tirto.id - Daftar pemain Curacao di Piala Dunia 2026 diperkuat eks pemain Persib, Gervane Kastaneer. Pemain berusia 29 tersebut menjadi satu dari 26 pemain yang telah dipilih oleh pelatih Dick Advocaat untuk berlaga di Piala Dunia 2026.
Turnamen Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko mulai 12 Juni hingga 20 Juli 2026. Curacao menjadi salah satu negara debutan Piala Dunia bersama Cape Verde, Uzbekistan, dan Yordania.
Daftar pemain Timnas Curacao di Piala Dunia 2026 didominasi oleh pemain yang berlaga di Liga Belanda. Dari 26 pemain yang dipanggil, tercatat ada 12 pemain dari kompetisi sepak bola di Belanda.
Di sisi lain Kastaneer menjadi satu-satunya pemain Timnas Curacao di Piala Dunia 2026 yang bermain di Asia Tenggara. Sang striker saat ini bermain di Liga Malaysia bersama Terengganu setelah menyelesaikan kiprah bersama Persib Bandung dan Persis Solo di Liga Super.
Kastaneer tentu akan menjadi salah satu andalan Curacao di Piala Dunia 2026 nanti. Kastaneer sejauh ini tercatat telah mengemas 27 caps atau penampilan sejak melakoni debut pada tahun 2018.
Sejak saat itu Kastaneer telah bermain dalam 1.109 menit pertandingan serta bermain di turnamen seperti Nations League, Gold Cup, dan tentunya Kualifikasi Piala Dunia. Secara statistik, Kastaneer mampu mencetak 9 gol dan 2 assists bagi Curacao.
Kastaneer tentu akan berharap pengalaman bermain di Asia Tenggara dalam dua tahun terakhir bisa membantunya mendapatkan menit bermain di Piala Dunia 2026. Kastaneer merupakan salah satu anggota skuad juara Persib di musim 2024-25.
Kala itu Kastaneer yang datang di tengah musim bermain sebanyak 14 kali dan mencetak 1 gol saat melawan Arema. Kastaneer juga bisa mengemas 1 assist bersama Persib saat menghadapi Persis di pekan terakhir.
Sayangnya itu semua belum cukup membantu Kastaneer dipermanenkan Persib. Pada musim 2025-26, Kastaneer dilepas ke Persis sejak awal musim. Statistik Kastaneer di Persis cukup bagus dengan jumlah 4 gol dan 3 assists dari 13 pertandingan.
Namun pada tengah musim, Kastaneer dilepas ke Terengganu. Performanya di Liga Malaysia maupun Piala Malaysia tidak terlalu buruk. Kastaneer mampu mencetak 2 gol dan 5 assists dari 9 pertandingan di dua kompetisi tersebut.
Modal itu yang akan dibawa Kastaneer menjadi pilihan utama Advocaat di lini depan. Sebab, di sana Kastaneer bersaing dengan striker lain seperti Kenji Gorré (37 caps), Brandley Kuwas (34 caps), Jeremy Antonisse (25 caps), Jearl Margaritha (21 caps), Jürgen Locadia (12 caps), Sontje Hansen (5 caps), dan Tahith Chong (4 caps). Pemain seperti Locadia pernah bermain bagi PSV Eindhoven dan Brighton serta Chong merupakan pemain didikan akademi Manchester United.
Kabar bagus bagi Kastaneer adalah di antara deretan penyerang itu ia memiliki koleksi gol terbanyak. Total 9 gol yang ia buat mengungguli Gorre 6 gol, Margaritha 5 gol, dan Antonisse 3 gol.
Sementara itu dari posisi penjaga gawang, Advocaat membawa 3 pemain. Mereka adalah Eloy Room (70 caps), Trevor Doornbusch (7 caps), dan Tyrick Bodak (4 caps). Room yang sudah berusia 37 tahun tampaknya masih akan menjadi pilihan utama pelatih.
Kemudian dari posisi pemain belakang atau bek, Advocaat membawa 8 pemain. Mereka adalah Juriën Gaari (58 caps), Roshon van Eijma (27 caps), Sherel Floranus (26 caps), Joshua Brenet (17 caps), Shurandy Sambo (7 caps), Armando Obispo (4 caps), Riechedly Bazoer (3 caps), dan pemain debutan seperti Deveron Fonville.
Walau baru memiliki 3 dan 4 caps, Bazoer dan Obispo rasanya akan menjadi andalan Advocaat. Sebab, keduanya bermain di kompetisi papan atas Eropa. Obispo bermain bagi PSV Eindhoven di Liga Belanda dan Bazoer berseragam Konyaspor di Liga Turki.
Melihat ke belakang, Obispo baru mendapatkan kewarganegaraan Curacao pada Oktober 2025. Sedangkan Bazoer berganti kewarganegaraan pada Agustus 2025 dan menariknya ia tercatat pernah bermain bagi Timnas Belanda sebanyak 6 kali di laga uji coba periode 2015-2016.
Sisa 7 pemain lainnya merupakan mereka yang bermain di sektor gelandang. Ada nama-nama seperti Leandro Bacuna (70 caps), Juninho Bacuna (47 caps), Godfried Roemeratoe (26 caps), Kevin Felida (19 caps), Livano Comenencia (18 caps), Ar'jany Martha (8 caps), dan Tyrese Noslin (5 caps).
Satu hal menarik adalah keberadaan kakak-beradik di dalam skuad Advocaat yaitu Leandro Bacuna dan Juninho Bacuna. Leandro Bacuna saat ini berusia 34 tahun dan Juninho Bacuna 28 tahun.
Pengalaman Leandro Bacuna akan sangat berharga bagi Timnas Curacao. Ia memiliki jejak karier yang cukup bagus di sepak bola Eropa karena pernah membela Groningen, Aston Villa, Reading, Cardiff City, dan Watford.
Curacao berada di Grup E Piala Dunia 2026 bersama Jerman, Ekuador, dan Pantai Gading. Sesuai jadwal, Curacao akan menghadapi Jerman pada tanggal 15 Juni, Ekuador 21 Juni, dan Pantai Gading 26 Juni.
Daftar Pemain Curacao Piala Dunia 2026
Berikut daftar 26 pemain Timnas Curacao di Piala Dunia 2026
Kiper
- Eloy Room (Miami FC/Amerika Serikat)
- Trevor Doornbusch (VVV-Venlo/Belanda)
- Tyrick Bodak (Telstar/Belanda)
Bek
- Juriën Gaari (Abha Club/Arab Saudi)
- Roshon van Eijma (RKC Waalwijk/Belanda)
- Sherel Floranus (PEC Zwolle/Belanda)
- Joshua Brenet (Kayserispor/Turki)
- Shurandy Sambo (Sparta Rotterdam/Belanda)
- Armando Obispo (PSV Eindhoven/Belanda)
- Riechedly Bazoer (Konyaspor/Turki)
- Deveron Fonville (NEC Nijmegen/Belanda)
Gelandang
- Leandro Bacuna (Iğdır FK/Turki)
- Juninho Bacuna (Volendam/Belanda)
- Godfried Roemeratoe (RKC Waalwijk/Belanda)
- Kevin Felida (FC Den Bosch/Belanda)
- Livano Comenencia (FC Zürich/Swiss)
- Ar'jany Martha (Rotherham United/Inggris)
- Tyrese Noslin (Telstar/Belanda)
Striker
- Kenji Gorré (Maccabi Haifa/Israel)
- Brandley Kuwas (Volendam/Belanda)
- Gervane Kastaneer (Terengganu FC/Malaysia)
- Jeremy Antonisse (AE Kifisia/Yunani)
- Jearl Margaritha (SK Beveren/Belgia)
- Jürgen Locadia (Miami FC/Amerika Serikat)
- Sontje Hansen (Middlesbrough/Inggris)
- Tahith Chong (Sheffield United/Inggris)
Pelatih
- Dick Advocaat
Jadwal Timnas Curacao di Piala Dunia 2026
Berikut jadwal pertandingan Timnas Curacao di Grup E Piala Dunia 2026:
Senin, 15 Juni 2026
- 00.00 WIB: Jerman vs Curacao
Minggu, 21 Juni 2026
- 07.00 WIB: Ekuador vs Curacao
Jumat, 26 Juni 2026
- 03.00 WIB: Curacao vs Pantai Gading
* Jadwal dapat berubah sewaktu-waktu.
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama
Masuk tirto.id




























