tirto.id - Lagu Indonesia yang rilis pada 2022 berjudul "Mangu" kini tengah viral di platform media sosial TikTok. Lagu ini kembali viral hingga sudah ada dalam versi velocity dan "JJ" (jedag jedug).
Tren velocity dengan melihat konteksnya sebagai salah satu tren TikTok, merujuk pada teknik pengeditan video yang memanipulasi kecepatan pemutaran, menciptakan efek dramatis dengan mempercepat atau memperlambat momen-momen tertentu dalam video.
Video dalam tren velocity biasanya merupakan tarian dengan efek slow motion: video yang menampilkan tarian dengan gerakan yang diperlambat di bagian tertentu. Lagu “Mangu” yang menjadi kembali viral itu dijadikan latar audio dalam video dalam tren velocity.
Sebelum menjadi tren velocity, lagu “Mangu” sudah viral lantaran liriknya yang puitis dan memiliki makna yang dalam. Lagu dari grup band Fourtwnty yang berkolaborasi dengan Charita Utami ini diciptakan oleh Ari Lesmana yang merupakan vokalis Fourtwnty.
Arti Kata Mangu
Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) kata "mangu" berasal dari bahasa Jawa kuno yang memiliki arti tenggelam dalam pikiran (sedih, dan lain-lain) tepekur, memikirkan hal-hal (dengan sedih, bimbang).
Dalam sebuah penampilan di satu panggung, Ari Lesmana sang vokalis Fourtwnty mengatakan bahwa ada lirik yang paling penting dalam lagu “Mangu”. Ia menyebut lirik terpenting itu adalah:
“Jangan salahkan faham ku kini, tertuju oooo.. Siapa yang tau, siapa yang mau, kau di sana, aku di seberangmu. Cerita kita sulit dicerna, tak lagi sama cara berdoa. Cerita kita sulit diterka, tak lagi sama arah kiblatnya."
Lagu "Mangu" liriknya mengekspresikan perasaan duka dalam sebuah hubungan cinta yang paradoksnya tampak harmonis di tengah konflik. Lagu ini mengisahkan jalinan asmara yang diwarnai perbedaan keyakinan atau agama, yang kemudian memunculkan berbagai konsekuensi yang seringkali sulit untuk diterima oleh kedua belah pihak.
Lirik pembuka lagu, "Suatu malam adam bercerita, hawanya tak lagi di jalur yang sama, bacaan dan doa yang mulai berbeda, ego dan air mata kita bicara". Secara implisit menggambarkan bagaimana perbedaan kepercayaan dalam sebuah hubungan dapat menjadi penghalang bagi persatuan cinta.
Kondisi ini kemudian menimbulkan ketidakselarasan dalam berbagi prinsip hidup, yang secara bertahap membawa berbagai ujian berat yang sulit untuk diatasi oleh pasangan tersebut.
Kendati demikian, lirik selanjutnya, "Berdamai dengan apa yang terjadi, kunci dari semua masalah ini, jujur tak mudah untuk melangkah pergi, ini soal hati bukan yang diyakini". Lirik itu menyiratkan bahwa pasangan dengan latar belakang keyakinan yang berbeda harus berupaya membangun rasa saling percaya dan mengesampingkan pandangan masing-masing demi bersatu dalam menghadapi tantangan besar.
Namun, lagu ini diakhiri dengan lirik "Oh cerita kita sulit dicerna, tak lagi sama cara berdoa, oh cerita kita sulit diterka, tak lagi sama arah kiblatnya," yang pada akhirnya menyadarkan bahwa keberlanjutan hubungan tersebut akan terhambat oleh kesulitan dan banyaknya konsekuensi yang tak terhindarkan.
Lirik dan Chord Mangu by Fourtwnty
[Intro]
G Cmaj7 Bm
Am7 Em D
[Verse 1]
G Cmaj7 Gmaj7
Suatu malam adam bercerita
G Cmaj7 D
Hawanya tak lagi di jalur yang sama
Am7 Em Gmaj7
Bacaan dan doa yang mulai berbeda
Am7 Em D
Ego dan air mata kita bicara
[Chorus 1]
G Dm
Gila tak masuk logika
Am7
Termangu hatiku
Em
Kau menggenggam
D G Gmaj7
Kumenadahnya
[Verse 2]
G Cmaj7 G Gmaj7
Berdamai dengan apa yang terjadi
G Cmaj7 D
Kunci dari semua masalah ini
Am Em G
Jujur tak mudah untuk melangkah pergi
Am Em D
Ini soal hati bukan yang diyakini
[Chorus 1]
G Dm
Gila tak masuk logika
Am Am7
Termangu hatiku
Em
Kau menggenggam
D G Gmaj7
Kumenadahnya
G D
Gila ini tak biasa
Am A
Tertegun hatiku
Em
Kau menggenggam
D
Kumenadahnya
[Interlude]
Am Em G D
Am Em G D
Am Em G
Jangan salahkan faham ku kini, tertuju oooo..
D
Siapa yang tau
Am
Siapa yang mau
Em
Kau di sana
G
Aku diseberangmu
D Am
Cerita kita sulit dicerna
Em
Tak lagi sama
G
Cara berdoa
D Am
Cerita kita sulit diterka
Em
Tak lagi sama
G
Arah kiblatnya
D Am
Cerita kita sulit dicerna
Em
Tak lagi sama
G
Cara berdoa
D Am
Cerita kita sulit diterka
Em
Tak lagi sama
G D
Arah kiblatnya
Penulis: Irwan Syambudi
Editor: Dipna Videlia Putsanra
Masuk tirto.id
































