BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 3,75% di Januari 2021

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 21 Januari 2021
Keputusan ini didukung oleh tingkat inflasi yang rendah dalam beberapa bulan terakhir.
tirto.id - Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI-7 Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) di kisaran 3,75 persen. Keputusan ini diteken dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI 19-20 Januari 2021.

“Keputusan ini konsisten dengan perkiraan inflasi yang tetap rendah dan stabilitas eksternal yang terjaga, serta upaya untuk mendukung pemulihan ekonomi,” ucap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers virtual, Kamis (21/1/2021).

Dalam RDG, BI juga memutuskan suku bunga deposit facility tetap di angka 3,75 persen. Sementara suku bunga lending facility tetap di angka 4,5 persen.

Keputusan mempertahankan suku bunga ini didukung oleh tingkat inflasi yang rendah dalam beberapa bulan terakhir. Per Desember 2020, inflasi year on year (yoy) masih berada di kisaran 1,68 persen, lebih rendah dari Desember 2019 2,72 persen yoy.

Perry menjelaskan BI akan terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait lainnya. Terutama berkaitan akselerasi stimulus fiskal, penyaluran kredit perbankan dari sisi permintaan dan penawaran, melanjutkan stimulus moneter dan makroprudensial, serta mengakselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan.

Suku bunga acuan ini merupakan instrumen kebijakan moneter yang dikelola Bank Indonesia. Suku bunga biasa menentukan acuan dari biaya kredit yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk mendorong bisnisnya. Idealnya jika suku bunga turun, maka biaya kredit juga akan turun sehingga bisa lebih banyak mendorong aktivitas ekonomi dan mendukung pertumbuhan PDB suatu negara.



Baca juga artikel terkait SUKU BUNGA atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Restu Diantina Putri
DarkLight