatan tersebut, Fatma menyerahkan bingkisan senilai Rp300 ribu kepada 300 anak. Setiap bingkisan berisi tas sekolah, buku tulis, alat tulis, tempat pensil, dan kaos.
"Kami melalui Rehsos Anak membawa bantuan yang diberikan kepada 300 anak dari Yayasan Balarenik total sebesar Rp90 juta. Mudah-mudahan bisa bermanfaat buat anak-anak kita semua," ujar Fatma.
Selain itu, sebanyak lima anak difabel menerima bantuan masing-masing Rp1 juta. Bantuan ini berupa paket nutrisi dan alat permainan edukasi.
Fatma pun mewanti-wanti supaya anak-anak disiplin dan menuntut ilmu dengan tekun. Tak lupa pula untuk punya harapan agar senantiasa berhasil di masa depan.
"Selamat Hari Anak Nasional 2025 untuk anak-anak di seluruh Indonesia, khususnya yang ada di Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat, dan anak-anak dari Yayasan Balarenik," ujar Fatma.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Rehabilitasi Sosial Anak Kemensos, Agung Suhartoyo, menambahkan, acara ini lahir dari inisiatif Fatma yang ingin bertemu langsung dengan anak-anak di luar lingkungan kantor Kementerian Sosial.
"Awalnya ide ini dari ibu menteri yang ingin membersamai anak-anak secara langsung di lokasi, kali ini kita adakan di kampung pemulung bersama anak-anak binaan Yayasan Balarenik," ujar Agung.
Setelah penyerahan bingkisan, salah salah satu anak dari Yayasan Balarenik bernama Anisa membacakan surat harapan dan cita-cita di hadapan Fatma, Intan, dan peserta yang hadir.
"Harapan kami, kami anak Indonesia berharap penuh kepada Ibu. Boleh ya, bu? Kami ingin terlindungi dari kekerasan fisik dan mental. Jauhkan kami dari rokok, miras, dan narkoba. Kami berharap pendidikan karakter di lingkungan kami, diawasi, dan makanan kami. Terima kasih sudah memperhatikan kami, datang ke sini. Semoga bu Menteri selalu sehat dan selalu menyayangi kami. Terima kasih," katanya.
Fatma mengapresiasi permintaan tersebut dan mendoakan semua cita-cita anak-anak dapat terwujud karena mereka mendapatkan perhatian besar dari Presiden Prabowo.
"Kali ini melalui Kemensos, salah satunya dengan mengadakan kegiatan semacam ini sebagai tanda kasih dari kami semuanya untuk kalian. Tetap semangat belajar ya, semoga jadi anak pintar, dan sukses meraih cita-cita," tuturnya.
Untuk menutup acara, Fatma mengajak mereka bermain permainan Berpacu dalam Melodi bersama Kak Henny Hermanoe. Kegembiraan mengiringi kegiatan yang juga dihadiri Wiwiek Hargono Tri Adhianyo Ketua TP PKK Kota Bekasi, Camat Bekasi Barat dan lurah Bintara Jaya tersebut.
(INFO KINI)
Penulis: Tim Media Servis
Masuk tirto.id


































