tirto.id - Bek Persib Bandung, Julio Cesar mengungkapkan tekadnya untuk mengalahkan Persijap Jepara di laga terakhir Super League 2025/2026. Persib akan menjamu Persijap di Stadion GBLA, Bandung pada pekan ke-34 yang juga penentuan gelar juara liga.
Di putaran pertama Liga Super 2025/2026, Persib kalah 2-1 di kandang Persijap Jepara pada 18 Agustus 2025. Hasil itu merupakan salah 1 dari 3 kekalahan Persib sepanjang musim ini.
Oleh sebab itu, meski diunggulkan menang dan terpaut jauh di klasemen Super League 2025/2026, Persib memiliki catatan kekalahan dari Persijap. Persib pun harus tampil maksimal agar bisa memetik kemenangan dan menjadi juara liga 3 musim beruntun.
“Sekarang ini pertandingan terakhir di Super League 2025/2026. Kami kalah di sana [Jepara] dan kami harus menang di rumah kami sendiri, di Bandung,” kata Julio Cesar dikutip dari laman Antara.
Tekad Julio Cesar merupakan upaya untuk membayar antusiasme suporter Persib, Bobotoh yang memberi dukungan sepanjang musim. Di laga pemungkas Super League 2025/2026, puluhan ribu penggemar diprediksi memadati Stadion GBLA, dan Kota Bandung.
Laga Persib Bandung vs Persijap sendiri dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026 pukul 16.00 WIB. Di jam yang sama, Borneo FC juga menjalani laga tandang melawan Madura United di Bangkalan.
"Saya tahu semua Bobotoh sekarang ingin menjadi juara, tapi kami harus fokus pada pertandingan. Kami harus melewati pertandingan ini. Kami harus konsentrasi sekarang untuk memenangkan pertandingan," tambah Julio Cesar.
Bagi Julio Cesar, gelar Super League 2025/2026 bakal menjadi yang pertama di Liga Indonesia. Begitu pula dengan 11 pemain asing Persib musim ini. Pasalnya, di awal musim Persib melakukan perombakan tim dengan melepas pemain kunci seperti David Da Silva, Ciro Alves, Nick Kuipers, Tyrone del Pino dan lainnya.
Sebelum kedatangan Julio Cesar, Federico Barba, Berguinho dan pemain lainnya, Persib sudah menjadi juara Liga Indonesia dalam 2 musim terakhir. Persib pun bakal menjadi tim Indonesia pertama yang meraih 3 gelar liga secara beruntun.
Editor: Iswara N Raditya
Masuk tirto.id




























