Erick Thohir: Holding Pangan Salurkan 4,3 Juta Liter Minyak Goreng

Reporter: Selfie Miftahul Jannah - 25 Feb 2022 18:43 WIB
Dibaca Normal 1 menit
BUMN telah melakukan operasi pasar minyak goreng di beberapa wilayah. Total distribusi sebanyak 4,3 juta liter.
tirto.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan Holding Pangan (ID Food) dan PTPN, BUMN telah melakukan operasi pasar minyak goreng di beberapa wilayah. Total distribusi sebanyak 4,3 juta liter dari awal Februari hingga 21 Februari.

"Kami akan mendukung upaya untuk menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan stok minyak goreng," jelas dia dalam postingan di akun Instagramnya, Jumat (25/2/2022).

Ia menjelaskan, dari total distribusi tersebut, holding pangan sudah menyalurkan 1,5 juta liter minyak goreng curah dan 2,8 juta liter minyak goreng dalam kemasan.

Erick menjelaskan sisa stok minyak goreng yang siap didistribusikan kepada masyarakat melalui skema operasi pasar sampai akhir Februari 2022 sekitar 715 ribu liter. Sementara itu, mengenai lokasi distribusi sendiri, ia mengatakan minyak goreng tersebut akan didistribusikan ke beberapa daerah seperti Jakarta, Jawa Barat, hingga Lampung.

"Operasi pasar yang dilakukan BUMN ini bagian yang akan membantu. Tidak menyelesaikan, karena kebutuhan minyak goreng itu 9 juta curah 6 juta, 3 juta yang bermerek, kita hanya 750 ribu. Saya sangat mengetuk hati pihak-pihak swasta yang produksinya jauh lebih besar daripada kami untuk membantu supaya harga minyak goreng menjadi lebih baik," terang dia.

Di sisi lain, operasi pasar juga dilakukan oleh Kementerian Perdagangan. Kementerian Perdagangan mencatat pada Senin (21/2/2022) ada 33 ton minyak goreng dengan harga eceran tertinggi (HET) didistribusikan melalui operasi pasar ke dua kota yaitu Bandung dan Surabaya.

Pendistribusian minyak goreng di Surabaya dilakukan melalui kerja sama Kementerian Perdagangan bersama Dinas dan Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan minyak goreng sesuai harga eceran tertinggi (HET) melalui operasi pasar di kawasan timur Indonesia pada pekan lalu. Kemudian data terbaru pada hari ini Menteri Perdagangan mengklaim stok minyak goreng di Sumatera Barat mengalami surplus 3,1 juta liter.

“Pasokan migor di Sumbar dalam kondisi hijau, artinya cukup dan surplus. Dalam sepuluh hari terakhir, kebutuhan migor tercatat sebesar 2,2 juta liter sementara realisasi pasokannya sebesar 5,3 juta liter, jadi terdapat surplus sebesar 3,1 juta liter,” jelas Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, dalam keterangan resmi, Jumat (25/2/2022).


Baca juga artikel terkait MINYAK GORENG atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Maya Saputri

DarkLight