Menuju konten utama

Demokrat Pertimbangkan Anies-AHY dan Gatot-AHY untuk Pilpres 2019

Partai Demokrat tengah merancang skenario Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Anies Baswedan atau Gatot Nurmantyo.

Demokrat Pertimbangkan Anies-AHY dan Gatot-AHY untuk Pilpres 2019
Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (tengah) berfoto bersama sejumlah kader partai Demokrat usai menyampaikan orasi politik di Jakarta Convention Center, Jakarta, Sabtu (9/6/2018). ANTARA FOTO/Galih Pradipta.

tirto.id - Partai Demokrat sampai hari Rabu (4/7/2018) masih belum menentukan sikapnya dalam Pilpres 2019 mendatang. Menurut Kadiv Hukum dan Advokasi Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, pihaknya tengah merancang skenario Agus Harimurti Yudhyono (AHY) dengan Anies Baswedan atau Gatot Nurmantyo.

Menurut Ferdinand, seluruh kader Partai Demokrat menghendaki AHY untuk maju dalam pemilu presiden 2019. Namun, hingga kini belum ada keputusan mengenai posisi AHY. Beberapa kader, menurut Ferdinand, mengajukan nama AHY untuk disandingkan dengan beberapa nama, seperti Anies dan Gatot.

“Banyak aspirasi dan usulan dari kader dan aspirasi itu ditampung oleh DPP untuk kemudian menjadi bahasan dan maka demikian ada beberapa nama yang diusulkan oleh kader kami, ada JK-AHY ada Anies-AHY, ada Gatot-AHY, ada Chairul Tanjung-AHY,” tegas Ferdinand kepada Tirto, Rabu (4/7/2018).

Menurut Ferdinand, usulan paling kuat adalah JK-AHY. Namun, sampai sekarang belum ada kepastian bahwa kedua orang tersebut akan ikut pada Pilpres 2019.

Ferdinand mengatakan Partai Demokrat masih mempertimbangkan usulan kader dan memilih akan mengajukan AHY atau ikut mendukung calon dari partai lain.

“Ini kan belum menjadi sikap partai tapi aspirasi dari kader kita harus kami terima dan tampung. Ketua umum kami ke daerah kan juga untuk itu, menampung aspirasi masyarakat,” ujar Ferdinand lagi.

Keputusan ini, kata Ferdinand, akan disampaikan pada saat sudah ada rapat dengan majelis tinggi partai Demokrat. Partai Demokrat tidak bisa mendukung AHY apabila sendirian. Bila bergabung bersama Partai Golkar, maka hal itu akan lebih mudah. Namun, sampai saat ini, belum ada konfirmasi dari Golkar ataupun JK bahwa mereka akan bergabung dengan Demokrat dan AHY.

“Majelis tinggi akan bersidang beberapa kali nanti untuk menetapkan AHY masuk bursa atau tidak dari akhir Juli sampai Agustus. Usulan ini memang belum pernah dibahas oleh majelis partai,” katanya lagi.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Felix Nathaniel

tirto.id - Politik
Reporter: Felix Nathaniel
Penulis: Felix Nathaniel
Editor: Maya Saputri