tirto.id - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Papua, Joan Henri, mengatakan sejumlah kader partai politik di Papua pindah ke partainya.
"Ada banyak kader partai lain di Kabupaten Sarmi, termasuk dari Partai Nasdem, yang masuk PSI. Bukan Nasdem saja yang masuk, ada partai lain juga,” ucap Joan Henri saat ditemui di Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) dan Pelantikan ketua DPW PSI dan DPD PSI se-Papua di Jayapura, Rabu (6/5/2026) dilansir dari Antara.
Joan menjelaskan alasan beberapa kader yang pindah ke PSI karena di partai berlambang gajah itu tidak menggunakan mahar sepeser pun.
"Mereka melihat dari 2024 kemarin bahwa PSI betul-betul, tanpa mahar itu dilakukan PSI sehingga mereka tahu, ketika masuk partai ini, tidak akan disusahkan,” kata Joan Henri.
"Mereka pindah ke PSI juga karena melihat PSI punya semangat yang luar biasa, terbukti dari Pemilu 2024 dan pilkada dengan slogan PSI tanpa mahar dan itu betul-betul dilakukan PSI,” lanjut Joan Henri.
Ketua Umum DPP PSI, Kaesang Pangarep, menghadiri acara Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) serta pelantikan pengurus DPW PSI dan DPD PSI se-Papua.
Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya konsolidasi internal PSI dalam memperkuat struktur organisasi serta memperluas basis dukungan di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua.
Dalam pidato politiknya, Kaesang optimistis kemenangan akan diraih PSI pada Pemilu 2029.
"Jadi saya rasa kemenangan di 2029 bukan hal yang susah buat kita,” kata Kaesang.
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































