Menuju konten utama

Bandara Soetta Tutup, Tiket Rute Alternatif Naik Sampai 2,5 Juta

Bandara Soetta ditutup imbas erupsi Gunung Krakatau. Penerbangan yang tertunda memaksa penumpang cari rute alternatif dan lanjut perjalanan darat.

Bandara Soetta Tutup, Tiket Rute Alternatif Naik Sampai 2,5 Juta
Suasana di Bandara Sultan Hasanuddin. (FOTO/MN Abdurrahman)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Penutupan sementara operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta terjadi akibat paparan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau. Situasi ini memicu kekacauan jadwal penerbangan dari berbagai daerah.

Salah satu yang terdampak adalah Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar. Ratusan calon penumpang tujuan Jakarta terpaksa memutar otak dan mencari rute alternatif agar tetap bisa tiba di Ibu Kota.

Sejumlah kota di Pulau Jawa yang bebas dari sebaran abu vulkanik, seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang, kini menjadi incaran. Para penumpang menjadikan kota-kota di Jawa sebagai lokasi transit sebelum melanjutkan perjalanan via jalur darat.

Salah seorang penumpang, Andi Baso, warga Jakarta yang baru saja melakukan pertemuan bisnis di Makassar, mengaku terpaksa mengubah total rencana kepulangannya. Penerbangan langsung miliknya yang semestinya lepas landas pada Minggu malam (6/9/2026) dibatalkan secara mendadak akibat penutupan bandara.

Demi mengejar kewajiban kerja, Andi bergegas membeli tiket penerbangan baru maskapai Lion Air menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya. Tingginya permintaan tiket rute alternatif tersebut membuat harga melonjak tajam hingga mencapai Rp2,5 juta.

Andi menilai kenaikan harga tersebut jauh melampaui harga normal rute Makassar–Surabaya. Biasanya, dia hanya butuh membayar tiket untuk rute tersebut di kisaran Rp1 jutaan.

"Tiket dibatalkan mendadak Minggu malam karena bandara tutup. Padahal Senin ini saya sudah harus masuk kantor. Karena tidak ada opsi langsung ke Jakarta, saya terpaksa ambil tiket ke Surabaya seharga Rp2,5 juta dan lanjut naik kereta ke Jatinegara. Perjalanan jadi jauh lebih panjang dan saya baru bisa masuk kerja Selasa besok," ujar Baso saat dihubungi, Senin (7/9/2026).

Andi pun membeberkan, perjalanannya menuju Jakarta dilanjutkan lewat jalur darat menggunakan moda kereta api. Andi memilih KA Pandalungan dari Stasiun Surabaya Pasarturi menuju Stasiun Jatinegara, Jakarta. Kereta dijadwalkan bertolak pada pukul 19.24 WIB dan tiba di Jakarta esok harinya pada pukul 04.12 WIB dengan waktu tempuh sekitar 8 jam 48 menit.

Tingginya perebutan kursi menuju kota-kota di Jawa juga mendorong sebagian penumpang melirik opsi lain. Beberapa penumpang memilih mengambil penerbangan Makassar–Bali, lalu melanjutkan perjalanan darat menuju Jakarta menggunakan bus antarkota dengan estimasi durasi perjalanan mencapai 30 jam.

Puluhan Jadwal Penerbangan dari Makassar Terdampak

Sementara itu, terkait erupsi Gunung Anak Krakatau, sebanyak 17 penerbangan keberangkatan dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, menuju Jakarta terpaksa ditunda hingga batas Waktu yang belum ditentukan.

Pelaksana Tugas (Plt) Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengatakan selain 17 penerbangan keberangkatan, terdapat 21 penerbangan kedatangan yang ikut terdampak.

“Keberangkatannya kalau hari ini 17. Departure 17, arrival-nya 21 flight,” kata Fascal dalam keterangannya.

Menurut Fascal, dampak terhadap penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin terjadi karena Bandara Soekarno-Hatta (CGK) menjadi tujuan utama sejumlah penerbangan dari Makassar. Fascal mengatakan, berdasarkan Notice to Airmen (NOTAM), penghentian operasional Bandara Soekarno-Hatta masih berlaku hingga pukul 18.00 WIB atau 19.00 WITA.

Namun, kondisi tersebut masih dapat berubah mengikuti perkembangan aktivitas erupsi dan kondisi abu vulkanik yang dapat membahayakan penerbangan. Fascal mengatakan kondisi penutupan operasional dapat diperpanjang berdasarkan perkembangan situasi.

Hal serupa terjadi pada hari sebelumnya, ketika penutupan yang awalnya berlaku hingga siang kemudian diperpanjang hingga malam, tengah malam, hingga pagi hari. Pihak Bandara Sultan Hasanuddin terus melakukan pemantauan dan memperbarui informasi terkait kondisi penerbangan.

Baca juga artikel terkait ERUPSI ANAK KRAKATAU atau tulisan lainnya dari Muh Abduh

tirto.id - Flash News
Kontributor: Muh Abduh
Penulis: Muh Abduh
Editor: Siti Fatimah