Menuju konten utama

132.568 Jemaah Haji Nafar Awal Meninggalkan Mina Menuju Makkah

Sekitar 68 persen jemaah haji RI ambil pilihan Nafar Awal dan mulai geser ke Makkah. Satgas Mina imbau jemaah keluar sebelum matahari terbenam.

132.568 Jemaah Haji Nafar Awal Meninggalkan Mina Menuju Makkah
Ratusan ribu jamaah haji dari berbagai negara berjalan pulang seusai melempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Rabu (28/5/2026) waktu setempat. Jamaah haji melempar jumrah dengan dua pilihan yakni Nafar Awal (11-12 Zulhijah) atau Nafar Tsani (11-13 Zulhijah). Foto: Citro Atmoko/Media Center Haji 2026.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Sebanyak 132.568 jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar awal mulai meninggalkan Mina menuju Makkah pada Jumat pagi (29/5/2026) atau 12 Dzulhijjah 1447 H. Pergerakan jemaah ini dimulai pukul 06.00 Waktu Arab Saudi (WAS) dengan memakai bus ke hotel-hotel di Makkah.

"Jadi jam setengah 7 atau jam 7 [jemaah haji Indonesia] sudah mulai meninggalkan Mina," kata Wakil Satgas Mina, Zaenal Muttaqin, kepada Tim Media Center Haji, Jumat (29/5/2026).

Zaenal mengatakan, jemaah yang mengambil nafar awal dan meninggalkan Mina pada hari ini ada sekitar 68 persen atau 132.568 jemaah. Artinya, sebagian besar jemaah yang mabit di Mina mengambil nafar awal.

Menurut Zaenal, dari 527 kloter, ada sekitar 424 kloter dijadwalkan meninggalkan Mina, setelah jemaah ini menyelesaikan mabit di Mina dan lontar jumrah aqabah dan jumrah selama hari tasyrik.

"Untuk hari ini, mereka sampai pergerakan pemberangkatan terakhir pukul 14.00, diusahakan nanti sampai pukul 17.00," kata Zaenal.

Jika nanti ada jemaah yang hingga waktu terbenam matahari belum berangkat, kata Zaenal, maka jemaah tersebut harus tetap di Mina hingga Sabtu, 13 Dzulhijjah. Jemaah tersebut harus ikut nafar tsani meski sebelumnya dijadwalkan ikut nafar awal.

"Jadi, mereka harus sudah keluar dari Mina sebelum gurubusyamsi atau terbenamnya matahari," kata Zaenal.

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, mencatat, selain jemaah yang mabit di Mina, terdapat 20 ribuan jemaah yang ikut program tanazul. Jemaah ini tidak mabit di Mina, tapi kembali ke hotel.

Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas jemaah tanazul juga mengambil nafar awal. Jemaah yang tanazul mandiri (tanazul di luar program Kemenhaj) rata-rata juga mengambil nafar awal.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kemenhaj telah membuat jadwal detail terkait lempar jumrah jemaah selama di Mina. Misalnya, pada 11 Dzulhijjah, jadwal lempar jumrah jemaah haji Indonesia dibagi menjadi dua, yaitu: Sesi pertama berlangsung pukul 17.00 hingga 24.00 Waktu Arab Saudi (WAS), sedangkan sesi kedua dilaksanakan pada 12 Zulhijah pukul 00.00 hingga 04.00 WAS.

Sementara untuk lempar jumrah hari tasyrik kedua, yaitu pada 12 Dzulhijjah, sesi pertama pada pukul 05.00 hingga 10.30 WAS, sedangkan sesi dua mulai pukul 18.00 hingga 24.00 WAS.

Bagi jemaah haji Indonesia yang mengambil nafar tsani, lempar jumrah pada 13 Dzulhijjah dijadwalkan pada pukul 05.00 hingga 12.00 WAS.

Baca juga artikel terkait JEMAAH HAJI atau tulisan lainnya dari Abdul Aziz

tirto.id - Flash News
Reporter: Abdul Aziz
Penulis: Abdul Aziz
Editor: Siti Fatimah