Menuju konten utama

Ekonom Ingatkan Pemerintah Tak Impor Beras Dekat Panen Raya

Langkah pemerintah melakukan impor beras dari India sebanyak 1 ton sebagai upaya untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) jelang el nino.

Ekonom Ingatkan Pemerintah Tak Impor Beras Dekat Panen Raya
Pekerja mengangkut beras impor Vietnam di Gudang Bulog Argapura, Distrik Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Papua, Jumat (24/3/2023).ANTARA FOTO/Sakti Karuru/hp.

tirto.id - Pengamat Pertanian Center of Reform on Economic (CORE) Eliza Mardian menilai, langkah pemerintah melakukan impor beras dari India sebanyak 1 ton sebagai upaya untuk memenuhi Cadangan Beras Pemerintah (CBP) jelang el nino. Namun ia meminta impor ini tak dilakukan dekat dengan panen raya.

"Kalau ada wacana mau impor apalagi mendekati panen raya, wah kasian mereka babak belur. Petani ini price taker, yang menentukan harga bandar," ucap Eliza saat dihubungi Tirto, Jakarta, Senin (19/6/2023).

Pemerintah, menurutnya, memang perlu mengantisipasi el nino dengan menambah pasokan beras cadangan. Mengingat padi ini merupakan tanaman yang sangat membutuhkan banyak air.

"El nino akan menyebabkan penurunan produksi padi karena padi adalah tanaman yang membutuhkan banyak air. Belum lagi ada potensi serangan hama dan ancaman kebakaran lahan karena saking keringnya," ujarnya.

Eliza menyebut, sebetulnya pemerintah mempunyai opsi lain selain impor. Yaitu, dengan mengoptimalkan saluran irigasi hingga penyediaan pompa air kepada seluruh petani serta juga bantuan solar.

"Tapi, sebetulnya pemerintah dapat mengantisipasi penurunan produksi jauh-jauh hari dengan mengoptimalkan saluran irigasi, embung, sumur resapan dan dam agar air tetap ada. Ditambah penyediaan pompa yang menyeluruh kepada petani dan disertai bantuan solar," ungkapnya.

Lebih lanjut, Eliza menambahkan, kalaupun pemerintah mengimpor sekitar 1 juta ton beras untuk CBP, hal tersebut dirasa kurang efektif untuk mengintervensi di pasar. Lantaran, kapasitas CBP tidak lebih dari 10 persen dari total beras yang di produksi.

"Semester 1 2023 konsumsi total beras kurang lebih berkisar 15 jutaan. CBP yg 1 juta ini tidak akan begitu banyak mengintervensi karena jumlahnya nya sedikit," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait IMPOR BERAS atau tulisan lainnya dari Hanif Reyhan Ghifari

tirto.id - Ekonomi
Reporter: Hanif Reyhan Ghifari
Penulis: Hanif Reyhan Ghifari
Editor: Anggun P Situmorang