tirto.id - Dukungan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menggema di berbagai daerah lewat aksi turun ke jalan atau unjuk rasa yang digelar oleh para pegawai dapur MBG dan para Penggerak Ekonomi Rakyat Kabupaten Subang.
Namun, berbeda dengan aksi yang digelar di berbagai daerah di Indonesia, aksi dukungan program MBG dilanjutkan di Subang dilakukan dengan cara menggelar Istigosah.
Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan warga yang terdiri atas pegawai dapur MBG se-Kabupaten Subang dan Aliansi Penggerak Ekonomi Rakyat menggelar doa bersama atau istigosah di halaman Masjid Agung Al-Mushabaqoh Subang, Jumat (3/7/2026) sore sekitar pukul 16.00 sampai Maghrib.
Dalam giat istigosah tersebut, sholawat dan doa terus dipanjatkan untuk keberlanjutan program unggulan Presiden Prabowo Subianto tersebut, bahkan para kyai yang memimpin istigosah turut mendoakan presiden Prabowo agar dapat menjalankan tugasnya sampai tuntas dan sukses dengan segala program-programnya untuk mensejahterakan masyarakat menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Aliansi Penggerak Ekonomi Rakyat atau APER, Aris Rismawan, mengatakan, kegiatan istigosah ini bagian dari doa bersama untuk mendukung kesuksesan program pemerintah Presiden Prabowo Subianto seperti program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
"Khususnya program MBG di Subang telah menciptakan ribuan lapangan kerja baru, baik yang tergabung di dapur maupun para UMKM yang menjadi supplier barang untuk kebutuhan MBG," kata Aris, kepada awak media usia gelar istighosah, Jumat.
Menurut Aris, program MBG harus terus berlanjut karena program tersebut baik untuk membangun gizi generasi muda bangsa dan membuka lapangan pekerja.
"Saat ini dapur MBG di Subang sudah berdiri 196 dapur, dan memperkerjakan 9.800 orang. Maka dari itu program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini harus terus dilanjutkan," katanya.
Lebih lanjut, Aries menegaskan program MBG tidak boleh berhenti karena akan merugikan masyarakat, khususnya para penerima manfaat dan para pekerja.
"Dengan istigosah ini kami berdoa agar program ini terus berlanjut karena sangat bermanfaat untuk pemenuhan gizi anak-anak dan telah menciptakan lapangan kerja baru bagi rakyat," ungkapnya.
Salah seorang pegawai dapur MBG, Nurul Komalawati, mengaku sangat bahagia dengan adanya program MBG karena sangat baik untuk mensejahterakan rakyat.
"Adanya MBG saya bisa kerja bersama dengan ribuan warga Subang lainnya untuk membantu memasak dalam meyiapkan dan memenuhi gizi anak-anak calon pemimpin bangsa kedepan," katanya.
Nurul berharap program ini terus berlanjut. Dia bersama peserta mendoakan Prabowo terus sehat agar dapat menjalankan program-programnya untuk mensejahterakan masyarakat.
"Pokoknya lanjutkan terus program baik ini jangan sampai berhenti demi masa depan generasi muda bangsa yang lebih baik menuju Indonesia Emas 2045," ucapnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Subang, Bambang Hendardi, mendukung program MBG yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto.
"Program yang sangat bagus jangan sampai berhenti, dan ini harus terus dilanjutkan demi masa depan anak bangsa yang lebih baik dan cerdas," ucapnya.
Bambang menegaskan program unggulan Prabowo ini sudah sesuai dengan amanat undang-undang Dasar 1945.
"Negara harus mencerdaskan kehidupan rakyat diantaranya dengan pemenuhan gizi rakyat. Program MBG ini sudah sangat tepat Pak Presiden Prabowo mulai memenuhi gizi anak-anak bangsa,"katanya.
Bambang berharap, program MBG dapat terus dilanjutkan karena memiliki banyak manfaat. Dia menilai, manfaat yang muncul tidak hanya memenuhi gizi anak-anak, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
"Teruskan program baik ini, saya sebagai masyarakat sangat mendukung, jika ada masalah seperti sekarang ada yang terlibat korupsi di BGN, pemerintah sudah bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku dan terus melakukan evaluasi agar program ini jauh lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya,
Penulis: Subang Info
Editor: Andrian Pratama Taher
Masuk tirto.id


































