STOP PRESS! BMKG Cabut Peringatan Dini Tsunami Pukul 02.30 WIB

Alasan Tahanan Kabur di Rutan Pekanbaru Diduga karena Stres

Alasan Tahanan Kabur di Rutan Pekanbaru Diduga karena Stres
Petugas kepolisian berpakaian sipil bersama prajurit TNI menangkap salah satu tahanan yang kabur dari Rutan Sialang Bungkuk Kelas IIB, Pekanbaru, Riau, Jumat (5/5). ANTARA FOTO/Rony Muharrman.
Sumber: antara
05 Mei, 2017 dibaca normal 1 menit
Tahanan melebihi kapasitas menyebabkan tahanan stres.
tirto.id - Kriminolog Universitas Islam Riau, DR Syahrul Akmal Latif, menilai kondisi rutan yang melebihi kapasitas menjadi pemicu kaburnya tahanan dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau pada Jumat (5/5/2017) siang. Kapasitas Rutan seharusnya berjumlah 361 orang namun saat ini sudah diisi 1.800 orang.

"Kondisi overload baik di Rutan maupun Lapas (Lembaga Pemasyarakatan) di Provinsi Riau ini luar biasa. Sementara fasilitas dari Kanwil Kemenkumham sangat minim. Inilah pemicunya," kata Syahrul di Pekanbaru, seperti dikutip Antara.

Menurut Syahrul kondisi ini diperparah dengan kesenjangan sosial antar tahanan. Ia mencontohkan antara tahanan tindak pidana korupsi dan pidana umum mendapat perlakuan berbeda. 

Hal itu menyebabkan kondisi psikologis tahanan pidana umum menjadi tertekan. Terlebih lagi di Rutan Klas IIB, mayoritas merupakan tahanan titipan yang kini masih menjalani proses persidangan. 

"Ini mengakibatkan mereka menjadi stres. Tidak bisa berfikir secara jernih. Terlebih lagi mereka baru berpisah dengan keluarga dan mungkin anaknya. Kondisi ini sangat memprihatinkan," ujar dia.

Menurut Syahrul mayoritas tahanan yang kabur merupakan tahanan kasus kejahatan umum atau "conventional crime", terutama narkoba. Saat ini, Syahrul mengatakan lebih dari 50 persen penghuni Rutan dan Lapas di Riau merupakan tahanan kasus narkoba. Tahanan tersebut yang menjadi salah satu pemicu penyebab kelebihan kapasitas.


"Dari dulu Pemerintah Riau terus berupaya membangun Rutan khusus kasus narkoba, namun belum ada respon positif dari Pusat. Sehingga tahanan narkoba digabungkan dengan tahanan umum. Ini yang seharusnya dievaluasi," ujar dia.

Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Rutan Kelas IIB dari Rutan Klas IIB Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau.

 

 

Baca juga artikel terkait NAPI KABUR atau tulisan menarik lainnya Agung DH
(tirto.id - agu/agu)

Keyword