tirto.id - Rangkaian prosesi upacara resmi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dimulai pada 4-9 Juli 2026. Sejumlah negara mengirimkan pemimpin dan juga perwakilan mereka untuk menghadiri prosesi pemakaman dan memberikan penghormatan terakhir terhadap pemimpin tertinggi Iran itu.
Dengan mengusung slogan "We Must Rise" atau "Kita Harus Bangkit", yang disimbolkan dengan gambar kepalan tangan, prosesi pemakaman dimulai pada 4 Juli dengan dua hari penghormatan di Musalla Imam Khomeini, Teheran.
Setelah itu, prosesi salat jenazah dan iring-iringan pemakaman dijadwalkan berlangsung secara bertahap di Teheran, Qom, Najaf, Karbala, dan Mashhad.
Penyelenggaraan prosesi di beberapa kota suci tersebut dimaksudkan untuk mencerminkan posisi Khamenei sebagai tokoh yang memiliki pengaruh besar, baik di tingkat nasional maupun di kalangan komunitas Syiah internasional.
Prosesi utama di Teheran dijadwalkan berlangsung pada 6 Juli, kemudian dilanjutkan dengan upacara di Kota Qom pada 7 Juli. Pemerintah Iran bersama otoritas Irak juga menyelenggarakan prosesi penghormatan di kota-kota suci Najaf dan Karbala pada 8 Juli.
Setelah seluruh agenda di Irak selesai, jenazah akan dibawa kembali ke Iran untuk prosesi terakhir di Kota Mashhad pada 9 Juli, sebelum dimakamkan di kompleks Makam Imam Reza, salah satu situs keagamaan paling penting bagi umat Muslim Syiah.
Ali Khamenei meninggal dunia pada usia 86 tahun karena tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel yang menghantam kompleks tempat tinggalnya pada 28 Februari 2026.
Semula, prosesi pemakamannya direncanakan berlangsung pada bulan Maret. Namun, pelaksanaannya harus ditunda karena konflik bersenjata yang masih berlangsung menyebabkan situasi keamanan dan logistik tidak memungkinkan penyelenggaraan upacara kenegaraan berskala besar.
Upacara pemakaman tidak hanya ditujukan untuk mengenang Ayatollah Khamenei, tetapi juga empat anggota keluarganya yang meninggal dalam serangan yang sama,mereka adalah:
Dr. Mesbah al-Hoda, menantu Ayatollah Khamenei; SEED Boshra Hosseini Khamenei, putrinya; Zahra Haddad Adel, menantu perempuannya; dan Zahra Mohammadi Golpayegani, cucunya.
Nama-nama tersebut turut dimasukkan dalam rangkaian penghormatan resmi sebagai bagian dari prosesi kenegaraan.
Negara yang Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Berikut negara-negara yang menghadiri prosesi pemakaman Supreme Leader Iran Ayatollah Ali Khamenei dikutip Al Jazeera, Jumat (3/7/2026):
1. Pakistan
Perwakilan yang hadir: Perdana Menteri Shehbaz Sharif, Panglima Angkatan Darat Marsekal Asim Munir, dan Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi.Pakistan menjadi salah satu negara yang mengirimkan delegasi tingkat tertinggi dengan kehadiran langsung Perdana Menteri Shehbaz Sharif dalam upacara pemakaman kenegaraan Ali Khamenei.
Kementerian Luar Negeri Pakistan menyatakan bahwa kehadiran Sharif mencerminkan pentingnya hubungan bilateral antara Islamabad dan Teheran. Panglima Angkatan Darat Marsekal Asim Munir serta Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi, yang tiba di Teheran pada Jumat untuk mengikuti rangkaian prosesi.
Keterlibatan para pejabat senior tersebut juga memiliki makna diplomatik karena Pakistan berperan penting sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran.
2. Tajikistan Perwakilan yang hadir: Presiden Emomali Rahmon.
Kehadiran langsung kepala negara menunjukkan tingkat penghormatan yang tinggi terhadap pemimpin Iran tersebut sekaligus mencerminkan hubungan diplomatik yang erat antara kedua negara di kawasan Asia Tengah.
3. Armenia
Perwakilan yang hadir: Perdana Menteri Nikol Pashinyan.Kehadiran kepala pemerintahan Armenia menunjukkan pentingnya hubungan antara Yerevan dan Teheran, terutama mengingat Iran merupakan salah satu mitra strategis Armenia di kawasan Kaukasus.
4. Georgia
Perwakilan yang hadir: Presiden Mikheil Kavelashvili.Meski memiliki orientasi politik luar negeri yang berbeda dengan Iran, kehadiran Presiden Georgia mencerminkan penghormatan dengan menghadiri pemakaman seorang pemimpin negara.
5. Turki
Perwakilan yang hadir: Wakil Presiden Cevdet Yilmaz.Turki memilih mengirim Wakil Presiden Cevdet Yilmaz sebagai perwakilan resmi dalam pemakaman Ali Khamenei.
6. India
Perwakilan yang hadir: Wakil Menteri Luar Negeri Pabitra Margherita dan Gubernur Bihar Syed Ata Hasnain, disertai tokoh oposisi Salman Khurshid dan Mehbooba Mufti.Menurut Kementerian Luar Negeri India, Wakil Menteri Luar Negeri Pabitra Margherita dan Gubernur Bihar Syed Ata Hasnain dijadwalkan menghadiri upacara pemakaman di Teheran pada hari Jumat.
Syed Ata Hasnain, yang merupakan mantan Letnan Jenderal Angkatan Darat India, dikenal sebagai pejabat publik Syiah dengan jabatan tertinggi di India, sehingga kehadirannya memiliki nilai simbolis yang kuat.
Delegasi India juga diperkuat oleh dua tokoh oposisi terkemuka, yakni mantan Menteri Luar Negeri Salman Khurshid dan pemimpin politik Kashmir Mehbooba Mufti.

7. China
Perwakilan yang hadir: He Wei, Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional.Kementerian Luar Negeri China menyatakan bahwa He Wei, yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap Kongres Rakyat Nasional atau parlemen China, akan menghadiri prosesi tersebut.
Walaupun bukan kepala negara ataupun kepala pemerintahan, posisi He Wei termasuk dalam jajaran pejabat tinggi negara.
8. Rusia
Perwakilan yang hadir: Dmitry Medvedev, Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.Kremlin telah mengonfirmasi bahwa Medvedev dijadwalkan menghadiri prosesi pada hari Jumat. Medvedev merupakan mantan Presiden dan mantan Perdana Menteri Rusia, serta saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Keamanan Rusia.
9. Afghanistan
Perwakilan yang hadir: Menteri Luar Negeri Amir Khan Muttaqi dan Wakil Perdana Menteri Abdul Ghani Baradar.Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi bahwa Muttaqi telah tiba di Teheran pada hari Kamis. Selain itu, media Afghanistan melaporkan bahwa Wakil Perdana Menteri Bidang Ekonomi Abdul Ghani Baradar juga dijadwalkan menghadiri prosesi tersebut.
10. Bangladesh
Perwakilan yang hadir: Ketua Parlemen Hafiz Uddin Ahmed.Meskipun tidak mengirim kepala negara maupun kepala pemerintahan, kehadiran Ketua Parlemen tetap mencerminkan penghormatan diplomatik Bangladesh terhadap mantan pemimpin tertinggi Iran.
11. Indonesia
Perwakilan yang hadir: Duta Besar Indonesia untuk Iran H.E. Rolliansyah SoemiratMelalui akun Instagram, pemerintah Indonesia mengonfirmasi kehadiran perwakilannya di upacara pemakaman Ali Khamenei.
“Duta Besar RI Tehran bersama sejumlah WNI yg berada di Iran telah hadir pada acara penghormatan dan doa bersama untuk (alm.) Y.M Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran, yang digelar di Grand Mosalla Tehran (4/7),” tulis @indonesiainteheran pada Sabtu (4/7/2026).
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id

































