Indeks Tulisan
"Anggap Saja Ahmad Dhani Baru Belajar Politik"
Manuver Ahmad Dhani melempar isu-isu sensitif berbau Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA) kepada Basuki Tjahaja Purnama bisa menjadi bumerang. Sebab, berpotensi menurunkan citra dirinya yang bisa dinilai tak mengerti berpolitik dan berdemokrasi.

Ikhtiar FPI dan FBR Mencarikan Lawan untuk Ahok
Kalangan ulama, habib dan tokoh masyarakat di Jakarta menggalang kekuatan buat melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama. Mereka mencari sosok figur muslim sebagai calon gubernur untuk melawan Ahok dalam Pilkada 2017. Siapa andalan mereka?
Manuver Ahmad Dhani Menjegal Ahok
Musisi Ahmad Dhani semakin gencar bermanuver menggalang dukungan guna menjegal Basuki Tjahaja Purnama terpilih kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Termasuk melempar isu sensitif berbau SARA melalui akun Twitternya. Siapa berkepentingan dengan manuver pentolan Dewa 19 ini?

2 Sumpah Setia Arcandra
Arcandra Tahar bersumpah setia kepada UUD 1945, serta bangsa dan negara saat dilantik Presiden Jokowi menjadi menteri di Kabinet Kerja. Arcandra sebelumnya juga sudah bersumpah setia membela konstitusi dan undang-undang Amerika Serikat.

Paspor Ganda Arcandra
Prabowo pernah diserang kabar miring berkewarganegaraan Yordania. Sementara BJ Habibie pernah dipinang pemerintah Jerman untuk menjadi warga negara kehormatan. Namun, mereka tetap memilih menjadi warga negara Indonesia.
20 Hari Perjalanan Arcandra Menjadi Menteri Ilegal
Presiden Jokowi akhirnya memberhentikan Menteri ESDM Arcandra Tahar setelah selama beberapa hari menjadi polemik soal dwi kewarganegaraannya. Arcandra diketahui memiliki paspor Indonesia dan Amerika Serikat. Padahal, Indonesia tidak mengenal dwi kewarganegaraan. Presiden Jokowi kecolongan.
"Bisa Saja PDIP Berpikir, Untuk Jakarta Harus Utus Risma"
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama baru saja membuat jengkel Walikota Surabaya Tri Rismaharini. Ahok, panggilan akrabnya, menyatakan tak ada maksud menyinggung perasaan Risma ataupun warga Surabaya.
Hanya Tuhan dan Megawati yang Tahu
Megawati Soekarnoputri selaku Ketua Umum DPP PDI Perjuangan menjadi sosok kunci yang menentukan seru atau tidaknya Pilkada DKI Jakarta. Jika Megawati mendukung Ahok, maka pertempuran tidak akan seru. Lain halnya jika Megawati mendukung Tri Rismaharini.
Jika Pilkada DKI Minus Ahok dan Risma
Sejak Ahok menyatakan maju sebagai gubernur melalui jalur independen, hampir semua elite parpol paham, hanya boleh ada satu calon buat melawan petahana yang elektabilitasnya sangat tinggi. Tapi jika Ahok ternyata gagal mencalonkan diri, diprediksi muncul lebih dari dua pasang kandidat.
Menanti Pertarungan 2 "Superhero", Risma Versus Ahok
Basuki Tjahaja Purnama hampir pasti maju dalam Pilkada DKI Jakarta lewat dukungan Nasdem, Hanura, dan Golkar. Sementara PDI Perjuangan sejauh ini terlihat condong menjagokanTri Rismaharini . Ada yang meyakini, pertarungan bakal seru, ibarat Superman melawan Batman.
Masuk tirto.id








