Indeks Tulisan

Mereka yang Bersatu dan Berseteru dalam Aksi Bela Islam II
Para pendemo dalam Aksi Bela Islam II berasal dari berbagai ormas Islam baru yang mayoritas lahir setelah Orde Baru tumbang.

Empat Kasus Membuat Dahlan Iskan Menuding "Orang Berkuasa"
Sejak 2015, Dahlan Iskan diperiksa dalam empat kasus dugaan korupsi: pengadaan mobil listrik, pembangunan gardu listrik, pencetakan sawah fiktif, dan jual-beli aset perusahaan daerah.

"Saya Betul-betul Ingin Melupakan Politik"
Dahlan Iskan menyerang kejaksaan melalui eksepsi. Mantan menteri BUMN itu bahkan mengaku mendengar informasi bagaimana para jaksa dikerahkan buat menjeratnya.
Manuver Pamungkas Dahlan Iskan
Kisah ringkas seorang wartawan yang merangkak dari bawah menjadi pengusaha media, menjabat menteri, meraih dukungan jadi presiden, tapi di sisa masa tuanya justru tersandung kasus dugaan korupsi.

Jabatan Lama yang Memangsa Dahlan Iskan
Bagaimana proses jual-beli aset sebuah perusahaan daerah melibatkan Dahlan Iskan hingga dia dituduh merugikan negara sebelas miliar?

Kisah Hakim Kasus Ahok Memvonis Wali Kota dan Mantan Menteri
Jupriyadi menjadi anggota majelis hakim kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok. Pernah memecahkan rekor vonis pidana terberat, juga memvonis mantan menteri dan wali kota.
"P-21 Kasus Ahok Begitu Cepat dan Tidak Lazim"
Kejaksaan Agung dinilai tidak menjalankan proses hukum yang fair dalam kasus Basuki Tjahaja Purnama. Terhitung hanya tiga hari setelah menerima berkas penyidikan dari polisi, pihak kejaksaan menyatakan penyidikan polisi sudah P-21 dan kemudian melanjutkannya ke pengadilan. Padahal berkas Ahok mencapai 826 halaman.
"Jika Tak Terbukti Makar, Berarti Pemerintah Lemah & Takut"
Desmond J. Mahesa menganggap penangkapan tersangka makar lebih baik dibanding saat ia diculik Soeharto. Namun, jika tak bisa membuktikan tuduhan, pemerintah berarti asal-asalan, lemah, takut dan nakut-nakutin.

Kabar Makar dan Pemakzulan Selimuti GNPF MUI
"Kalau saya terburu-buru dan punya ambisi kekuasaan dan ambisi politik, kalau GNPF punya ambisi itu, mungkin saat ini bisa kita Mesir-kan Indonesia," kata Bachtiar Natsir

Manuver Jenderal Tito Meredam Aksi 2 Desember
Kapolri Tito Karnavian bertemu banyak kelompok dan tokoh untuk meredam Aksi 2 Desember. Puncaknya saat bertemu tokoh-tokoh GNPF MUI di kantor MUI.
Masuk tirto.id






