28 Januari 2021

Berita Gunung Merapi Pukul 12.00: Terjadi 30 Kali Gempa Guguran

Oleh: Alexander Haryanto - 28 Januari 2021
Dibaca Normal 2 menit
Berikut adalah rangkuman berita soal situasi dan keadaan Gunung Merapi selama hari ini, 28 Januari 2021.
tirto.id - Aktivitas Gunung Merapi hari ini, Kamis, 28 Januari 2021 dari pukul 06:00 WIB sampai dengan 12:00 WIB, terjadi 30 kali gempa guguran dengan amplitudo 3-32 mm dan lama gempa 11-143 detik. Sampai saat ini, status Gunung Merapi masih Siaga Level 3.

Sementara berdasarkan pengamatan visualnya, gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur.

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyatakan, aktivitas Gunung Merapi hari ini pukul 10:13 WIB, meluncurkan awan panas dengan jarak luncur 2000 meter ke arah barat daya atau hulu Kali Krasak dan Boyong.

"Awan panas guguran #Merapi tanggal 28 Januari 2021 pukul 10:13 WIB. Awanpanas tercatat di seismogram dgn amplitudo 69 mm & durasi 175 detik, tinggi kolom tak teramati, cuaca berkabut, estimasi jarak luncur 2000 m ke arah barat daya (hulu Kali Krasak & Boyong)," tulis BPPTKG di akun Twitter resminya.

Berikut adalah update terkini Gunung Merapi selama hari ini berdasarkan periode pengamatan pukul 00:00 WIB sampai 12:00 WIB:


Periode Pengamatan, Kamis (28/1) Pukul 00:00-06:00 WIB

Lokasi Gunung Merapi

Merapi (2968 mdpl),
Sleman, Magelang, Boyolali, Klaten,
Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah

Meteorologi

Cuaca mendung. Angin bertiup lemah, sedang, hingga kencang ke arah timur dan tenggara. Suhu udara 13-21 °C, kelembaban udara 75-90 %, dan tekanan udara 566-685 mmHg.

Visual

● Gunung kabut 0-I, kabut 0-II, hingga kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

Kegempaan

■ Guguran
(Jumlah : 45, Amplitudo : 4-37 mm, Durasi : 19-57 detik)
■ Hembusan
(Jumlah : 3, Amplitudo : 6-9 mm, Durasi : 12-21 detik)
■ Hybrid/Fase Banyak
(Jumlah : 4, Amplitudo : 3-15 mm, S-P : 0.3-0.5 detik, Durasi : 6-9 detik)

Kesimpulan

Meski kemarin sempat terjadi luncuran awan panas hingga 3.000 meter tetapi hingga saat ini status Gunung Merapi masih tetap level III atau Siaga.


Periode Pengamatan, Kamis (28/1) Pukul 06:00-12:00 WIB

Pengamatan Visual

Gunung api terlihat jelas hingga tertutup Kabut 0-I. Asap kawah tidak teramati. Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur.

Klimatologi

Cuaca cerah hingga berawan, angin lemah ke arah timur. Suhu udara sekitar 20-28°C. Kelembaban 65-77%. Tekanan udara 756-944 mmHg.

Pengamatan Kegempaan

1 kali gempa Awan Panas Guguran dengan amplitudo 69 mm dan lama gempa 175 detik.

30 kali gempa Guguran dengan amplitudo 3-32 mm dan lama gempa 11-143 detik.

3 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 5-7 mm, dan lama gempa 15-19 detik.

4 kali gempa Hybrid/Fase Banyak dengan amplitudo 4-17 mm, S-P 0.6-0.9 detik dan lama gempa 6-9 detik.

Rekomendasi

1. Pemerintah Kabupaten Sleman, Kabupaten Magelang, Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Klaten agar melakukan upaya-upaya mitigasi dalam menghadapi ancaman bahaya erupsi Gunung Merapi yang terjadi saat ini.

2. Masyarakat agar tidak melakukan kegiatan apa pun di daerah potensi bahaya.

3. Masyarakat agar mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi.

4. Penambangan di alur sungai-sungai yang berhulu di Gunung Merapi dalam KRB III direkomendasikan untuk dihentikan.

5. Pelaku wisata direkomendasikan untuk tidak melakukan kegiatan pada daerah potensi bahaya dan bukaan kawah sejauh 5 km dari puncak Gunung Merapi.

6. Jika terjadi perubahan aktivitas Gunung Merapi yang signifikan maka status aktivitas Gunung Merapi akan segera ditinjau kembali.

7. Untuk informasi resmi aktivitas Gunung Merapi masyarakat dapat mengakses informasi melalui Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat, radio komunikasi pada frekuensi 165.075 MHz, website www.merapi.bgl.esdm.go.id, media sosial BPPTKG, atau ke kantor BPPTKG, Jalan Cendana no. 15 Yogyakarta, telepon (0274) 514180 -514192.


Baca juga artikel terkait STATUS GUNUNG MERAPI atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Agung DH
DarkLight